WhatsApp Icon

BAZNAS KOTA BONTANG BERKOLABORASI DENGAN BAZNAS RI HADIRKAN PROGRAM ZCHICKEN SENILAI RP300 JUTA

09/06/2026  |  Penulis: Humas Baznasbtg.ar

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS KOTA BONTANG BERKOLABORASI DENGAN BAZNAS RI HADIRKAN PROGRAM ZCHICKEN SENILAI RP300 JUTA

BaznasBontang

BAZNAS KOTA BONTANG BERKOLABORASI DENGAN BAZNAS RI HADIRKAN PROGRAM ZCHICKEN SENILAI RP300 JUTA

 

Bontang – BAZNAS Kota Bontang bersama BAZNAS RI menjajaki kolaborasi pelaksanaan Program ZChicken sebagai upaya pemberdayaan ekonomi mustahik melalui pengembangan usaha mikro berbasis kuliner ayam krispi. Program ini direncanakan menyasar 30 penerima manfaat di Kota Bontang dengan nilai bantuan mencapai Rp300 juta.

 

Pembahasan program tersebut dilakukan dalam rapat koordinasi yang diikuti jajaran pimpinan BAZNAS Kota Bontang dan tim BAZNAS RI melalui Zoom Meeting pada Selasa (9/6/2026). Kegiatan dipandu oleh Arsyad, S.H., Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Bontang Bidang Administrasi, SDM, IT dan Umum.

 

Dalam paparannya, BAZNAS RI menjelaskan bahwa Program ZChicken merupakan program pemberdayaan ekonomi produktif yang tidak hanya memberikan bantuan sarana usaha, tetapi juga pelatihan, pendampingan, monitoring, serta penguatan kapasitas usaha selama satu tahun penuh.

 

Ketua BAZNAS Kota Bontang, H. Kuba Siga, Lc., MA, menyambut baik peluang kolaborasi tersebut karena sejalan dengan komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui program-program ekonomi produktif yang berkelanjutan.

 

Pada sesi diskusi, BAZNAS Kota Bontang menyampaikan berbagai masukan berdasarkan pengalaman pelaksanaan program usaha ayam krispi yang pernah dijalankan secara mandiri. Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain pemilihan penerima manfaat, mekanisme pendampingan, pengelolaan stock point, pemanfaatan vendor lokal, serta aspek keberlanjutan usaha di tengah tingginya persaingan usaha kuliner di Kota Bontang.

 

Wakil Ketua II BAZNAS Kota Bontang, Suryadi, menyampaikan bahwa Kota Bontang memiliki karakteristik pasar yang cukup kompetitif sehingga diperlukan strategi pendampingan dan pemasaran yang kuat agar usaha yang dijalankan mustahik mampu bertahan dan berkembang.

 

Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Bontang, Muhammad Idris, S.Ag, menekankan pentingnya tata kelola program yang sesuai dengan ketentuan syariah, prinsip akuntabilitas, dan standar audit yang berlaku di lingkungan BAZNAS.

 

Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS RI juga membuka peluang pemanfaatan vendor lokal dan rumah potong ayam halal binaan BAZNAS Kota Bontang untuk mendukung penyediaan bahan baku program. Skema ini dinilai dapat menekan biaya distribusi sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

 

Melalui kolaborasi ini, sebanyak 30 mustahik direncanakan memperoleh bantuan usaha ZChicken yang mencakup peralatan usaha, bahan baku awal, pelatihan kewirausahaan, serta pendampingan intensif. Program ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan keluarga penerima manfaat sekaligus mendorong lahirnya pelaku usaha mikro yang mandiri dan berdaya saing.

 

BAZNAS Kota Bontang akan menindaklanjuti hasil koordinasi tersebut melalui pembahasan internal guna memastikan kesiapan pelaksanaan program sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat Kota Bontang.

 

Kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Bontang ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi umat serta mewujudkan transformasi mustahik menuju kemandirian dan kesejahteraan yang berkelanjutan.

 

Humas BAZNAS Kota Bontang

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Bontang.

Lihat Daftar Rekening →