WhatsApp Icon

Baznas Kota Bontang Bangun Sinergi dalam Kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027

10/02/2026  |  Penulis: Humas Baznas Kota Bontang

Bagikan:URL telah tercopy
Baznas Kota Bontang Bangun Sinergi dalam Kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027

Kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027

 Bontang, 10 Februari 2026 — Pemerintah Kota Bontang menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bontang Tahun 2027) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Selasa (10/2). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyerap masukan pemangku kepentingan dalam penyempurnaan arah pembangunan daerah.

 

Konsultasi publik tersebut dihadiri oleh Wali Kota Bontang yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Bontang, unsur DPRD Kota Bontang, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Daerah Pemilihan Kota Bontang, perangkat daerah, dunia usaha, serta perwakilan masyarakat. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama dalam penyusunan RKPD 2027.

 

BAZNAS Kota Bontang turut hadir Pimpinan Bidang Administrasi, SDM, IT, dan Umum, Arsyad, S.H. Kehadiran BAZNAS menegaskan peran lembaga zakat sebagai bagian dari ekosistem pembangunan daerah, khususnya dalam penurunan kemiskinan dan penguatan ekonomi kerakyatan.

 

Dalam forum tersebut dipaparkan berbagai indikator strategis pembangunan, termasuk kondisi ekonomi daerah, arah pembangunan Kota Bontang sebagai kota industri, serta capaian tingkat kemiskinan yang berada pada kisaran 3,21 persen. Data ini menjadi dasar penting dalam penentuan prioritas pembangunan Kota Bontang Tahun 2027.

 

BAZNAS Kota Bontang menyampaikan bahwa nilai perhimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang tercatat secara nasional dan ter-update online melalui SIMBA (Sistem Manajemen Informasi BAZNAS) setiap tahunnya dapat menjadi acuan bersama dalam menyinergikan program Pemerintah Daerah dengan peran dunia usaha dan masyarakat.

 

Berdasarkan data SIMBA, perhimpunan ZIS BAZNAS Kota Bontang menunjukkan tren peningkatan, yakni Rp6,93 miliar pada tahun 2023, Rp7,72 miliar pada tahun 2024, dan Rp8,4 miliar pada tahun 2025, berdasarkan RKAT 2026  Baznas Kota Bontang mentargetkan peningkatan perhimpunan sebesar Rp12 miliar. 

 

Dana zakat tersebut dikelola sesuai ketentuan melalui 8 Asnap dalam spesifikasi pendistribusian dan pendayagunaan. Pendistribusian diarahkan untuk pemenuhan kebutuhan dasar mustahiq, sementara pendayagunaan difokuskan pada pemberdayaan ekonomi produktif melalui program Z-Mart, Z-Chicken, Z-Auto, Z-Laundry, serta BAZNAS Microfinance Masjid (BMM). Selain itu, BAZNAS Kota Bontang juga menyalurkan bantuan biaya pendidikan bagi warga miskin.

 

Melalui forum Konsultasi Publik RKPD 2027 ini, Melalui kegiatan BAZNAS Kota Bontang sangat mendukung kegiatan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kota Bontang untuk memperkuat sinergi dalam pembangunan daerah, sehingga zakat perusahaan yang tercatat secara nasional melalui SIMBA dapat memberikan dampak nyata, terukur, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.

 

BAZNAS Kota Bontang menegaskan kesiapan untuk menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Bontang dalam mendukung pelaksanaan RKPD Tahun 2027, khususnya pada agenda penurunan kemiskinan, penguatan UMKM, pendidikan, dan ekonomi kerakyatan.*humasbaznasbtg*

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Bontang.

Lihat Daftar Rekening →