Wali Kota Bontang Buka Pelatihan Gada Pratama Angkatan III, BAZNAS Dorong Mustahik Menjadi Muzaki
24/08/2026 | Penulis: Baznas
BAZNAS Kota Bontang
Wali Kota Bontang Buka Pelatihan Gada Pratama Angkatan III, BAZNAS Dorong Mustahik Menjadi Muzaki
BONTANG — Pelatihan Pendidikan Dasar Satuan Pengamanan (Diksar Satpam) Gada Pratama Angkatan III Tahun 2026 resmi dibuka di Gedung PKK Bontang, Kelurahan Satimpo, Senin (24/8/2026).
Kegiatan yang diikuti 75 peserta se-Kota Bontang tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat melalui BAZNAS Kota Bontang, dengan menggandeng PT Nooren Surya Perdana Cabang Bontang.
Pembukaan kegiatan berlangsung dengan dihadiri berbagai unsur pemerintah dan mitra terkait. Kehadiran lintas sektor tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi dalam mendukung peningkatan keterampilan dan kemandirian masyarakat Kota Bontang.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Bontang yang terus menghadirkan program pemberdayaan masyarakat melalui zakat.
Menurutnya, program Bontang Makmur tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat. Pelatihan Gada Pratama menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana zakat dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang dan meningkatkan kapasitas penerima manfaat.
“Jangan hanya mengejar sertifikat, tetapi serap ilmu dan keterampilan yang diberikan. Jaga disiplin, etika, integritas, dan tanggung jawab,” pesan Wali Kota kepada para peserta.
Ia berharap pelatihan tersebut dapat menjadi bekal bagi peserta untuk meningkatkan kompetensi sekaligus membuka peluang mendapatkan pekerjaan dan penghasilan yang lebih baik.
Lebih dari sekadar pelatihan kerja, program ini membawa harapan agar penerima manfaat dapat mengalami perubahan secara berkelanjutan. Peserta diharapkan tidak berhenti pada tahap menerima manfaat, tetapi kelak mampu mandiri dan memberikan manfaat kepada masyarakat lainnya.
«“Harapan kita, 75 peserta Pelatihan Gada Pratama Angkatan III Tahun 2026 ini tidak berhenti hanya sampai mendapatkan sertifikat. Setelah memiliki kompetensi, mendapatkan pekerjaan dan memperoleh penghasilan, mudah-mudahan nantinya tumbuh menjadi calon-calon muzaki baru di Kota Bontang yang menunaikan zakat serta berinfak dan bersedekah melalui BAZNAS Kota Bontang.”»
Pesan tersebut sejalan dengan semangat pemberdayaan zakat yang dikembangkan BAZNAS Kota Bontang, yakni mendorong penerima manfaat agar memiliki keterampilan, memperoleh pekerjaan, meningkatkan pendapatan, dan pada waktunya mampu menjadi muzaki.
Wali Kota juga mengingatkan peserta bahwa zakat bukan hanya kewajiban bagi mereka yang telah memiliki kemampuan secara ekonomi, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi dalam membangun kesejahteraan masyarakat.
Ketika nantinya telah bekerja dan memiliki penghasilan yang memenuhi kewajiban zakat, para peserta diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran untuk menunaikan zakat serta memperkuat kepedulian melalui infak dan sedekah melalui BAZNAS Kota Bontang.
«“Dari penerima manfaat menjadi orang yang memberi manfaat. Dari yang hari ini mendapatkan kesempatan, pada waktunya mampu memberikan kesempatan dan membantu masyarakat lainnya.”»
Sinergi untuk Pemberdayaan
Pelaksanaan Gada Pratama Angkatan III juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, dunia usaha, dan berbagai unsur masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kabag Kesra Kota Bontang, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bontang, Camat Bontang Utara, Camat Bontang Selatan, Camat Bontang Barat, Lurah Satimpo, serta mitra bank BAZNAS Kota Bontang.
Sinergi tersebut diharapkan dapat terus diperkuat untuk menghadirkan lebih banyak program yang tidak hanya bersifat bantuan, tetapi mampu menciptakan keterampilan, kesempatan kerja, kemandirian, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bagi BAZNAS Kota Bontang, pemberdayaan melalui program seperti Gada Pratama merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas dan berkelanjutan.
Melalui pelatihan ini, 75 peserta diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang kompeten, disiplin, profesional, dan bertanggung jawab sehingga memiliki daya saing dalam dunia kerja.
Pada akhirnya, keberhasilan program diharapkan tidak hanya terlihat dari jumlah peserta yang menyelesaikan pelatihan, tetapi dari perubahan kehidupan yang terjadi setelahnya: memiliki kompetensi, mendapatkan pekerjaan, memperoleh penghasilan, mandiri, kemudian tumbuh menjadi muzaki dan kembali memberi manfaat kepada masyarakat.
Dari zakat untuk pemberdayaan. Dari penerima manfaat menuju kemandirian. Dari mustahik menjadi muzaki.
Berita Lainnya
BAZNAS Kota Bontang Dorong Digitalisasi Masjid melalui Aplikasi Menara Masjid Bersama BKPRMI
Hadiri Rakornas BAZNAS 2026, Perkuat Sinergi Nasional Menuju Zakat Produktif dan Berdampak
Pra Rakornas BAZNAS Tahun 2026 Secara Daring
BAZNAS Kota Bontang Perkuat Pembinaan Muallaf, Dukung Taehyeong Kim Menapaki Jalan Islam
BAZNAS Kota Bontang Ikuti Kick-Off Pengukuran IZN dan Kajian Dampak Zakat 2026
BAZNAS Kota Bontang Perkuat UMKM melalui Pelatihan dan Sertifikasi Produk Halal
Wali Kota Bontang Buka Secara Resmi Khitanan Massal untuk 450 Anak
Dari Mustahik Menuju Mandiri: 75 Peserta Ikuti Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan III BAZNAS Bontang
300 Senyum Terukir di Hari Anak Nasional, BAZNAS Kota Bontang Salurkan Kebahagiaan untuk Anak Yatim, Difabel, dan Dhuafa
Sinergi BAZNAS dan DKP3: 27 Peserta Pelatihan Juleha Angkatan III Bontang Resmi Tersertifikasi Kompeten
Nyerakat Kiri Resmi Ditetapkan sebagai Kampung Zakat 2026, BAZNAS Bontang Dorong Pemberdayaan Masyarakat
Perkuat Pemberdayaan Mustahik, BAZNAS RI Dorong Kolaborasi KKN Tematik dengan Kampus
BAZNAS Kota Bontang Salurkan Bantuan Sarana Usaha kepada 100 Pelaku UMKM
Hadir di Rakor Forkopimda, BAZNAS Kota Bontang Perkuat Sinergi ZIS untuk Program Tepat Sasaran dan Berdampak
Pimpinan BAZNAS RI Tekankan Penguatan Pengumpulan dan Penyaluran ZIS yang Berdampak

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Bontang.
Lihat Daftar Rekening →