WhatsApp Icon

Pimpinan BAZNAS Kota Bontang Ikuti Pra-Rakornas BAZNAS 2026, Perkuat Zakat Berdampak dan Kepedulian Bencana NTT

20/08/2026  |  Penulis: Humas Baznasbtg.ar

Bagikan:URL telah tercopy
Pimpinan BAZNAS Kota Bontang Ikuti Pra-Rakornas BAZNAS 2026, Perkuat Zakat Berdampak dan Kepedulian Bencana NTT

dokumentasi Baznas Kota Bontang

BONTANG — Pimpinan BAZNAS Kota Bontang mengikuti Pra-Rapat Koordinasi Nasional (Pra-Rakornas) BAZNAS 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS Republik Indonesia secara daring melalui Zoom, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”, dengan agenda evaluasi pencapaian RKAT 2026 BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota serta penguatan arah pengelolaan zakat nasional.

Pra-Rakornas juga menjadi momentum bagi BAZNAS se-Indonesia untuk memperkuat kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam forum tersebut, BAZNAS diajak untuk turut berkontribusi dalam penggalangan bantuan kemanusiaan bagi para korban dan masyarakat yang terdampak.

Ajakan tersebut menjadi bagian dari semangat BAZNAS untuk hadir tidak hanya melalui program zakat, tetapi juga dalam merespons kondisi kemanusiaan dan kebutuhan masyarakat ketika terjadi bencana.

BAZNAS Kota Bontang menyambut ajakan tersebut sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian kemanusiaan. Penggalangan bantuan diharapkan dapat membuka ruang partisipasi masyarakat, muzaki, UPZ, komunitas, dunia usaha dan berbagai pihak untuk bersama-sama membantu saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah di NTT.

Selain kepedulian bencana, Pra-Rakornas membahas pentingnya penguatan pengumpulan zakat melalui berbagai segmen, mulai dari ASN dan lembaga pemerintah, perusahaan swasta, organisasi profesi, muzaki khusus hingga kanal digital.

Penguatan pengumpulan tersebut harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendistribusian, pendayagunaan dan pemberdayaan. Zakat diharapkan tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi mampu menghasilkan outcome dan impact bagi peningkatan kesejahteraan mustahik.

Dorong Transformasi dari Charity Menuju Empowerment

Salah satu pesan penting dalam Pra-Rakornas adalah perlunya perubahan paradigma pengelolaan zakat dari pendekatan campaign based menuju ecosystem based zakat management, serta secara bertahap menggeser program dari sekadar charity menuju empowerment.

Program karitatif tetap diperlukan bagi masyarakat dalam kondisi rentan. Namun, program zakat juga perlu diarahkan untuk membangun kemandirian mustahik sehingga memiliki peluang meningkatkan kesejahteraan dan pada akhirnya dapat naik kelas menjadi muzaki.

SIMBA Diperkuat sebagai Basis Data Mustahik

Transformasi digital juga menjadi perhatian penting. Data mustahik yang dikelola melalui SIMBA secara by name by address perlu terus dioptimalkan agar tidak hanya menjadi catatan administrasi, tetapi berkembang menjadi basis data yang dinamis dan mendukung pengambilan keputusan.

Data tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai identitas dan lokasi mustahik, riwayat bantuan, jenis program yang diterima, waktu dan lokasi penyaluran, hingga perkembangan kondisi mustahik setelah menerima bantuan.

Penguatan data tersebut juga dapat membantu mencegah tumpang tindih bantuan, meningkatkan ketepatan sasaran serta menjadi dasar dalam menentukan program pemberdayaan.

RKAT Menjadi Instrumen Strategis

Pra-Rakornas turut menegaskan bahwa RKAT bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen strategis untuk memastikan keselarasan antara visi pimpinan, program, pelaksanaan kegiatan, tata kelola dan disiplin organisasi.

Perencanaan BAZNAS diarahkan agar selaras dengan prioritas pembangunan, khususnya pengentasan kemiskinan, perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan ekonomi syariah.

BAZNAS Kota Bontang Siap Menindaklanjuti

Keikutsertaan Pimpinan BAZNAS Kota Bontang dalam Pra-Rakornas BAZNAS 2026 menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal dan menindaklanjuti arah kebijakan BAZNAS RI di tingkat daerah.

Penguatan pengumpulan, peningkatan kualitas pendistribusian dan pemberdayaan, transformasi digital, pemanfaatan data, pengukuran dampak serta kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana menjadi bagian penting dalam pengembangan BAZNAS Kota Bontang ke depan.

BAZNAS Kota Bontang berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola zakat agar dana yang dititipkan masyarakat dapat dikelola secara amanah, profesional, transparan, produktif dan berdampak.

Dengan semangat:

“Zakat Penolong Sesama di Dunia, Zakat Penyelamat Kita di Akhirat.”

BAZNAS Kota Bontang terus bergerak agar zakat dan infak tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi menjadi kekuatan untuk mengangkat kesejahteraan, mengurangi kemiskinan, membangun kemandirian umat serta hadir bagi sesama dalam situasi bencana.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Bontang.

Lihat Daftar Rekening →