WhatsApp Icon

BAZNAS Kota Bontang Perkuat UMKM melalui Pelatihan dan Sertifikasi Produk Halal

08/10/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS.Ar

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Kota Bontang Perkuat UMKM melalui Pelatihan dan Sertifikasi Produk Halal

Dokumentasi BAZNAS

BAZNAS Kota Bontang Perkuat UMKM melalui Pelatihan dan Sertifikasi Produk Halal

BONTANG – BAZNAS Kota Bontang terus memperkuat komitmen pemberdayaan ekonomi umat melalui Pelatihan dan Sertifikasi Produk Halal bagi Pelaku UMKM Kota Bontang Tahun 2026, yang dilaksanakan di Gedung PKK Kota Bontang, Satimpo, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Pemerintah Kota Bontang, Anwar Sadat, yang hadir mewakili Wali Kota Bontang sekaligus menyampaikan sambutan Wali Kota.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kota Bontang Kuba Siga, Ketua Yayasan Al-Raudah Samarinda H. Mustafa Nuri, M.Pd., jajaran LP3H Halal Center Al-Raudah Samarinda, Ketua MUI Kota Bontang, perwakilan perangkat daerah, para instruktur dan pendamping sertifikasi halal, serta para pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kota Bontang.

Dalam sambutan Wali Kota Bontang yang disampaikannya, Anwar Sadat memberikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Bontang dan Halal Center Al-Raudah atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa sertifikasi halal saat ini tidak semata-mata menjadi bagian dari pemenuhan regulasi, tetapi juga merupakan instrumen penting dalam membangun kepercayaan konsumen dan meningkatkan daya saing produk UMKM.

“Masyarakat tidak hanya melihat harga dan tampilan visual produk, tetapi juga makin peduli pada kualitas, keamanan, legalitas, serta kepastian kehalalannya. Karena itu, pelatihan dan pendampingan ini menjadi langkah penting agar produk lokal kita semakin berdaya saing dan naik kelas,” ujar Anwar Sadat.

Pemerintah Kota Bontang juga menyampaikan dukungan terhadap langkah BAZNAS yang terus mengembangkan pola penyaluran zakat ke arah pemberdayaan ekonomi produktif dan berkelanjutan, sehingga manfaat zakat tidak berhenti pada bantuan sesaat, tetapi mampu mendorong kemandirian penerima manfaat.

Zakat ASN Kembali untuk Pemberdayaan Masyarakat

Ketua BAZNAS Kota Bontang, Kuba Siga, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas dan legalitas produknya.

Menurutnya, pembiayaan program tersebut bersumber dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Bontang yang dihimpun melalui sistem payroll dan kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program BAZNAS.

“Kami berterima kasih kepada seluruh ASN Pemerintah Kota Bontang. Dana yang digunakan untuk pemberdayaan ini berasal dari zakat ASN. BAZNAS mendapat amanah untuk mengelola, menyalurkan dan mendampingi agar manfaat zakat benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Kuba Siga.

Ia menambahkan, BAZNAS Kota Bontang juga membuka peluang penguatan modal usaha bagi pelaku UMKM yang serius mengikuti proses pendampingan dan menunjukkan perkembangan usaha.

“Bagi UMKM yang bersungguh-sungguh mengikuti proses ini dan usahanya berkembang, insyaallah akan kita lihat kembali kebutuhannya untuk dapat diperkuat melalui program pemberdayaan berikutnya,” lanjutnya.

Halal Tidak Hanya pada Produk Akhir

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Bontang turut mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip halalan tayyiban dalam menjalankan usaha.

Kehalalan, menurutnya, tidak hanya dilihat dari produk akhir yang dijual kepada masyarakat, tetapi juga harus diperhatikan sejak pemilihan bahan baku, proses produksi, pengolahan hingga cara memperoleh bahan maupun menjalankan usaha.

Pemahaman tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam pelatihan sehingga pelaku UMKM tidak hanya mengejar sertifikat, tetapi juga memahami nilai dan tanggung jawab yang melekat dalam proses produk halal.

BAZNAS dan LP3H Al-Raudah Perkuat Kolaborasi

Kegiatan pembukaan juga dirangkai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BAZNAS Kota Bontang dan LP3H Halal Center Al-Raudah Samarinda mengenai pelaksanaan sosialisasi, pendampingan dan fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas akses pelaku UMKM Kota Bontang terhadap pendampingan sertifikasi halal sekaligus memperkuat ekosistem usaha yang lebih tertib, berkualitas dan berdaya saing.

Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Bontang juga menyerahkan bantuan sosial berupa kursi roda kepada warga yang membutuhkan sebagai bagian dari pelayanan sosial kepada mustahik.

Melalui sinergi antara BAZNAS Kota Bontang, Pemerintah Kota Bontang, Kementerian Agama, MUI, LP3H, perbankan, perangkat daerah dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan program pemberdayaan UMKM dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan.

BAZNAS Kota Bontang berharap para pelaku usaha tidak hanya memperoleh sertifikasi halal, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, meningkatkan pendapatan dan secara bertahap mencapai kemandirian ekonomi.

Zakat yang dihimpun dari umat, dikembalikan untuk menguatkan umat.

Penulis: Humas BAZNAS.Ar
BAZNAS Kota Bontang
Zakat Kuatkan Umat

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Bontang.

Lihat Daftar Rekening →