
Berita Terkini
LAPORAN KINERJA PENGELOLAAN ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH (ZIS) BAZNAS KOTA BONTANG TAHUN 2025
LAPORAN KINERJA PENGELOLAAN ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH (ZIS)BAZNAS KOTA BONTANG TAHUN 2025
Bontang, 14 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bontang menyampaikan laporan kinerja pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Tahun 2025 sebagai bagian dari implementasi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik (good governance) dalam pengelolaan dana umat.
Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA), total penghimpunan ZIS Tahun 2025 tercatat sebesar Rp 8.670.790.488.
Adapun komposisi penghimpunan terdiri dari:
Zakat: Rp 8.442.495.084 (97,37%)
Infak/Sedekah: Rp 197.530.904 (2,28%)
Zakat Fitrah: Rp 30.764.500 (0,35%)
Selain penghimpunan melalui BAZNAS, pengumpulan ZIS juga dilakukan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) berbasis masjid dan musholla, termasuk melalui sistem digital Menara Masjid, dengan capaian sementara sebesar Rp 503.872.600 dari 18 masjid/musholla.
Penghimpunan tersebut dilaporkan oleh masing-masing UPZ melalui sistem digital yang terintegrasi dengan SIMBA BAZNAS Kota Bontang, sehingga memungkinkan proses pencatatan dan pelaporan dilakukan secara real-time, terukur, dan terintegrasi sebagai bagian dari penguatan ekosistem digital zakat.
Dalam aspek penyaluran, BAZNAS Kota Bontang telah mendistribusikan dana ZIS sebesar Rp 5.745.556.218 atau 65,14% dari total penghimpunan, yang disalurkan melalui program-program prioritas sebagai berikut:
Program Kemanusiaan: 62,32%
Program Ekonomi: 12,89%
Program Kesehatan: 11,18%
Program Pendidikan: 9,98%
Program Dakwah dan Advokasi: 3,30%
Secara historis, penghimpunan ZIS BAZNAS Kota Bontang menunjukkan tren peningkatan yang konsisten. Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP), penghimpunan dana zakat pada tahun 2023 tercatat sebesar Rp 6.741.494.761, dan meningkat pada tahun 2024 menjadi Rp 7.598.624.540.
Memasuki Tahun 2026, hingga Triwulan I (Januari–Maret 2026), penghimpunan ZIS telah mencapai sebesar Rp 1.532.246.396, yang menunjukkan keberlanjutan tren positif dalam penghimpunan dana umat.
BAZNAS Kota Bontang juga menegaskan bahwa dana ZIS yang dihimpun melalui masjid dan musholla tetap dikelola dan disalurkan oleh masing-masing UPZ sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan peraturan perundang-undangan, sementara BAZNAS menjalankan fungsi koordinasi, pencatatan, pelaporan, serta penguatan sistem.
Sebagai bentuk apresiasi, BAZNAS Kota Bontang menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya:
Pemerintah Kota Bontang melalui OPD dan ASN
Para muzakki, munfiq, dan muhsinin
Pengelola UPZ masjid dan musholla
yang telah berkontribusi dalam optimalisasi penghimpunan ZIS di Kota Bontang.
Ucapan penghargaan secara khusus disampaikan kepada Wali Kota Bontang, Hj. dr. Neni Moerniaeni, Sp.OG, atas dukungan dan komitmen dalam penguatan tata kelola zakat di daerah.
Perlu disampaikan bahwa data yang disajikan merupakan data sementara (unaudited) berdasarkan laporan kinerja SIMBA BAZNAS Tahun 2025 dan saat ini masih dalam proses audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.
Laporan ini merupakan bagian dari keterbukaan informasi publik serta komitmen BAZNAS Kota Bontang dalam menghadirkan pengelolaan zakat yang aman syar’i, aman regulasi, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat.
BAZNAS Kota BontangAman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI
PPID BAZNAS Kota Bontang
14/04/2026 | PPID_Baznas.btg
BAZNAS Kota Bontang Sesuaikan Pola Kerja WFH, Layanan ZIS, Penyaluran dan Pendayagunaan Tetap Prioritas
BAZNAS Kota Bontang Sesuaikan Pola Kerja WFH, Layanan ZIS, Penyaluran dan Pendayagunaan Tetap Prioritas
BONTANG – Menindaklanjuti Surat Edaran Wali Kota Bontang tentang transformasi budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), BAZNAS Kota Bontang melakukan penyesuaian pola kerja dengan tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
Menyesuaikan kebijakan tersebut, BAZNAS Kota Bontang menegaskan bahwa seluruh layanan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tetap berjalan normal dan menjadi prioritas utama, baik dalam aspek penghimpunan, penyaluran maupun pendayagunaan.
Pelayanan kepada masyarakat tetap dilaksanakan melalui skema Work From Office (WFO) dari tingkat Pimpinan dan Amil Pelaksana BAZNAS yang secara terjadwal untuk layanan langsung, sementara fungsi pendukung menerapkan fleksibilitas kerja secara selektif tanpa mengurangi kualitas layanan.
Sebagai bagian dari penguatan pelayanan di tengah kebijakan WFH, BAZNAS Kota Bontang juga mengoptimalkan layanan digital. Masyarakat dapat menunaikan zakat, infak, dan sedekah kapan saja melalui layanan online di:
https://kotabontang.baznas.go.id/bayarzakat
Layanan ini tersedia selama 24 jam sebagai solusi kemudahan berzakat di era digital.
Alhamdulillah, pada periode Maret 2026, penghimpunan melalui kanal digital tercatat mencapai Rp15.548.400 dari 26 transaksi, menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital BAZNAS.
Selain itu, BAZNAS Kota Bontang juga menerima laporan penghimpunan dari kanal Menara Masjid, yang dilakukan langsung oleh masjid/musholla dan tercatat sebagai off balance sheet. Artinya, dana dihimpun dan dikelola langsung oleh pihak masjid, sementara BAZNAS hanya menerima laporan secara administratif.
Berdasarkan data tahun 2026, penghimpunan melalui Menara Masjid tercatat sebesar Rp89.557.400, dengan partisipasi 3 masjid/musholla dan 2.848 donatur, serta telah disalurkan kepada 44 penerima manfaat.
BAZNAS Kota Bontang menegaskan bahwa seluruh dana yang dihimpun secara langsung melalui lembaga akan dikelola secara amanah, transparan, serta disalurkan dan didayagunakan kepada mustahiq sesuai ketentuan syariat.
Kegiatan lapangan seperti survei mustahiq juga disesuaikan dengan mengutamakan mekanisme administrasi dan digital, kecuali dalam kondisi darurat yang memerlukan penanganan langsung. Saat ini akan disediakan kanal digital khusus untuk layanan dan informasi Langsung masyarakay yang menyampaikan oarng yang layak dibantu Langsung bisa meng klik dilayanan digital yang disediakan BAZNAS Kota Bontang, berdasarkan data yang di informasikan team amil ( petugas BAZNAS ) akan mendatangi lokasi dimaksud.
Melalui penyesuaian ini, BAZNAS Kota Bontang memastikan bahwa kebijakan WFH tidak mengurangi kualitas layanan, justru menjadi momentum untuk memperkuat digitalisasi, meningkatkan efisiensi, serta memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.
Di akhir, selaku Pengelola PPID BAZNAS Kota Bontang, Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Bontang, Arsyad, mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Bontang, baik secara langsung maupun melalui layanan digital, agar dapat dikelola secara amanah, transparan, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
11/04/2026 | Humas Baznasbtg.ar
Penguatan Pelayanan PPID se BAZNAS Kalimantan Timur
Samarinda — Dalam upaya meningkatkan keterbukaan informasi publik dan memperkuat transparansi kepada masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan bimbingan teknis (bimtek) terkait Pengelolaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Kegiatan ini berlangsung 07 - sampai dengan 08 A0ril 2026 di kantor BAZNAS Kalimantan Timur di Samarinda dan dihadiri oleh perwakilan BAZNAS dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur.
Acara ini menjadi momentum penting dalam menyamakan persepsi serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan informasi publik. PPID memiliki peran strategis dalam memastikan bahwa informasi yang dimiliki oleh lembaga dapat diakses secara cepat, tepat, dan akurat oleh masyarakat sesuai dengan prinsip keterbukaan informasi publik.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan terkait regulasi keterbukaan informasi, tata kelola dokumentasi, serta mekanisme pelayanan informasi kepada publik. Selain itu, dibahas pula tantangan yang dihadapi dalam implementasi PPID di masing-masing daerah, termasuk bagaimana menjawab permintaan informasi masyarakat secara profesional dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kepala BAZNAS Kalimantan Timur dalam sambutannya menekankan pentingnya transparansi sebagai bentuk akuntabilitas lembaga pengelola zakat. Ia menyampaikan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan aset utama yang harus dijaga melalui pelayanan informasi yang terbuka dan responsif. Dengan adanya penguatan PPID, diharapkan seluruh BAZNAS di tingkat kabupaten dan kota mampu memberikan layanan informasi yang berkualitas dan terpercaya.
Diskusi interaktif juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini, di mana peserta saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan informasi. Hal ini diharapkan dapat memperkaya wawasan serta memperkuat sinergi antar BAZNAS di wilayah Kalimantan Timur.
Melalui kegiatan bimtek ini, BAZNAS Kalimantan Timur berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam aspek keterbukaan informasi. Dengan pengelolaan PPID yang optimal, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi terkait pengelolaan zakat, sehingga mendorong partisipasi dan kepercayaan publik yang lebih besar terhadap lembaga.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan tata kelola lembaga yang transparan, profesional, dan akuntabel, sejalan dengan semangat pelayanan kepada umat dan masyarakat luas.
08/04/2026 | Humas Baznasbtg.ar
Agenda Pimpinan

Pimpinan BAZNAS Kota Bontang Hadiri Penutupan Pelatihan Gada Pratama Angkatan II Tahun 2025
Pimpinan BAZNAS Kota Bontang Hadiri Penutupan Pelatihan Gada Pratama Angkatan II Tahun 2025
Bontang, 24 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bontang kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia melalui kegiatan Upacara Penutupan Pelatihan Dasar Satpam Gada Pratama Angkatan II Tahun 2025.
Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama antara BAZNAS Kota Bontang, PT. Noreen Surya Perdana, dan Ditbinmas Polda Kalimantan Timur, yang bertujuan mencetak tenaga satuan pengamanan (Satpam) yang profesional, disiplin, dan berintegritas tinggi.
Upacara penutupan dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kota Bontang, yaitu:
H. Kuba Siga, Ketua BAZNAS Kota Bontang
Suryadi Hendra Gunawan, Wakil Ketua II
Arsyad, Pimpinan BAZNAS Bidang SDM dan Umum
Dalam sambutannya, H. Kuba Siga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dengan baik. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Bontang.
Pelatihan ini bukan hanya membentuk kemampuan teknis, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan integritas. Kami berharap para peserta dapat menjadi pelindung dan panutan di lingkungan kerja masing-masing,” ungkap H. Kuba Siga.
Sementara itu, Suryadi Hendra Gunawan, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Bontang, menambahkan bahwa BAZNAS tidak hanya berperan dalam kegiatan sosial dan penyaluran zakat, tetapi juga turut mendorong kemandirian masyarakat melalui pembinaan dan pelatihan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup.
Dengan adanya pelatihan Gada Pratama ini, kami ingin mendorong lahirnya tenaga keamanan yang profesional dan beretika, serta mampu menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bontang,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Arsyad, selaku Pimpinan BAZNAS Bidang SDM dan Umum, menyampaikan harapannya agar para peserta terus menjaga semangat belajar dan mengembangkan diri.
Satpam adalah garda terdepan dalam menjaga lingkungan kerja. Dengan bekal pelatihan ini, kami ingin mereka menjadi contoh kedisiplinan, tanggung jawab, dan etika dalam menjalankan tugas,”
Acara penutupan berlangsung khidmat dan diakhiri dengan sesi foto bersama antara para pimpinan, instruktur, dan seluruh peserta pelatihan.
Melalui kegiatan Pelatihan Dasar Satpam Gada Pratama Angkatan II Tahun 2025, BAZNAS Kota Bontang berharap dapat terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan produktif.
24-10-2025 | Humas Baznas Kota Bontang

BAZNAS Kota Bontang Terima Kunjungan Kementerian Agama: Monev Program dan Rencana Kerjasama
BAZNAS Kota Bontang menerima kunjungan dari tim Kementerian Agama Kota Bontang pada Selasa, 7 Oktober 2025, untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terkait program yang dilaksanakan oleh BAZNAS Kota Bontang. Kunjungan ini diterima langsung oleh Pimpinan BAZNAS Kota Bontang, Ketua BAZNAS H. Kuba Siga, bersama dengan Pimpinan Bidang Administrasi SDM dan Umum, Arsyad SH, dan Pimpinan Bidang Keuangan, Idris (tautan tidak tersedia)
Kunjungan ini juga membahas tentang rencana kerjasama antara BAZNAS Kota Bontang dan Kementerian Agama untuk pembentukan Kampung Zakat di Pulau Malahing. Rencana ini akan dibahas lebih lanjut untuk persiapan yang lebih matang.
Pembentukan Kampung Zakat ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berzakat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Pulau Malahing. Dengan kerjasama ini, BAZNAS Kota Bontang dan Kementerian Agama dapat bekerja sama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengurangi kemiskinan.
Semoga rencana ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kota Bontang.
07-10-2025 | Humas Baznas Kota Bontang

Hadiri Puncak Milad ke 48 BKPRMI KOTA BONTANG
Pimpinan SDM dan Umum BAZNAS Kota Bontang, Arsyad SH, turut serta menghadiri kegiatan jalan santai dalam rangka Milad BKPRMI ke-48. BAZNAS Kota Bontang akan terus membangun kalaborasi dengan semua komponen organisasi seperti BKPRMI.
BAZNAS Kota Bontang telah menjalankan program Baznas Microfinance Masjid (BMM) di dua masjid di Kota Bontang, yaitu:
- *Masjid Al-Muhajirin Tanjung Bukit Indah*: Program BMM di masjid ini dapat membantu meningkatkan ekonomi umat dan memperkuat peran masjid dalam masyarakat.
- *Masjid Al-Amin di Kelurahan Gunung Telihan*: Terletak di Jl. Balikpapan RT.11, Gunung Telihan. Program BMM di masjid ini juga dapat membantu meningkatkan pendapatan dan kualitas hidup masyarakat sekitar masjid.
Program BMM bertujuan memberikan ruang kepada pelaku usaha di sekitar masjid untuk meminjam modal usaha tanpa bunga dan tanpa agunan, dengan syarat adanya usaha yang dijalankan. Dengan adanya program BMM, BAZNAS Kota Bontang dapat membantu meningkatkan ekonomi umat dan memperkuat peran masjid dalam masyarakat. Kolaborasi antara BAZNAS Kota Bontang dan BKPRMI diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas program-program keagamaan dan sosial kemasyarakatan di Kota Bontang.
28-09-2025 | BAZNAS Humas
Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Bontang Bagi Rute Distribusi Sembako Ramadhan di Empat Pulau
Bontang – Dalam rangka menyukseskan program Bontang Peduli: Penyerahan 355 Paket Sembako dan Sarana Ibadah Masjid menjelang Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kota Bontang menerapkan strategi pembagian rute pendistribusian ke empat pulau, yakni Malahing, Gusung, Salangan, dan Tihi-tihi.
Langkah ini dilakukan mengingat kondisi geografis wilayah pesisir serta faktor pasang surut air laut yang sangat mempengaruhi akses transportasi laut. Untuk itu, pendistribusian dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan terjadwal agar seluruh bantuan dapat tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran dan sebelum memasuki Ramadhan
Pimpinan SDM dan Umum ARSYAD SH “Karena kondisi air laut yang pasang surut, tim harus bergerak cepat. Maka kami membagi rute agar distribusi berjalan efektif dan tidak terhambat oleh kondisi alam,” ujar nya
Setiap pimpinan BAZNAS memimpin langsung tim pendistribusian di titik lokasi berbeda, didampingi amil pelaksana dan relawan. Pola ini dinilai mampu mempercepat proses penyaluran sekaligus menjaga ketepatan data penerima manfaat.
Sebanyak 355 paket sembako yang disalurkan berisi kebutuhan pokok untuk membantu masyarakat pesisir dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Selain itu, bantuan sarana ibadah masjid juga diserahkan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan aktivitas keagamaan selama Ramadhan.
Dengan semangat nasional “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS Kota Bontang terus berupaya menghadirkan layanan distribusi zakat yang profesional, amanah, dan responsif terhadap kondisi lapangan, sehingga keberkahan Ramadhan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk di wilayah pulau terluar Kota Bontang.humasbaznasbtg
11/02/2026 | Humasbaznas_btg

BAZNAS Kota Bontang Bagi Rute Distribusi Sembako Ramadhan di Empat Pulau
Bontang – Dalam rangka menyukseskan program Bontang Peduli: Penyerahan 355 Paket Sembako dan Sarana Ibadah Masjid menjelang Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kota Bontang menerapkan strategi pembagian rute pendistribusian ke empat pulau, yakni Malahing, Gusung, Salangan, dan Tihi-tihi.
Langkah ini dilakukan mengingat kondisi geografis wilayah pesisir serta faktor pasang surut air laut yang sangat mempengaruhi akses transportasi laut. Untuk itu, pendistribusian dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan terjadwal agar seluruh bantuan dapat tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran dan sebelum memasuki Ramadhan
Pimpinan SDM dan Umum ARSYAD SH “Karena kondisi air laut yang pasang surut, tim harus bergerak cepat. Maka kami membagi rute agar distribusi berjalan efektif dan tidak terhambat oleh kondisi alam,” ujar nya
Setiap pimpinan BAZNAS memimpin langsung tim pendistribusian di titik lokasi berbeda, didampingi amil pelaksana dan relawan. Pola ini dinilai mampu mempercepat proses penyaluran sekaligus menjaga ketepatan data penerima manfaat.
Sebanyak 355 paket sembako yang disalurkan berisi kebutuhan pokok untuk membantu masyarakat pesisir dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Selain itu, bantuan sarana ibadah masjid juga diserahkan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan aktivitas keagamaan selama Ramadhan.
Dengan semangat nasional “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS Kota Bontang terus berupaya menghadirkan layanan distribusi zakat yang profesional, amanah, dan responsif terhadap kondisi lapangan, sehingga keberkahan Ramadhan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk di wilayah pulau terluar Kota Bontang.humasbaznasbtg
11/02/2026 | Humas Baznas Kota Bontang

Baznas Bantu Warga Terdampak Banjir
Hujan lebat yang mengguyur Bontang, Sabtu (8/7/23 ) pagi dini hari, membuat beberapa rumah di wilayah Rawa Indah terendam banjir. Kegiatan warga pun terbatas dan tidak bisa keluar dari rumah.
Oleh karena itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bontang merespon kondisi tersebut dengan memberikan bantuan pada warga terdampak.
Baznas memiliki program tanggap bencana. Dimana program ini merupakan kegiatan dadakan, yang dilaksanakan untuk membantu warga yang terkena dampak dari bencana tersebut.
Bersama Kelurahan Tanjung Laut Indah, Baznas menyerahkan makan siang berupa nasi bungkus untuk 472 jiwa yang terdampak banjir.
“Kelurahan memberikan kami data terkait wilayah yang terkena banjir untuk diberikan bantuan, dan memang ratusan jiwa yang terdampak,” jelas Suryadi, Wakil Ketua (Waka) II Baznas Bontang di dampingi Wakil Ketua III Idris, S ,Ag
Total terdapat 6 RT yang terendam banjir, yaitu RT 5, 13, 20, 21, 22 dan 23. Disebutkan bahwa wilayah tersebut sudah sering terkena banjir rob, dan ditambah dengan hujan lebat.
“Sekira jam 10 tadi airnya sudah tidak terlalu tinggi, dan warga sudah mulai membersihkan air yang masuk ke dalam rumah mereka,” jelasnya.
Lebih lanjut ia berharap, dengan Baznas turun ke lapangan seperti ini, warga sekitar atau lembaga-lembaga lain dapat tergerak agar dapat membantu warga yang terkena musibah agar lebih sigap.
“Warga juga bisa memberikan zakat ataupun infaq kepada Baznas, karena itu nanti akan kami kelola untuk kegiatan seperti ini. Jadi kalau ada musibah bisa langsung kita tolong. Baznas juga memiliki banyak program-program lain yang tentunya untuk menolong sesama,” tutupnya.
Daftar Rekening ZIS BAZNAS KOTA BONTANG
6705580000 Bank BCA
7202110007 Bank BSI #Infaq
7202100001 Bank BSI #Zakat
33301001863305 Bank BRI
5280000020 Bank Kaltimtara Syariah
6030005565 Bank Muamaalat
08/07/2023 | Humas Baznas
Artikel Terbaru
Sedekah Terbaik di Bulan Syawal: Waktu Tepat Raih Keberkahan Tanpa Batas
Bulan Syawal merupakan momen istimewa bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan. Tidak hanya menjadi waktu untuk merayakan kemenangan, tetapi juga kesempatan emas untuk melanjutkan berbagai amalan kebaikan. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah sedekah terbaik di bulan syawal, yang diyakini mampu membuka pintu keberkahan yang lebih luas.
Dalam Islam, sedekah bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang membersihkan hati, memperkuat keimanan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Oleh karena itu, memahami dan mengamalkan sedekah terbaik di bulan syawal menjadi langkah penting agar pahala yang telah dikumpulkan selama Ramadhan tidak terputus begitu saja.
Melalui artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang makna, keutamaan, serta bentuk sedekah terbaik di bulan syawal yang dapat diamalkan oleh setiap muslim. Dengan begitu, kita dapat memaksimalkan momentum Syawal sebagai bulan peningkatan kualitas ibadah dan kepedulian sosial.
Keutamaan Sedekah Terbaik di Bulan Syawal
Bulan Syawal bukan sekadar bulan biasa setelah Ramadhan. Ia adalah bulan yang penuh peluang untuk mempertahankan bahkan meningkatkan amal ibadah, termasuk sedekah terbaik di bulan syawal.
Pertama, sedekah terbaik di bulan syawal menjadi bukti bahwa seorang muslim istiqamah dalam berbuat kebaikan. Amal yang dilakukan secara konsisten setelah Ramadhan menunjukkan bahwa ibadah tersebut bukan hanya bersifat musiman.
Kedua, sedekah terbaik di bulan syawal dapat menjadi penyempurna ibadah Ramadhan. Seperti halnya puasa sunnah Syawal yang melengkapi puasa wajib, sedekah di bulan ini juga melengkapi amalan sosial yang telah dilakukan sebelumnya.
Ketiga, sedekah terbaik di bulan syawal memiliki nilai pahala yang besar karena dilakukan di waktu yang penuh keberkahan. Setelah hati dibersihkan di bulan Ramadhan, sedekah menjadi lebih ikhlas dan bernilai tinggi di sisi Allah SWT.
Keempat, sedekah terbaik di bulan syawal membantu mempererat tali persaudaraan antar sesama. Banyak orang masih membutuhkan bantuan setelah Ramadhan, sehingga sedekah menjadi jembatan kepedulian sosial.
Kelima, sedekah terbaik di bulan syawal juga menjadi sarana membuka pintu rezeki. Dalam banyak hadis disebutkan bahwa sedekah tidak mengurangi harta, melainkan justru menambah keberkahan di dalamnya.
Bentuk Sedekah Terbaik di Bulan Syawal yang Dianjurkan
Ada berbagai bentuk sedekah terbaik di bulan syawal yang bisa dilakukan oleh umat Islam sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Pertama, sedekah terbaik di bulan syawal dapat berupa pemberian makanan kepada fakir miskin. Memberi makan orang yang membutuhkan merupakan salah satu amalan yang sangat dicintai Allah SWT.
Kedua, sedekah terbaik di bulan syawal juga bisa dalam bentuk uang atau bantuan finansial. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi mereka yang masih kesulitan memenuhi kebutuhan hidup setelah Ramadhan.
Ketiga, sedekah terbaik di bulan syawal dapat dilakukan dengan berbagi pakaian layak pakai. Banyak orang yang membutuhkan pakaian baru atau layak untuk menjalani kehidupan sehari-hari.
Keempat, sedekah terbaik di bulan syawal juga bisa berupa tenaga dan waktu. Membantu sesama, menjadi relawan, atau sekadar menolong orang lain juga termasuk bentuk sedekah.
Kelima, sedekah terbaik di bulan syawal bahkan bisa berupa senyuman dan perkataan baik. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa setiap kebaikan adalah sedekah, sekecil apa pun itu.
Waktu yang Tepat untuk Melakukan Sedekah Terbaik di Bulan Syawal
Menentukan waktu yang tepat juga penting dalam mengoptimalkan sedekah terbaik di bulan syawal.
Pertama, sedekah terbaik di bulan syawal dapat dilakukan di awal bulan sebagai bentuk syukur setelah Ramadhan. Ini menjadi tanda bahwa seorang muslim tidak berhenti beribadah setelah Idulfitri.
Kedua, sedekah terbaik di bulan syawal juga baik dilakukan saat menjalankan puasa sunnah Syawal. Sedekah dan puasa merupakan kombinasi amalan yang sangat dianjurkan.
Ketiga, sedekah terbaik di bulan syawal bisa diberikan saat melihat orang yang membutuhkan secara langsung. Kepekaan sosial sangat penting dalam menentukan waktu bersedekah.
Keempat, sedekah terbaik di bulan syawal juga dianjurkan dilakukan secara rutin, tidak harus menunggu waktu tertentu. Konsistensi menjadi kunci utama dalam meraih pahala.
Kelima, sedekah terbaik di bulan syawal akan lebih utama jika dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Hal ini menjaga keikhlasan dan menjauhkan diri dari riya.
Hikmah dan Manfaat Sedekah Terbaik di Bulan Syawal
Banyak hikmah yang dapat dipetik dari menjalankan sedekah terbaik di bulan syawal.
Pertama, sedekah terbaik di bulan syawal mampu membersihkan harta dan jiwa. Dengan bersedekah, seorang muslim belajar untuk tidak terlalu mencintai dunia.
Kedua, sedekah terbaik di bulan syawal memberikan ketenangan hati. Memberi kepada orang lain menghadirkan kebahagiaan yang tidak bisa diukur dengan materi.
Ketiga, sedekah terbaik di bulan syawal memperkuat hubungan sosial. Kepedulian terhadap sesama menciptakan masyarakat yang harmonis dan saling membantu.
Keempat, sedekah terbaik di bulan syawal menjadi investasi akhirat. Setiap sedekah yang diberikan akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.
Kelima, sedekah terbaik di bulan syawal juga dapat menjadi sebab datangnya pertolongan Allah SWT. Dalam banyak kisah, sedekah menjadi jalan keluar dari berbagai kesulitan hidup.
Sebagai umat Islam, kita tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan emas yang ada di bulan Syawal. Melalui sedekah terbaik di bulan syawal, kita dapat melanjutkan semangat Ramadhan dan menjadikannya sebagai gaya hidup sehari-hari.
Dengan memahami keutamaan, bentuk, waktu, serta hikmah dari sedekah terbaik di bulan syawal, diharapkan kita mampu mengamalkannya dengan penuh keikhlasan. Jangan menunggu kaya untuk bersedekah, karena sedekah adalah tentang hati, bukan sekadar materi.
Akhirnya, mari jadikan sedekah terbaik di bulan syawal sebagai jalan untuk meraih keberkahan tanpa batas, baik di dunia maupun di akhirat. Semoga Allah SWT menerima setiap amal kebaikan kita dan melipatgandakan pahalanya.
10/04/2026 | Humas Baznas Kota Bontang
Manfaat dan Keutamaan Sedekah, Cara Membiasakan Sedekah
Sedekah merupakan kata yang sangat familiar di kalangan umat Islam. Sedekah diambil dari kata bahasa Arab yaitu “shadaqah”, kata berasal dari kata sidq (sidiq) yang berarti “kebenaran”.
Menurut peraturan BAZNAS No.2 tahun 2016, sedekah adalah harta atau non harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum.
Sedekah merupakan amalan yang dicintai Allah SWT. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya ayat Al-Qur’an yang menyebutkan tentang sedekah, salah satunya dalam surat Al-Baqarah ayat 271,
“Jika kamu menampakkan sedekah (mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu, dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS. Al-Baqarah: 271).
1. Sedekah Tidak Mengurangi Harta
Sedekah adalah ibadah yang tidak akan mengurangi harta, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda untuk mengingatkan kita dalam sebuah riwayat Muslim, “sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR. Muslim).
Mengapa sedekah tidak akan mengurangi harta? Karena meskipun secara tersurat harta terlihat berkurang, tetapi kekurangan tersebut akan ditutup dengan pahala di sisi Allah SWT dan akan terus bertambah kelipatannya menjadi lebih banyak. Hal ini merupakan janji Allah yang termaktub dalam surat Saba “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezeki sebaik-baiknya.” (QS. Saba’: 39).
2. Sedekah Menghapus Dosa
Sebagai makhluk Allah SWT yang tak luput dari dosa, umat Islam senantiasa diberikan berbagai keistimewaan agar berkesempatan untuk bertaubat dan menghapus dosa-dosanya dengan cara yang yang diridhai oleh Nya. Salah satunya adalah dengan sedekah.
Sedekah merupakan ibadah yang istimewa, ia dapat memudahkan kita dalam menghapus dosa-dosa. Rasulullah SAW pernah bersabda “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api.” (HR. At-Tirmidzi).
3. Sedekah Menjauhkan Diri dari Api Neraka
“Dan kelak akan dijauhkan (dari neraka) orang yang paling bertakwa, yaitu orang yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkan diri, dan tidak ada seseorang pun yang memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalas, tetapi (dia berinfak) semata-mata karena mencari keridaan Tuhannya Yang Mahatinggi. Dan kelak dia benar-benar akan ridha.” (QS. Al-Lail: 17-21).
Dengan menyalurkan sedekah, tidak hanya memperoleh pahala yang berlipat ganda dan menghapus dosa, tetapi juga mendekatkan diri kepada rahmat dan ampunan Allah SWT, sehingga terhindar dari azab neraka jahanam.
4. Sedekah Melipatgandakan Pahala
Sedekah memberikan banyak keistimewaan kepada pelakunya, salah satu diantaranya adalah Allah SWT akan memberikan pahala yang banyak untuk orang yang bersedekah. Allah SWT berfiman,
“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Qs. Al Hadid: 18)
5. Sedekah Menjadi Obat untuk Orang Sakit
Firman Allah dan sabda Rasulullah SAW mengajarkan kita bahwa sedekah memiliki keutamaan luar biasa, termasuk sebagai sarana penyembuhan bagi yang sakit, sebagaimana terkandung dalam hadits, “Obatilah orang sakit kalian dengan sedekah.” (HR. Abu Daud).
Namun, penting untuk memahami secara menyeluruh bahwa sakit merupakan bagian dari takdir Ilahi yang harus diterima dengan kesabaran dan ketabahan sebagai wujud keimanan kepada Allah SWT.
Cara Membiasakan Sedekah
Sedekah adalah amalan mulia yang dapat dilakukan kapan saja, baik dalam bentuk materi maupun non-materi, seperti senyuman atau bantuan kecil. Langkah pertama untuk bersedekah setiap hari adalah menanamkan niat yang tulus karena Allah SWT.
Niat yang ikhlas menjadi kunci memulai kebiasaan bersedekah setiap hari. Awali setiap sedekah dengan doa sederhana, seperti, "Ya Allah, terimalah sedekah ini dan jadikan penuh keberkahan." Niat yang kuat akan menjadikan sedekah sebagai kebiasaan yang ringan dan bermakna.
Setelah niat, Anda dapat memulai sedekah subuh dengan nominal yang ringan setiap harinya, sebab sedekah ini memiliki keistimewaan yang luar biasa.
"Tidak ada satu hari pun ketika seorang hamba melewati pagi harinya melainkan ada dua malaikat yang turun. Salah satu dari mereka berdoa: ‘Ya Allah, berikanlah ganti (balasan) bagi orang yang bersedekah.” (HR. Bukhari No. 1442 dan Muslim No. 1010).
Selain sedekah subuh, sedekah Jumat juga menjadi salah satu amalan yang diutamakan pada setiap pekannya, karena Hari Jumat juga dikenal sebagai sayyidul ayyam atau pemimpin hari-hari yang memiliki keutamaan berlipat ganda.
Anda dapat sisihkan sebagian pendapatan Anda untuk dengan bersedekah Jumat di setiap pekannya agar membiasakan diri untuk bersedekah secara rutin.
Memulai sedekah tidak memerlukan usaha besar, tetapi akan berdampak luar biasa, baik untuk kehidupan dunia maupun akhirat. Kontribusi Anda akan membawa perubahan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan serta turut mendukung misi kemanusiaan BAZNAS dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia
17/02/2026 | Humas Baznas.ar
Laporan terbaru World Giving Report (WGR) 2025
BAZNAS Kota Bontang– Laporan terbaru World Giving Report (WGR) 2025 yang dirilis oleh Charities Aid Foundation (CAF) menunjukkan perubahan signifikan pada posisi filantropi Indonesia. Setelah bertahun-tahun menempati peringkat teratas sebagai negara paling dermawan di dunia, Indonesia kini berada di posisi ke-21 dari 101 negara yang disurvei. Namun, penurunan peringkat ini tidak lantas berarti masyarakat Indonesia menjadi kurang dermawan. Sebaliknya, data menunjukkan bahwa semangat berbagi dan berzakat di Indonesia tetap kuat, bahkan memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya tergarap.
Mengenal Laporan WGR 2025: Metodologi yang Berubah, Wawasan yang Lebih Dalam
WGR 2025 mengadopsi metodologi baru yang lebih komprehensif dibandingkan World Giving Index (WGI) sebelumnya.
Laporan ini secara spesifik mengukur tiga jalur utama donasi:
1. Donasi langsung kepada individu atau keluarga yang membutuhkan.
2. Donasi kepada lembaga amal atau filantropi.
3. Donasi untuk keperluan agama.
Perbedaan ini penting karena mencerminkan preferensi masyarakat dalam menyalurkan bantuan. Data menunjukkan bahwa salah satu ciri khas kedermawanan Indonesia adalah kecenderungan untuk memberikan bantuan secara langsung.
Posisi Indonesia:
Kuantitas di Bawah, Kualitas Tetap Unggul
Meskipun secara peringkat global Indonesia turun, data WGR 2025 menunjukkan bahwa rata-rata donasi yang diberikan masyarakat Indonesia setara dengan 1,55% dari pendapatan per kapita. Angka ini masih jauh di atas rata-rata global yang hanya 1,04% dan mengungguli negara-negara tetangga di Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Hal ini membuktikan bahwa semangat kedermawanan masyarakat Indonesia tetap berada di level tertinggi. Lebih dari itu, laporan ini memberikan wawasan mendalam tentang karakter filantropi di Indonesia, di mana *motivasi keagamaan* memainkan peran sentral.
BAZNAS Kota Bontang: Mengoptimalkan Potensi Zakat untuk Kesejahteraan Umat
Sebagai lembaga amil zakat yang mengemban amanah umat, BAZNAS Kota Bontang melihat data ini sebagai dorongan untuk terus berinovasi. Temuan dalam WGR 2025 menegaskan pentingnya peran lembaga filantropi formal, seperti BAZNAS, dalam mengelola dan menyalurkan donasi dengan efektif.
Untuk mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Bontang berkomitmen untuk:
Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penyaluran dana.
Mengembangkan program-program inovatif yang tidak hanya menyentuh aspek konsumtif, tetapi juga produktif untuk memberdayakan mustahik.
Menggunakan teknologi untuk mempermudah masyarakat Kota Bontang menunaikan kewajibannya, baik melalui platform digital maupun layanan jemput zakat.
Dengan sinergi antara semangat kedermawanan masyarakat dan manajemen profesional dari BAZNAS, kita dapat memastikan bahwa setiap rupiah yang disumbangkan menjadi berkah yang maksimal. Mari terus bersama-sama memajukan filantropi Islam untuk mewujudkan Kota Bontang yang lebih sejahtera dan berkah.
28/09/2025 | Humas Baznas Kota Bontang
BAZNAS TV
Ajakan Berzakat Walikota Bontang di BAZNAS Kota Bontang
Penulis: Humas Baznas Bontang
Walikota Bontang Ajak Berzakat di BAZNAS Kota Bontang
Penulis: Humas Baznas Bontang








