WhatsApp Icon

Berita Terkini

BAZNAS Kota Bontang Paparkan Kesiapan Ramadan dan Target ZIS 2026 dalam RDP DPRD
BAZNAS Kota Bontang Paparkan Kesiapan Ramadan dan Target ZIS 2026 dalam RDP DPRD
Bontang — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bontang menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bontang, Senin (2/2/2026), bertempat di Ruang Rapat Lantai II Sekretariat DPRD Kota Bontang. RDP tersebut membahas persiapan Bulan Suci Ramadan, dengan menghadirkan sejumlah perangkat daerah dan instansi terkait. Dalam forum ini, BAZNAS Kota Bontang menyampaikan pemaparan terkait kesiapan program Ramadan sekaligus target perhimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Tahun 2026. Dalam pemaparannya, BAZNAS Kota Bontang menyampaikan bahwa pada Ramadan tahun ini paket sembako untuk disalurkan kepada mustahik yang telah melalui proses asesmen dan verifikasi. Selain itu, BAZNAS Kota Bontang juga mengupayakan dukungan dan kolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur serta BAZNAS RI guna memperluas jangkauan penerima manfaat. Khusus untuk wilayah pulau-pulau dan kawasan pesisir di Kota Bontang, pendistribusian bantuan direncanakan H-10 sebelum Ramadan, dengan mempertimbangkan kondisi akses transportasi dan faktor cuaca, agar bantuan dapat diterima tepat waktu oleh masyarakat. Terkait strategi penghimpunan, BAZNAS Kota Bontang menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum utama pengumpulan ZIS. Strategi yang dilakukan antara lain melalui optimalisasi peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ), penguatan sinergi dengan OPD, instansi vertikal, BUMN, dan BUMD, serta peningkatan sosialisasi dan edukasi zakat kepada masyarakat. Secara tahunan, perhimpunan ZIS BAZNAS Kota Bontang pada tahun 2025 mencapai mendekati Rp8 miliar. Untuk tahun 2026, BAZNAS Kota Bontang menyiapkan dua skenario target perhimpunan, yakni skenario moderat sebesar Rp10,4 miliar dan skenario optimistis sebesar Rp12 miliar, yang diharapkan dapat tercapai melalui dukungan kebijakan serta penguatan sinergi lintas sektor. Melalui kegiatan RDP ini, BAZNAS Kota Bontang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja penghimpunan dan pendistribusian zakat secara profesional, transparan, dan akuntabel, serta siap bersinergi dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Bontang.
03/02/2026 | Humas Baznas Kota Bontang
BAZNAS Kota Bontang Gelar Syukuran Kantor Baru, Teguhkan Pengelolaan ZIS Aman Syar’i, Regulasi, dan NKRI**
BAZNAS Kota Bontang Gelar Syukuran Kantor Baru, Teguhkan Pengelolaan ZIS Aman Syar’i, Regulasi, dan NKRI**
BAZNAS Kota Bontang 28-01-2026 menggelar kegiatan syukuran penempatan kantor baru sebagai bentuk rasa syukur atas mulai ditempatinya Kantor BAZNAS Kota Bontang. Kegiatan ini berlangsung secara sederhana dan khidmat di kantor baru yang beralamat di **Jl. Ulin, Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan**. Sebelumnya, Kantor BAZNAS Kota Bontang beralamat di **Jl. Pelabuhan I, Kelurahan Tanjung Laut Indah**. Perpindahan kantor ini diharapkan dapat semakin mendekatkan layanan BAZNAS kepada masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan secara optimal. Acara syukuran dihadiri oleh perwakilan **Kementerian Agama Kota Bontang**, Lurah Satimpo, Lurah tanjung laut Indah serta Ibu-ibu PKK Kota Bontang yang berada di kawasan Kantor Baznas Kota Bontang. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi wujud dukungan dan sinergi dalam memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah di Kota Bontang. Rangkaian acara ditandai dengan prosesi **potong tumpeng secara sederhana**, sebagai simbol rasa syukur dan harapan agar keberadaan kantor baru ini membawa keberkahan serta semakin meningkatkan kualitas pelayanan BAZNAS kepada masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Bontang, **H. Kuba Siga, Lc., MA**, dalam sambutannya menegaskan bahwa seluruh aktivitas pengelolaan zakat yang dilakukan BAZNAS Kota Bontang senantiasa berlandaskan prinsip **aman secara syar’i, aman secara regulasi, dan aman dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)**. Pada kesempatan tersebut juga disampaikan capaian penghimpunan dana **Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS)** selama **periode tahun 2025**. Alhamdulillah, BAZNAS Kota Bontang berhasil menghimpun dana ZIS sebesar **Rp7,8 miliar**, yang seluruhnya tercatat **secara real time melalui SIMBA BAZNAS**, sistem nasional resmi BAZNAS yang menjamin transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat. Capaian ini tidak terlepas dari **dukungan penuh dan kebijakan strategis Pemerintah Kota Bontang**, khususnya arahan dan kebijakan **Hj. dr. Neni Moerniaeni, Sp.OG**, yang mendorong optimalisasi penghimpunan ZIS melalui jalur resmi BAZNAS. Dukungan tersebut menjadi faktor penting dalam peningkatan penghimpunan ZIS BAZNAS Kota Bontang **secara konsisten dari tahun ke tahun**. Ke depan, BAZNAS Kota Bontang menargetkan **peningkatan penghimpunan ZIS sebesar 30 persen pada tahun 2026 Rp. 10,14 Milyar**, sesuai dengan **target yang ditetapkan oleh BAZNAS RI** dan telah dituangkan secara resmi dalam **Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) BAZNAS Kota Bontang Tahun 2026**. Selain fokus pada penghimpunan, BAZNAS Kota Bontang juga akan terus melakukan **terobosan dalam pendampingan ekonomi produktif** melalui pemanfaatan **zakat produktif**, guna mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Bontang secara berkelanjutan. Pendampingan diarahkan agar mustahik tidak hanya menerima bantuan, tetapi mampu tumbuh menjadi pelaku usaha mandiri dan berdaya saing melalui pemberian modal, pembinaan, pendampingan, serta monitoring berkelanjutan. Dalam rangka memperkuat dampak program, BAZNAS Kota Bontang mengembangkan **program kolaborasi strategis**, di antaranya melalui **BAZNAS Microfinance Masjid (BMM)** sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi berbasis masjid. Selain itu, dilaksanakan pula **Program Bedah Rumah** melalui kolaborasi antara **BAZNAS RI** dan **BAZNAS Kalimantan Timur**, guna meningkatkan kualitas hunian layak bagi masyarakat kurang mampu. Pada sektor ekonomi produktif, BAZNAS Kota Bontang turut mengembangkan program unggulan seperti **Z-Chicken**, **Z-Auto**, dan **Z-Laundry** untuk menciptakan peluang usaha dan memperkuat kemandirian ekonomi mustahik. Komitmen BAZNAS Kota Bontang untuk **terus membangun kolaborasi** bersama BAZNAS di berbagai tingkatan serta **seluruh perusahaan yang ada di Kota Bontang**. Kolaborasi tersebut diarahkan pada pengembangan **program-program yang selaras** dengan BAZNAS Kota Bontang, sehingga mampu memperluas manfaat zakat dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Bontang secara berkelanjutan. Humas Baznas_Kota Bontang
29/01/2026 | Humas Baznas Kota Bontang
Muhasabah Akhir Tahun 2025 Bersama Wali Kota, BAZNAS Kota Bontang Diperkuat sebagai Mitra Program Sosial
Muhasabah Akhir Tahun 2025 Bersama Wali Kota, BAZNAS Kota Bontang Diperkuat sebagai Mitra Program Sosial
Bontang — Pemerintah Kota Bontang menggelar kegiatan Muhasabah dan Doa Bersama Akhir Tahun 2025 di Pendopo Wali Kota Bontang, Selasa malam (31/12/2025). Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan lembaga, serta warga Kota Bontang. Acara berlangsung khidmat dengan rangkaian doa bersama dan perenungan sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan tahun 2025, sekaligus memohon keberkahan dan kemudahan dalam menyongsong tahun 2026. Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang Hj. dr. Neni Moerniaeni, Sp.OG menyampaikan bahwa muhasabah akhir tahun merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi dan evaluasi bersama, serta memperkuat nilai kebersamaan dalam membangun Kota Bontang. Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat dan mitra pemerintah yang selama ini berkontribusi aktif dalam program-program sosial, khususnya yang berkaitan dengan penanganan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Bontang ditegaskan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program sosial berbasis zakat, infak, dan sedekah. “Program-program yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan tidak dapat dijalankan sendiri oleh pemerintah. Diperlukan kolaborasi yang kuat dengan BAZNAS, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Wali Kota. Kegiatan muhasabah akhir tahun ini juga dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Kota Bontang Bidang SDM, IT, dan Umum, Arsyad, SH, sebagai bentuk komitmen BAZNAS Kota Bontang dalam mendukung program-program pemerintah daerah, khususnya di bidang sosial dan kemanusiaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kota Bontang dan BAZNAS Kota Bontang semakin kuat, sehingga program-program sosial dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Bontang. #Humasbaznasbtg
02/01/2026 | Humas Baznas

Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Bontang Bagi Rute Distribusi Sembako Ramadhan di Empat Pulau
BAZNAS Kota Bontang Bagi Rute Distribusi Sembako Ramadhan di Empat Pulau
Bontang – Dalam rangka menyukseskan program Bontang Peduli: Penyerahan 355 Paket Sembako dan Sarana Ibadah Masjid menjelang Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kota Bontang menerapkan strategi pembagian rute pendistribusian ke empat pulau, yakni Malahing, Gusung, Salangan, dan Tihi-tihi. Langkah ini dilakukan mengingat kondisi geografis wilayah pesisir serta faktor pasang surut air laut yang sangat mempengaruhi akses transportasi laut. Untuk itu, pendistribusian dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan terjadwal agar seluruh bantuan dapat tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran dan sebelum memasuki Ramadhan Pimpinan SDM dan Umum ARSYAD SH “Karena kondisi air laut yang pasang surut, tim harus bergerak cepat. Maka kami membagi rute agar distribusi berjalan efektif dan tidak terhambat oleh kondisi alam,” ujar nya Setiap pimpinan BAZNAS memimpin langsung tim pendistribusian di titik lokasi berbeda, didampingi amil pelaksana dan relawan. Pola ini dinilai mampu mempercepat proses penyaluran sekaligus menjaga ketepatan data penerima manfaat. Sebanyak 355 paket sembako yang disalurkan berisi kebutuhan pokok untuk membantu masyarakat pesisir dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Selain itu, bantuan sarana ibadah masjid juga diserahkan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan aktivitas keagamaan selama Ramadhan. Dengan semangat nasional “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS Kota Bontang terus berupaya menghadirkan layanan distribusi zakat yang profesional, amanah, dan responsif terhadap kondisi lapangan, sehingga keberkahan Ramadhan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk di wilayah pulau terluar Kota Bontang.humasbaznasbtg
11/02/2026 | Humasbaznas_btg
BAZNAS Kota Bontang Bagi Rute Distribusi Sembako Ramadhan di Empat Pulau
BAZNAS Kota Bontang Bagi Rute Distribusi Sembako Ramadhan di Empat Pulau
Bontang – Dalam rangka menyukseskan program Bontang Peduli: Penyerahan 355 Paket Sembako dan Sarana Ibadah Masjid menjelang Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kota Bontang menerapkan strategi pembagian rute pendistribusian ke empat pulau, yakni Malahing, Gusung, Salangan, dan Tihi-tihi. Langkah ini dilakukan mengingat kondisi geografis wilayah pesisir serta faktor pasang surut air laut yang sangat mempengaruhi akses transportasi laut. Untuk itu, pendistribusian dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan terjadwal agar seluruh bantuan dapat tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran dan sebelum memasuki Ramadhan Pimpinan SDM dan Umum ARSYAD SH “Karena kondisi air laut yang pasang surut, tim harus bergerak cepat. Maka kami membagi rute agar distribusi berjalan efektif dan tidak terhambat oleh kondisi alam,” ujar nya Setiap pimpinan BAZNAS memimpin langsung tim pendistribusian di titik lokasi berbeda, didampingi amil pelaksana dan relawan. Pola ini dinilai mampu mempercepat proses penyaluran sekaligus menjaga ketepatan data penerima manfaat. Sebanyak 355 paket sembako yang disalurkan berisi kebutuhan pokok untuk membantu masyarakat pesisir dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Selain itu, bantuan sarana ibadah masjid juga diserahkan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan aktivitas keagamaan selama Ramadhan. Dengan semangat nasional “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS Kota Bontang terus berupaya menghadirkan layanan distribusi zakat yang profesional, amanah, dan responsif terhadap kondisi lapangan, sehingga keberkahan Ramadhan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk di wilayah pulau terluar Kota Bontang.humasbaznasbtg
11/02/2026 | Humas Baznas Kota Bontang
Baznas Bantu Warga  Terdampak Banjir
Baznas Bantu Warga Terdampak Banjir
Hujan lebat yang mengguyur Bontang, Sabtu (8/7/23 ) pagi dini hari, membuat beberapa rumah di wilayah Rawa Indah terendam banjir. Kegiatan warga pun terbatas dan tidak bisa keluar dari rumah. Oleh karena itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bontang merespon kondisi tersebut dengan memberikan bantuan pada warga terdampak. Baznas memiliki program tanggap bencana. Dimana program ini merupakan kegiatan dadakan, yang dilaksanakan untuk membantu warga yang terkena dampak dari bencana tersebut. Bersama Kelurahan Tanjung Laut Indah, Baznas menyerahkan makan siang berupa nasi bungkus untuk 472 jiwa yang terdampak banjir. “Kelurahan memberikan kami data terkait wilayah yang terkena banjir untuk diberikan bantuan, dan memang ratusan jiwa yang terdampak,” jelas Suryadi, Wakil Ketua (Waka) II Baznas Bontang di dampingi Wakil Ketua III Idris, S ,Ag Total terdapat 6 RT yang terendam banjir, yaitu RT 5, 13, 20, 21, 22 dan 23. Disebutkan bahwa wilayah tersebut sudah sering terkena banjir rob, dan ditambah dengan hujan lebat. “Sekira jam 10 tadi airnya sudah tidak terlalu tinggi, dan warga sudah mulai membersihkan air yang masuk ke dalam rumah mereka,” jelasnya. Lebih lanjut ia berharap, dengan Baznas turun ke lapangan seperti ini, warga sekitar atau lembaga-lembaga lain dapat tergerak agar dapat membantu warga yang terkena musibah agar lebih sigap. “Warga juga bisa memberikan zakat ataupun infaq kepada Baznas, karena itu nanti akan kami kelola untuk kegiatan seperti ini. Jadi kalau ada musibah bisa langsung kita tolong. Baznas juga memiliki banyak program-program lain yang tentunya untuk menolong sesama,” tutupnya. Daftar Rekening ZIS BAZNAS KOTA BONTANG 6705580000 Bank BCA 7202110007 Bank BSI #Infaq 7202100001 Bank BSI #Zakat 33301001863305 Bank BRI 5280000020 Bank Kaltimtara Syariah 6030005565 Bank Muamaalat
08/07/2023 | Humas Baznas

Artikel Terbaru

Laporan terbaru World Giving Report (WGR) 2025
Laporan terbaru World Giving Report (WGR) 2025
BAZNAS Kota Bontang– Laporan terbaru World Giving Report (WGR) 2025 yang dirilis oleh Charities Aid Foundation (CAF) menunjukkan perubahan signifikan pada posisi filantropi Indonesia. Setelah bertahun-tahun menempati peringkat teratas sebagai negara paling dermawan di dunia, Indonesia kini berada di posisi ke-21 dari 101 negara yang disurvei. Namun, penurunan peringkat ini tidak lantas berarti masyarakat Indonesia menjadi kurang dermawan. Sebaliknya, data menunjukkan bahwa semangat berbagi dan berzakat di Indonesia tetap kuat, bahkan memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya tergarap. Mengenal Laporan WGR 2025: Metodologi yang Berubah, Wawasan yang Lebih Dalam WGR 2025 mengadopsi metodologi baru yang lebih komprehensif dibandingkan World Giving Index (WGI) sebelumnya. Laporan ini secara spesifik mengukur tiga jalur utama donasi: 1. Donasi langsung kepada individu atau keluarga yang membutuhkan. 2. Donasi kepada lembaga amal atau filantropi. 3. Donasi untuk keperluan agama. Perbedaan ini penting karena mencerminkan preferensi masyarakat dalam menyalurkan bantuan. Data menunjukkan bahwa salah satu ciri khas kedermawanan Indonesia adalah kecenderungan untuk memberikan bantuan secara langsung. Posisi Indonesia: Kuantitas di Bawah, Kualitas Tetap Unggul Meskipun secara peringkat global Indonesia turun, data WGR 2025 menunjukkan bahwa rata-rata donasi yang diberikan masyarakat Indonesia setara dengan 1,55% dari pendapatan per kapita. Angka ini masih jauh di atas rata-rata global yang hanya 1,04% dan mengungguli negara-negara tetangga di Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. Hal ini membuktikan bahwa semangat kedermawanan masyarakat Indonesia tetap berada di level tertinggi. Lebih dari itu, laporan ini memberikan wawasan mendalam tentang karakter filantropi di Indonesia, di mana *motivasi keagamaan* memainkan peran sentral. BAZNAS Kota Bontang: Mengoptimalkan Potensi Zakat untuk Kesejahteraan Umat Sebagai lembaga amil zakat yang mengemban amanah umat, BAZNAS Kota Bontang melihat data ini sebagai dorongan untuk terus berinovasi. Temuan dalam WGR 2025 menegaskan pentingnya peran lembaga filantropi formal, seperti BAZNAS, dalam mengelola dan menyalurkan donasi dengan efektif. Untuk mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Bontang berkomitmen untuk: Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penyaluran dana. Mengembangkan program-program inovatif yang tidak hanya menyentuh aspek konsumtif, tetapi juga produktif untuk memberdayakan mustahik. Menggunakan teknologi untuk mempermudah masyarakat Kota Bontang menunaikan kewajibannya, baik melalui platform digital maupun layanan jemput zakat. Dengan sinergi antara semangat kedermawanan masyarakat dan manajemen profesional dari BAZNAS, kita dapat memastikan bahwa setiap rupiah yang disumbangkan menjadi berkah yang maksimal. Mari terus bersama-sama memajukan filantropi Islam untuk mewujudkan Kota Bontang yang lebih sejahtera dan berkah.
28/09/2025 | Humas Baznas Kota Bontang
Sejarah dan Makna Zakat Dalam Islam
Sejarah dan Makna Zakat Dalam Islam
Pengertian Zakat Secara etimologi, kata zakat berasal dari bahasa Arab zaka yang berarti kesucian, kebaikan, keberkahan, serta pertumbuhan. Dalam terminologi syariat, zakat merujuk pada bagian tertentu dari harta seorang muslim yang wajib dikeluarkan dan disalurkan kepada pihak-pihak yang berhak menerimanya (mustahik) sesuai ketentuan syariat. Zakat merupakan salah satu rukun Islam, sehingga keberadaannya menjadi kewajiban fundamental dalam kehidupan seorang muslim. Zakat di Masa Rasulullah SAW Ketika masih berada di Mekah, perintah zakat belum diatur secara rinci, namun merupakan anjuran umum untuk bersedekah dan membantu kaum fakir miskin. Setelah Rasulullah SAW hijrah ke Madinah, ketentuan zakat menjadi lebih terperinci dengan ditetapkannya nisab, haul, dan jenis-jenis harta yang wajib dizakati. Di Madinah, praktik zakat dilaksanakan secara teratur. Rasulullah SAW menunjuk amil zakat untuk mengumpulkan harta dari umat, termasuk hasil pertanian, hewan ternak, emas, perak, dan perdagangan. Harta tersebut kemudian disalurkan kepada delapan golongan penerima sesuai dengan petunjuk dalam Al-Qur'an (QS. At-Taubah: 60). Zakat pada Masa Khulafaur Rasyidin Setelah wafatnya Rasulullah SAW, Abu Bakar Ash-Shiddiq RA menghadapi tantangan ketika sebagian kaum muslim enggan membayar zakat. Beliau bertindak tegas dengan memerangi mereka, menegaskan bahwa zakat adalah kewajiban yang tidak boleh diabaikan. Hal ini menyatakan bahwa zakat memiliki peran fundamental dalam struktur sosial dan ekonomi Islam. Pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab RA, pengelolaan zakat semakin terorganisir. Beliau mendirikan baitul mal sebagai lembaga keuangan negara yang bertanggung jawab atas penerimaan dan distribusi harta umat. Dengan pengelolaan yang baik, zakat pada periode tersebut menjadi faktor utama dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat muslim. Zakat dalam Sejarah Peradaban Islam Selama perkembangan kekhalifahan Islam, zakat senantiasa menjadi instrumen sosial dan ekonomi yang strategis. Di berbagai wilayah, zakat dikelola langsung oleh pemerintah. Namun, terkadang pengawasan dan manajemen yang lemah menyebabkan zakat tidak berjalan optimal. Zakat di Era Modern Hingga saat ini, zakat tetap relevan sebagai sarana pemerataan ekonomi umat. Negara-negara muslim, termasuk Indonesia, membentuk lembaga resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan lembaga zakat swasta. Dengan sistem manajemen modern, zakat tidak hanya berperan sebagai bantuan konsumtif, tetapi juga dikembangkan dalam program-program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
23/09/2025 | Artikel Baznas Kota Bontang
Sedekah Jumat Amalan Kecil, Pahala Besar
Sedekah Jumat Amalan Kecil, Pahala Besar
Hari Jum’at dikenal sebagai sayyidul ayyam (penghulu segala hari). Pada hari ini, Rasulullah ? mengajarkan banyak amalan yang membawa keberkahan, salah satunya adalah sedekah Jum’at. Bersedekah di hari Jum’at bukan hanya bernilai ibadah, tapi juga menjadi pintu datangnya rezeki, keberkahan, dan doa yang diijabah oleh Allah ?. Allah ? berfirman: “Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir; pada tiap-tiap bulir ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261) Sedangkan Rasulullah ? bersabda: “Sedekah itu dapat memadamkan murka Allah dan menolak cara kematian yang buruk.” (HR. Tirmidzi) Dan khusus pada hari Jum’at, Imam Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan: “Sedekah pada hari Jum’at dibandingkan dengan sedekah di hari-hari lain seperti sedekah di bulan Ramadhan dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya.” Manfaat Sedekah Jum’at 1. Mendatangkan keberkahan rezeki – Allah akan mengganti apa yang dikeluarkan dengan yang lebih baik. 2. Meningkatkan pahala berlipat ganda – karena Jum’at adalah hari terbaik. 3. Menenangkan hati dan melapangkan urusan – orang yang gemar bersedekah hatinya lebih tenang. 4. Doa lebih cepat diijabah – terutama di waktu mustajab Jum’at. 5. Menghapus dosa dan kesalahan – sedekah menjadi penebus atas dosa-dosa kecil. Dikisahkan seorang pedagang kecil di sebuah pasar selalu menyisihkan sebagian penghasilannya setiap hari Jum’at untuk sedekah, meski hanya uang receh. Suatu ketika, dagangannya sepi berhari-hari hingga ia hampir putus asa. Namun, ia tetap melanjutkan sedekah Jum’atnya dengan penuh keyakinan. Beberapa minggu kemudian, seorang pembeli datang dan membeli dagangannya dalam jumlah besar. Dari situlah rezekinya mengalir lancar. Saat ditanya apa rahasianya, ia hanya tersenyum dan berkata, “Saya hanya berpegang pada janji Allah, bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta.” Kisah ini menjadi bukti nyata, bahwa keberkahan sedekah Jum’at bukan hanya janji di akhirat, tapi juga bisa dirasakan langsung di dunia. Sedekah Jum’at bukan soal seberapa besar yang kita berikan, melainkan seberapa ikhlas hati kita saat memberi. Bahkan uang seribu rupiah, sebutir kurma, atau sebotol air pun bisa menjadi sedekah yang mendatangkan keberkahan jika dilakukan dengan ikhlas. Mari kita biasakan sedekah setiap Jum’at, agar hidup kita penuh rahmat, rezeki semakin berkah, dan langkah kita semakin ringan menuju surga-Nya.
19/09/2025 | Humas Baznas Kota Bontang

BAZNAS TV