WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Bontang Dorong Digitalisasi Masjid melalui Aplikasi Menara Masjid Bersama BKPRMI

BAZNAS Kota Bontang Dorong Digitalisasi Masjid melalui Aplikasi Menara Masjid Bersama BKPRMI

 

BONTANG, 4 Oktober 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bontang mendorong penguatan digitalisasi masjid melalui pemanfaatan Aplikasi Menara Masjid BAZNAS sebagai sarana informasi, pendataan, dokumentasi, dan pelaporan berbagai kegiatan masjid.

Hal tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam sinergi yang dibangun BAZNAS Kota Bontang bersama Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Bontang. Momentum tersebut mengemuka dalam kegiatan Jalan Santai dan Puncak Milad ke-49 BKPRMI Kota Bontang, Minggu (4/10/2026).

BAZNAS Kota Bontang hadir melalui Wakil Ketua IV, Arsyad, S.H. Kegiatan tersebut juga turut dihadiri Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, S.H., bersama unsur pemerintah, pengurus BKPRMI, pengurus masjid, remaja masjid, serta masyarakat.

Melalui Aplikasi Menara Masjid, BAZNAS Kota Bontang melihat peluang besar untuk membangun konektivitas antarmasjid sekaligus memperkuat tata kelola informasi kegiatan keumatan secara digital.

Masjid yang terhubung dalam ekosistem Menara Masjid dapat memanfaatkan fasilitas digital untuk mempublikasikan berbagai kegiatan, mulai dari agenda keagamaan, pendidikan, sosial, kepemudaan, pelayanan umat hingga program pemberdayaan masyarakat.

Keberadaan platform tersebut juga memberikan peluang bagi setiap masjid untuk memiliki website operasional sehingga masyarakat dapat mengakses informasi kegiatan masjid dengan lebih mudah.

Dengan demikian, Menara Masjid tidak hanya berfungsi sebagai media publikasi, tetapi dapat dikembangkan menjadi pusat data dan informasi kegiatan masjid yang lebih terstruktur.

BAZNAS Kota Bontang mendorong agar pengurus masjid bersama BKPRMI dan remaja masjid dapat menjadi bagian aktif dalam proses digitalisasi tersebut. Melalui jaringan BKPRMI yang tersebar di berbagai masjid, pendataan serta pengelolaan informasi diharapkan dapat dilakukan secara lebih luas dan terkoordinasi.

 

Menara Masjid Mendukung Pendataan dan Pelaporan

 

Salah satu manfaat penting dari sistem Menara Masjid adalah kemampuannya dalam mendukung proses pendataan, monitoring, dokumentasi dan pelaporan kegiatan masjid.

Setiap aktivitas yang dilaksanakan dapat didokumentasikan secara digital sehingga memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai perkembangan kegiatan dan manfaat program kepada masyarakat.

Sistem ini juga berpotensi mendukung dokumentasi program yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara masjid, BAZNAS, pemerintah, perusahaan maupun lembaga lainnya.

Termasuk kegiatan kolaborasi yang dicatat sebagai aktivitas off-balance-sheet, sehingga program yang tidak menjadi transaksi penghimpunan dan penyaluran langsung dalam pembukuan BAZNAS tetap dapat terdokumentasi dalam pelaporan kegiatan dan manfaat.

Terhubung dengan Ekosistem BAZNAS

 

Pendataan masjid melalui BAZNAS Daerah juga dapat menjadi pintu masuk untuk membangun basis data masjid yang lebih tertata dan terhubung dengan sistem informasi BAZNAS sesuai mekanisme yang berlaku.

Melalui penguatan basis data tersebut, BAZNAS Kota Bontang berharap masjid-masjid di Kota Bontang secara bertahap dapat masuk dalam ekosistem Menara Masjid BAZNAS.

Ke depan, keberadaan satu sistem yang menghubungkan data dan kegiatan masjid akan memudahkan pemetaan kebutuhan masyarakat, pengembangan program, koordinasi kegiatan, hingga pengukuran dampak program yang dilaksanakan di lingkungan masjid.

 

Terintegrasi dengan Program Pemberdayaan Ekonomi

 

Menara Masjid juga dapat menjadi pendukung pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi berbasis masjid, salah satunya melalui BAZNAS Microfinance Masjid (BMM).

Melalui integrasi tersebut, data calon penerima manfaat, pelaku usaha mikro, proses pendampingan, perkembangan usaha, dokumentasi hingga pelaporan program dapat dilakukan secara lebih terarah.

Dengan konsep tersebut, masjid dapat berkembang tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat informasi, pelayanan sosial, data umat dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

BAZNAS Kota Bontang memandang BKPRMI dan remaja masjid sebagai mitra strategis dalam mengembangkan ekosistem tersebut karena memiliki jaringan langsung hingga tingkat masjid dan masyarakat.

Momentum Milad ke-49 BKPRMI menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi tersebut, agar pemanfaatan teknologi dapat semakin mendukung kemajuan pengelolaan masjid dan pelayanan kepada umat di Kota Bontang.

Melalui kolaborasi Pemerintah Kota Bontang, BAZNAS Kota Bontang, BKPRMI, pengurus masjid dan remaja masjid, Aplikasi Menara Masjid diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk membangun jaringan masjid yang semakin terkoneksi, informatif, akuntabel dan berdaya.

 

Menara Masjid – Menghubungkan Masjid, Data, Program dan Manfaat untuk Umat.

 

BAZNAS Kota Bontang – Bersama Masjid Membangun Kemandirian Umat.

05/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Sinergi BAZNAS dan DKP3: 27 Peserta Pelatihan Juleha Angkatan III Bontang Resmi Tersertifikasi Kompeten


Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Juru Sembelih Hewan Halal (Juleha) Angkatan III Kota Bontang resmi ditutup. Sebanyak 27 peserta dinyatakan kompeten sebagai wujud nyata jaminan pangan halal bagi masyarakat.

BONTANG (25/9/2026) – Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Juru Sembelih Hewan Halal (Juleha) Kota Bontang Angkatan ke-III resmi ditutup oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang, H. Ahmad Aznem, S.E., M.Si., pada Jumat (25/9). Kegiatan kolaboratif yang didukung penuh oleh BAZNAS Kota Bontang ini berhasil melahirkan 27 juru sembelih yang dinyatakan kompeten dan siap menjamin standardisasi halal di lapangan.
Pelatihan yang berlangsung intensif ini diikuti oleh 30 peserta. Berdasarkan hasil asesmen komprehensif yang dibacakan pada acara penutupan, 27 peserta dinyatakan lulus dan kompeten. Sementara itu, 3 peserta yang belum memenuhi standar akan diberikan program pembinaan lanjutan agar dapat mencapai kualifikasi yang diharapkan. Tim asesor menegaskan bahwa kelulusan didasarkan pada tiga pilar utama: knowledge (pengetahuan), skill (keterampilan), dan attitude (sikap).
Ketua BAZNAS Kota Bontang memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tim asesor dan pembina yang terlibat. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sebuah ikhtiar besar yang memberikan dampak nyata bagi umat.
"Sertifikasi ini bukan sekadar selembar sertifikat, tetapi merupakan modal utama sekaligus amanah," ungkap Ketua BAZNAS Kota Bontang.
Beliau juga mengingatkan para lulusan bahwa peran Juleha sangat krusial karena bertugas mengawal garis depan kehalalan pangan yang dikonsumsi oleh masyarakat luas, khususnya warga Kota Bontang.
Senada dengan hal tersebut, Kepala DKP3 Kota Bontang, H. Ahmad Aznem, mendorong adanya pembinaan berkelanjutan pasca-sertifikasi. Beliau juga menginstruksikan Bidang Peternakan DKP3 untuk memperketat pengawasan di lapangan dengan menginventarisasi seluruh tempat pemotongan hewan di Bontang.
Langkah preventif ini diambil mengingat volume penyembelihan di beberapa titik bisa mencapai ratusan ekor per hari. Terlebih, jaminan pasokan daging halal ini menjadi pondasi penting dalam menyukseskan program strategis seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak-anak sekolah di Bontang.
Di akhir acara, Kepala DKP3 menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kota Bontang, tim balai, pembina, serta panitia atas suksesnya gelaran ini. Dengan bertambahnya jumlah Juleha yang tersertifikasi, ekosistem halal di Kota Bontang diharapkan semakin kuat dan mampu mengintegrasikan layanan dari hulu ke hilir, mulai dari tempat pemotongan hingga ke tingkat pelaku usaha dan UMKM kuliner.

 


25/09/2026 | Kontributor: Humas Baznasbtg.ar
Dari Mustahik Menuju Mandiri: 75 Peserta Ikuti Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan III BAZNAS Bontang

Dari Mustahik Menuju Mandiri: 75 Peserta Ikuti Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan III BAZNAS Bontang

BONTANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bontang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui program peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi. Sebanyak 75 peserta mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Satpam Gada Pratama Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan BAZNAS Kota Bontang.

Kegiatan yang berlangsung selama satu minggu, Senin hingga Sabtu, 29 Agustus 2026, tersebut ditutup melalui upacara penutupan yang dihadiri langsung oleh Dirbinmas Polda Kaltim Kombes Pol. Arman, S.I.K., M.Si.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kota Bontang H. Kuba Siga, Pimpinan Bidang IV BAZNAS Kota Bontang Arsyad, serta Pimpinan/Wakil Ketua III BAZNAS Kota Bontang Idris Hakam.

Diksar Gada Pratama Angkatan III ini merupakan salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat untuk pemberdayaan mustahik melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan kerja. Para peserta mendapatkan pembekalan dasar sebagai tenaga pengamanan, sekaligus ditempa dalam hal kedisiplinan, tanggung jawab, mental, fisik, karakter, dan profesionalisme.

Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk memberikan pelatihan, tetapi juga membuka jalan menuju kemandirian ekonomi bagi para peserta. Dengan memiliki kompetensi sebagai tenaga pengamanan, mereka diharapkan mempunyai peluang lebih besar untuk memasuki dunia kerja formal.

Ketua BAZNAS Kota Bontang, H. Kuba Siga, menyampaikan bahwa program pemberdayaan seperti Diksar Satpam merupakan bagian dari upaya BAZNAS agar zakat memberikan manfaat yang lebih panjang bagi penerima.

Menurutnya, zakat tidak hanya diberikan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga dapat digunakan untuk membantu masyarakat memperoleh keterampilan dan kesempatan kerja.

“Harapan kami, 75 peserta ini tidak berhenti hanya pada selesainya pelatihan. Jadikan ilmu, kedisiplinan dan keterampilan yang diperoleh sebagai modal untuk mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.”

Ia juga berharap para peserta mampu menjaga nama baik diri, keluarga, lembaga, serta profesi yang akan dijalani. Seorang tenaga pengamanan, menurutnya, tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga integritas, kedisiplinan, kejujuran dan tanggung jawab.

Kehadiran Dirbinmas Polda Kaltim Kombes Pol. Arman, S.I.K., M.Si. dalam penutupan kegiatan menjadi bagian penting dalam memberikan motivasi dan penguatan kepada para peserta agar mampu menjalankan profesinya secara profesional.

Zakat untuk Membuka Jalan Kemandirian

BAZNAS Kota Bontang berharap Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan III dapat menjadi titik awal perubahan bagi 75 peserta dan keluarganya.

Setelah mengikuti pelatihan, para peserta diharapkan dapat terserap di dunia kerja, memperoleh penghasilan yang layak, membantu perekonomian keluarga, dan secara bertahap meningkatkan taraf hidupnya.

Lebih dari itu, program ini menjadi bagian dari cita-cita besar BAZNAS dalam mengubah paradigma pengelolaan zakat, dari sekadar bantuan menjadi instrumen pemberdayaan.

Ketika mustahik memperoleh keterampilan, pekerjaan dan penghasilan yang lebih baik, maka manfaat zakat dapat dirasakan dalam jangka panjang. Mereka tidak lagi hanya menjadi penerima manfaat, tetapi memiliki kesempatan untuk tumbuh menjadi masyarakat yang mandiri.

“Dari mustahik menuju mandiri, dari penerima manfaat menuju pemberi manfaat.”

Semangat tersebut menjadi harapan BAZNAS Kota Bontang agar program pemberdayaan melalui Diksar Gada Pratama terus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dengan berakhirnya Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan III Tahun 2026, 75 peserta diharapkan siap melangkah ke dunia kerja sebagai tenaga pengamanan yang profesional, disiplin, berintegritas dan bertanggung jawab.

BAZNAS Kota Bontang — Cinta Zakat, Berkah untuk Masyarakat.

30/08/2026 | Kontributor: Humas Baznasbtg.ar
BAZNAS Kota Bontang Ikuti Kick-Off Pengukuran IZN dan Kajian Dampak Zakat 2026

BONTANG — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bontang mengikuti Kick-Off Pengukuran Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Kajian Dampak Zakat (KDZ) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS Republik Indonesia secara daring pada Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan pengukuran IZN dan KDZ Tahun 2026 yang melibatkan BAZNAS serta lembaga amil zakat di berbagai daerah di Indonesia. Agenda ini sekaligus menjadi tahap awal sosialisasi dan pengisian data sebelum memasuki proses monitoring, bimbingan teknis, serta tindak lanjut pengumpulan data pada periode Agustus hingga November 2026.

Keikutsertaan BAZNAS Kota Bontang dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus memperkuat tata kelola pengelolaan zakat yang terukur, transparan, berbasis data, dan berorientasi pada dampak bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS RI melalui Direktorat Riset, Kajian dan Pengembangan memaparkan peran Indeks Zakat Nasional (IZN) sebagai instrumen untuk mengukur kinerja pengelolaan zakat di daerah.

IZN digunakan untuk menilai kondisi perzakatan melalui berbagai indikator kualitatif dan kuantitatif. Hasil pengukuran tersebut dapat menjadi instrumen evaluasi untuk melihat kekuatan, kelemahan, sekaligus peluang pengembangan tata kelola zakat di masing-masing daerah.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi, H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., menegaskan bahwa IZN tidak semata-mata digunakan untuk melihat capaian dalam bentuk angka maupun peringkat.

“IZN bukan hanya sekadar angka dan ranking, tapi merupakan alat diagnosis untuk melihat kekuatan dan kelemahan pengolahan zakat.”

IZN Mendukung Perencanaan dan Penguatan Tata Kelola Zakat

Pengukuran IZN juga menjadi bagian penting dalam penyusunan Renstra BAZNAS 2026–2031. Data yang dihasilkan diharapkan dapat mendukung perumusan kebijakan yang tidak hanya berorientasi pada aktivitas, tetapi juga berbasis data dan dampak nyata bagi masyarakat.

Bagi BAZNAS Kota Bontang, penguatan pengukuran berbasis data menjadi penting untuk memastikan setiap proses pengelolaan zakat dapat terus dievaluasi dan dikembangkan secara sistematis.

Hal tersebut sejalan dengan upaya BAZNAS Kota Bontang dalam membangun pengelolaan ZIS yang semakin terdokumentasi, terukur, dan terintegrasi. Pengelolaan data melalui SIMBA (Sistem Informasi Manajemen BAZNAS) juga menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola zakat secara nasional.

Mengukur Dampak Zakat terhadap Mustahik

Selain IZN, kegiatan Kick-Off juga membahas Kajian Dampak Zakat (KDZ) yang bertujuan mengukur efektivitas program zakat terhadap peningkatan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan mustahik.

Pengukuran dilakukan dengan melihat perubahan kondisi mustahik sebelum dan setelah menerima intervensi zakat. Aspek yang dikaji mencakup pendapatan, kondisi kemiskinan, kesejahteraan spiritual, sosial, budaya, hingga lingkungan.

Pada pelaksanaan KDZ 2026, responden dipilih berdasarkan kriteria tertentu, antara lain mustahik yang telah menyelesaikan program bantuan produktif, masih mengikuti program pendayagunaan minimal enam bulan, maupun penerima program pendayagunaan lainnya seperti pendidikan, dakwah, dan bantuan rumah layak huni.

Pendekatan tersebut menjadi penting karena keberhasilan pengelolaan zakat tidak cukup hanya dilihat dari jumlah dana yang dihimpun maupun jumlah penerima bantuan. Lebih jauh, perlu dilihat seberapa besar perubahan dan dampak yang dihasilkan terhadap kehidupan mustahik.

Dari Penyaluran Menuju Dampak Berkelanjutan

Hasil KDZ 2025 yang dipaparkan dalam kegiatan menunjukkan bahwa secara nasional terdapat 19.303 data keluarga mustahik yang menjadi bagian dari kajian.

Data tersebut digunakan untuk melihat berbagai capaian program, termasuk kontribusi zakat dalam membantu pengentasan kemiskinan.

Hasil pengolahan juga menunjukkan bahwa pada 2025, pengelola zakat secara nasional telah membantu 302.994 mustahik keluar dari garis kemiskinan, termasuk 131.952 mustahik yang sebelumnya berada dalam kategori miskin ekstrem.

Capaian tersebut memberikan gambaran bahwa pengelolaan zakat perlu terus diarahkan tidak hanya pada pemenuhan kebutuhan sesaat, tetapi juga pada program yang mampu meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan.

BAZNAS Kota Bontang Perkuat Pengelolaan Berbasis Data

Pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam mengoptimalkan pengelolaan ZIS. Menurutnya, BAZNAS sebagai lembaga nonstruktural tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan dukungan berbagai pihak untuk memperluas dampak program kepada masyarakat.

Semangat tersebut juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Bontang dalam memperkuat pengelolaan zakat berbasis data dan dampak. Dengan adanya pengukuran IZN dan KDZ, BAZNAS Kota Bontang dapat memperoleh gambaran yang lebih terukur mengenai tata kelola sekaligus manfaat program zakat yang telah dijalankan.

Keikutsertaan dalam Kick-Off IZN dan KDZ 2026 diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pengumpulan data, evaluasi program, serta perencanaan pengelolaan zakat ke depan.

Dengan tata kelola yang semakin terukur dan berbasis data, zakat diharapkan tidak hanya hadir sebagai bantuan, tetapi mampu menjadi instrumen pemberdayaan yang mendorong kemandirian, peningkatan kesejahteraan, dan perubahan kehidupan mustahik.

BAZNAS Kota Bontang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, memperkuat kolaborasi, serta memastikan amanah ZIS masyarakat memberikan manfaat dan dampak yang semakin luas bagi masyarakat Kota Bontang.

BAZNAS Kota Bontang — Cinta Zakat, Berkah untuk Masyarakat.

29/08/2026 | Kontributor: Humas Baznasbtg.ar
Wali Kota Bontang Buka Pelatihan Gada Pratama Angkatan III, BAZNAS Dorong Mustahik Menjadi Muzaki

Wali Kota Bontang Buka Pelatihan Gada Pratama Angkatan III, BAZNAS Dorong Mustahik Menjadi Muzaki

BONTANG — Pelatihan Pendidikan Dasar Satuan Pengamanan (Diksar Satpam) Gada Pratama Angkatan III Tahun 2026 resmi dibuka di Gedung PKK Bontang, Kelurahan Satimpo, Senin (24/8/2026).

Kegiatan yang diikuti 75 peserta se-Kota Bontang tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat melalui BAZNAS Kota Bontang, dengan menggandeng PT Nooren Surya Perdana Cabang Bontang.

Pembukaan kegiatan berlangsung dengan dihadiri berbagai unsur pemerintah dan mitra terkait. Kehadiran lintas sektor tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi dalam mendukung peningkatan keterampilan dan kemandirian masyarakat Kota Bontang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Bontang yang terus menghadirkan program pemberdayaan masyarakat melalui zakat.

Menurutnya, program Bontang Makmur tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat. Pelatihan Gada Pratama menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana zakat dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang dan meningkatkan kapasitas penerima manfaat.

“Jangan hanya mengejar sertifikat, tetapi serap ilmu dan keterampilan yang diberikan. Jaga disiplin, etika, integritas, dan tanggung jawab,” pesan Wali Kota kepada para peserta.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat menjadi bekal bagi peserta untuk meningkatkan kompetensi sekaligus membuka peluang mendapatkan pekerjaan dan penghasilan yang lebih baik.

Lebih dari sekadar pelatihan kerja, program ini membawa harapan agar penerima manfaat dapat mengalami perubahan secara berkelanjutan. Peserta diharapkan tidak berhenti pada tahap menerima manfaat, tetapi kelak mampu mandiri dan memberikan manfaat kepada masyarakat lainnya.

«“Harapan kita, 75 peserta Pelatihan Gada Pratama Angkatan III Tahun 2026 ini tidak berhenti hanya sampai mendapatkan sertifikat. Setelah memiliki kompetensi, mendapatkan pekerjaan dan memperoleh penghasilan, mudah-mudahan nantinya tumbuh menjadi calon-calon muzaki baru di Kota Bontang yang menunaikan zakat serta berinfak dan bersedekah melalui BAZNAS Kota Bontang.”»

Pesan tersebut sejalan dengan semangat pemberdayaan zakat yang dikembangkan BAZNAS Kota Bontang, yakni mendorong penerima manfaat agar memiliki keterampilan, memperoleh pekerjaan, meningkatkan pendapatan, dan pada waktunya mampu menjadi muzaki.

Wali Kota juga mengingatkan peserta bahwa zakat bukan hanya kewajiban bagi mereka yang telah memiliki kemampuan secara ekonomi, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

Ketika nantinya telah bekerja dan memiliki penghasilan yang memenuhi kewajiban zakat, para peserta diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran untuk menunaikan zakat serta memperkuat kepedulian melalui infak dan sedekah melalui BAZNAS Kota Bontang.

«“Dari penerima manfaat menjadi orang yang memberi manfaat. Dari yang hari ini mendapatkan kesempatan, pada waktunya mampu memberikan kesempatan dan membantu masyarakat lainnya.”»

 

Sinergi untuk Pemberdayaan

 

Pelaksanaan Gada Pratama Angkatan III juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, dunia usaha, dan berbagai unsur masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kabag Kesra Kota Bontang, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bontang, Camat Bontang Utara, Camat Bontang Selatan, Camat Bontang Barat, Lurah Satimpo, serta mitra bank BAZNAS Kota Bontang.

Sinergi tersebut diharapkan dapat terus diperkuat untuk menghadirkan lebih banyak program yang tidak hanya bersifat bantuan, tetapi mampu menciptakan keterampilan, kesempatan kerja, kemandirian, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bagi BAZNAS Kota Bontang, pemberdayaan melalui program seperti Gada Pratama merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas dan berkelanjutan.

Melalui pelatihan ini, 75 peserta diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang kompeten, disiplin, profesional, dan bertanggung jawab sehingga memiliki daya saing dalam dunia kerja.

Pada akhirnya, keberhasilan program diharapkan tidak hanya terlihat dari jumlah peserta yang menyelesaikan pelatihan, tetapi dari perubahan kehidupan yang terjadi setelahnya: memiliki kompetensi, mendapatkan pekerjaan, memperoleh penghasilan, mandiri, kemudian tumbuh menjadi muzaki dan kembali memberi manfaat kepada masyarakat.

Dari zakat untuk pemberdayaan. Dari penerima manfaat menuju kemandirian. Dari mustahik menjadi muzaki.

24/08/2026 | Kontributor: Baznas

Berita Terbaru

Rakorda Baznas  Kaltim "Sinergi Pengelolaan Zakat untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Masyarakat"
Rakorda Baznas Kaltim "Sinergi Pengelolaan Zakat untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Masyarakat"
Baznas Kota Bontang. Kegiatan Rakorda Baznas Kaltim di ikuti Pimpinan Baznas Kota Bontang yang dilaksanakan di Samarinda 20 sd 22 Oktober 2024. Turut serta dalam Pembukaan Rakorda Baznas yang di laksanakan di Pendopo Kantor Gubernur Kaltim turut di hadiri Pj. Walikota Bontang yang di wakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Dasuki Mengangkat tema “Sinergi Pengelolaan Zakat untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Timur,” pelaksanaan Rakorda kali ini adalah memberikan gambaran kebijakan, strategi dan perencanaan program kegiatan Baznas. Serta, mensinergikan program yang ada di Provinsi dan Kabupaten Kota. Baznas Kota Bontang dengan pontensi ZIS akan terus melakukan sinergi program dengan Pemerintah Kota Bontang. seperti pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi, dan penurunan stunting. Terdapat 5 kategori program yang dikembangkan Baznas Kota Bontang , yaitu Bontang Sejahtera (ekonomi), Bontang Peduli (sosial dan kemanusiaan), Bontang Cerdas (pendidikan), Bontang Sehat (kesehatan), dan Bontang Takwa (dakwah - advokasi) Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen M.S., M.Ec., Ph.D, menyampaikan, untuk mendukung dan mengoptimalkan pengumpulan ZIS di kaltim, juga diperlukan penguatan digitalisasi atau transformasi digital guna menjawab tantangan zaman dan meningkatkan profesionalitas pengelolaan zakat. "Para Amil BAZNAS ini punya tanggung jawab terhadap perkembangan BAZNAS di daerah. Kita sudah harus profesional dan memanfaatkan transformasi digital," ucap Prof. Nadra yang juga sebagai Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Kaltim. Menurutnya, transformasi digital merupakan suatu keharusan dalam mengoptimalkan kinerja pengelolan zakat BAZNAS di seluruh Indonesia. Pemanfaatan teknologi tidak hanya sebatas pada penggunaan alat, tetapi juga melibatkan strategi digital yang komprehensif, termasuk pengembangan media sosial dan digital marketing. “Dengan memanfaatkan teknologi informasi, kita dapat meningkatkan efisiensi kerja, memperluas jangkauan, serta memberikan pelayanan yang lebih baik kepada muzaki maupun mustahik,” ujar Prof Nadra. Prof. Nadra juga menegaskan, BAZNAS seluruh Indonesia khususnya BAZNAS daerah harus terus berinovasi untuk mengikuti perkembangan zaman.
BERITA22/10/2024 | Humas Baznas
Baznas Silaturahim dan Koordinas Program ke UPZ Yaumil PT Badak LNG
Baznas Silaturahim dan Koordinas Program ke UPZ Yaumil PT Badak LNG
Baznas Bontang - Jum'at ,10 Oktober 2024 Pimpinan Baznas Wakil Ketua I dan Wakil Ketua IV Silaturahmi dan koordinasi bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ Yaumil PT Badak LNG ) untuk saling bersinergi dalam pengupayaan potensi dan pendayagunaan ZIS yang ada di Kota Bontang. Pertemuan yang diadakan di Kantor UPZ Yaumil PT Badak yang diterima Langsung Ketua UPZ Yaumil Muhammad Arief Setiawan Wakil Ketua I ( Bidang Perhimpunan ) Yusrianto, S.Pd.I.,M.Sos dan Wakil Ketua IV Arsyad,SH ( Bidang SDM, Administrasi dan Umum ) mengatakan dalam pengelolaan zakat di Baznas, kita harus saling berkoordinasi dalam mengupayakan potensi perhimpunan dan pendayagunaan zakat melalui berbagai program yang bisa di sinergikan bersama. Untuk peningkatan pontensi ZIS Baznas dan UPZ UPZ sebagai mitra perlu di tingkatkan kalaborasi bersama dalam pendayagunaan ZIS disetiap program dalam pendistribusian dana zakat dan pelaporan dana zakat yang telah terkumpul dan yang telah didistribusikan ke Lembaga Baznas Kota Bontang
BERITA11/10/2024 | Humas Baznas
Rakornas BAZNAS Seluruh Indonesia Tahun 2024 Hasilkan 17 Rekomendasi, Apa Saja
Rakornas BAZNAS Seluruh Indonesia Tahun 2024 Hasilkan 17 Rekomendasi, Apa Saja
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 dari Rabu-Jumat (25-27 September 2024) menghasilkan 17 rekomendasi. "Intinya BAZNAS berkomitmen dengan sungguh-sungguh untuk melaksanakan tugas mengelola dan mengembangkan perzakatan nasional dalam upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dan meningkatkan manfaat zakat," kata Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. HM Noor Ahmad. Rekomendasi hasil Rakornas BAZNAS adalah: 1. Menyepakati target pengumpulan nasional tahun 2025 sebesar Rp 50 triliun terdiri dari pengumpulan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota dan LAZ se-Indonesia (On Balance Sheet) sebesar Rp12.7 triliun dan pencatatan zakat di masyarakat (Off Balance Sheet) sebesar Rp37.3 triliun. 2. Menyepakati 3,4 juta Mustahik Zakat Nasional, dengan target Penerima Manfaat Nasional sebanyak 84 juta jiwa, serta target pengentasan Kemiskinan Nasional sebanyak 1,8 juta jiwa pada tahun 2025; 3. Kembali memperkuat peran dan fungsi BAZNAS melalui empat penguatan: 1) Penguatan Kelembagaan, Organisasi, dan Manajemen BAZNAS seluruhIndonesia, 2) Penguatan SDM Pimpinan dan Amil Zakat, 3) Penguatan infrastruktur dan transformasi digital, dan 4) Penguatan jaringan seluruh stakeholder pengelola zakat; 4. Memperkuat status BAZNAS sebagai Lembaga Pemerintah Non Struktural khususnya dalam mendorong Pemerintah untuk melaksanakan regulasi mengenai pembiayaan yang berasal. dari APBN/APBD untuk mendukung operasional BAZNAS sebagaimana arahan Menteri Dalam Negeri; 5. Mengoptimalkan realisasi penerimaan zakat dari potensi Rp327 Triliun melalui perluasan jaringan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dengan membentuk UPZ di seluruh OPD, Kecamatan, dan Desa dengan melaporkan perkembangannya kepada BAZNAS RI dan Kemendagri secara berkala; 6. Mendorong aktivitas interkoneksi. Sistem Manajemen Informasi BAZNAS dan Sistem Informasi Pemerintah dalam memudahkan pengelolaan zakat; 7. Memprioritaskan penyaluran ZIS-DSKL untuk pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting, pengentasan kemiskinan BPS dan Transformasi Mustahik menjadi Muzaki yang mengacu pada data Pemerintah (Regsosek/P3KE) dan terintegrasi dalam SIMBA dalam rangka sukses Asta Cita; 8. Menyepakati 10 program prioritas Nasional yaitu Rumah Sehat BAZNAS, BAZNAS Microfinance,Desa/Kampung Zakat, Santripeneur, Beasiswa BAZNAS, Z-Chicken, Z-Mart, Rumah Layak Huni, Pengentasan Kemiskinan Ekstrim dan Stunting, serta BAZNAS Tanggap Bencana; 9. Redistribusi penguatan penyaluran dari BAZNAS RI ke BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota melalui integrasi program penyaluran Pusat dan Daerah dengan fokus utama pemerataan penyaluran di seluruh daerah untuk memastikan manfaat zakat tersebar secara adil dan merata di berbagai wilayah; 10. Sinkronisasi perencanaan pelaksanaan program pendistribusian serta pendayagunaan zakat dengan perencanaan pembangunan pemerintah sebagaimana tercantum dalam Astacita sebagai upaya strategis untuk memastikan keselarasan program-program zakat dengan prioritas pembangunan nasional; 11. Meningkatkan kualitas tata kelola layanan dan pengelolaan zakat dengan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) BAZNAS, guna memastikan proses pengelolaan zakat yang semakin profesional, sistematis, dansesuaidengan standar yang ditetapkan; 12. Berkomitmen untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas kelembagaan melalui pengukuran dengan Indeks Zakat Nasional, sebagai upaya mewujudkan tata kelola zakat yang lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan dalam mendukung kesejahteraan umat; 13. Berkomitmen untuk menyampaikan pelaporan secara rutin dan transparan melalui Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA), sebagai bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas dan meningkatkan kepercayaan publik dalam pengelolaan zakat; 14. BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota berkomitmen menjaga netralitas dan profesionalitas dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah 2024; 15. BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota siap menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis melalui program penguatan mustahik dalam hal penyediaan sumber daya dan bahan pangan yang diperlukan yang didapat dari hasil produksi para pengusaha mustahik seperti program lumbung pangan, balai ternak, dan UMKM binaan BAZNAS dan LAZ seluruh Indonesia; 16. BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, serta BAZNAS Kabupaten/Kota berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan reputasi lembaga dengan menerapkan prinsip aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta menegakkan etika dan integritas; 17. BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota dan LAZ mengucapkan terimakasih atas arahan, motivasi, dan dukungan dari Bapak Presiden Joko Widodo yang telah membesarkan Pengelolaan Zakat Nasional serta siap melanjutkan agenda pembangunan Indonesia pada pemerintahan Bapak Prabowo Subianto.
BERITA30/09/2024 | Humas Baznas Kota Bontang
Pimpinan Baznas Kota Bontang Mengikuti RAKORNAS BAZNAS 2024 di Istana Negara
Pimpinan Baznas Kota Bontang Mengikuti RAKORNAS BAZNAS 2024 di Istana Negara
Pimpinan Baznas Kota Bontang, turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) BAZNAS Tahun 2024 yang Pembukaannya digelar di Istana Presiden, Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur. Kegiatan yang berlangsung dari Rabu hingga Jumat, 25-27 September 2024, ini dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. H. Joko Widodo dan dihadiri oleh seluruh Pimpinan BAZNAS dari seluruh Indonesia. RAKORNAS kali ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. RAKORNAS BAZNAS Tahun 2024 diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk meningkatkan peran lembaga zakat dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya forum ini,BAZNAS Kota Bontang optimis bahwa kolaborasi yang terjalin akan memperkuat pelaksanaan program zakat di tingkat lokal,untuk pencapaian dan peningkatan ZIS sekaligus mendukung pencapaian visi BAZNAS untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan dan berjalannya Prinsip Pengelolaan Lembaga Baznas Aman Regulasi, Aman Syari' dan Aman NKRI. Turut serta dalam kegiatan Rakornas Baznas yang Pembukaan di laksanakan di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Ketua Baznas Kota Bontang H. Kuba Siga,Lc, MA , Wakil Ketua III Muhammad Idris ,S.Ag , Wakil Ketua IV ( SDM, Administrasi dan Umum ) Baznas Kota Bontang Arsyad, SH
BERITA29/09/2024 | Humas Baznas
Apresiasi Pengelolaan Zakat, Presiden Jokowi Buka Rakornas BAZNAS 2024 di Ibu Kota Nusantara
Apresiasi Pengelolaan Zakat, Presiden Jokowi Buka Rakornas BAZNAS 2024 di Ibu Kota Nusantara
Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 yang dihelat di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Rabu (25/9/2024). "Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim Rapat Koordinasi Nasional Badan Amil Zakat Nasional tahun 2024 saya nyatakan dibuka secara resmi. Terima kasih," ujar Presiden Jokowi dalam acara yang dihadiri sekitar 1.200 peserta. Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi memuji BAZNAS RI yang telah memulai pemanfaatan teknologi digital dalam setiap penyelenggaraan acara besar, sehingga dapat berjalan dengan cepat dan sukses. "Saya senang beberapa kali saat BAZNAS mengadakan acara di istana, semuanya sudah dilakukan dalam bentuk digitalisasi, ini adalah bentuk kecepatan yang saya inginkan," kata Presiden Jokowi. Presiden Jokowi menambahkan, sejak dimulainya Gerakan Cinta Zakat pada 2021, pertumbuhan zakat, infak, dan sedekah di Indonesia rata-rata naik 30 persen per tahun. "Ini angka pertumbuhan yang cukup besar. Untuk itu saya mengapresiasi dan menghargai kerja keras seluruh jajaran di BAZNAS sehingga pertumbuhan tersebut bisa terus dicapai," kata Presiden Jokowi. Menurut Presiden Jokowi, sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, potensi zakat di Indonesia juga masih sangat besar untuk bisa dikelola dan digali dengan baik. "Saya berharap BAZNAS ke depan dapat melakukan terobosan-terobosan baik melalui edukasi kepada masyarakat, yang paling penting adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk membangun sebuah tata kelola yang baik yang profesional," katanya. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menambahkan, Rakornas BAZNAS 2024 yang digelar di IKN bukan hanya sebuah momen penting bagi BAZNAS, tetapi juga sebuah tonggak sejarah yang mengukuhkan komitmen BAZNAS untuk terus mendukung agenda pembangunan nasional. "Hari ini, tanggal 25 September 2024, adalah hari yang sangat istimewa dan membanggakan bagi kami semua. Kami bersyukur dapat melaksanakan Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2024 di Istana Negara Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur," kata Kiai Noor. Kiai Noor menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah memperkenankan BAZNAS untuk menyelenggarakan kegiatan pembukaan Rakornas BAZNAS 2024 di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara. "Kehormatan ini menjadi simbol sinergi kuat antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan BAZNAS sebagai Lembaga Pemerintah Non-Struktural dengan tugas Pengelolaan Zakat dalam membangun Indonesia yang lebih sejahtera, adil, dan makmur melalui pengelolaan zakat yang semakin optimal," katanya. Kiai Noor menambahkan, kolaborasi antara BAZNAS dengan program-program pembangunan nasional semakin menunjukkan intensitas yang tinggi, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Sinergi ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS untuk mendukung program sosial pemerintah," tegasnya. Kiai Noor juga menyampaikan terima kasih kepada para sponsor yang telah memberikan dukungan luar biasa untuk acara ini, yaitu Bank Syariah Indonesia, BNI, Mandiri, BRI, BTN Syariah, Jamkrindo Syariah, dan PT Triatama. "Dukungan ini tentunya tidak hanya kami lihat berupa dana, tetapi juga menunjukkan kepercayaan dan dedikasi terhadap visi kami yaitu untuk menyejahterakan umat. Semoga hubungan ini terus berlanjut dan semakin kuat di masa depan, serta memberikan manfaat bagi kita semua," pungkasnya. Turut hadir dalam acara tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wakil Menteri Agama, KH. Saiful Rahmat Dasuki, Wakil Menteri Pertanahan, Raja Juli Antoni, serta perwakilan dua ormas besar Islam di Indonesia Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Rakornas BAZNAS akan diselenggarakan di Balikpapan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1200 peserta yang berasal dari unsur Pimpinan BAZNAS se-Indonesia dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita".
BERITA28/09/2024 | Humas Baznas Kota Bontang
Kemendagri Siap Dukung BAZNAS Gali Potensi Zakat di Indonesia
Kemendagri Siap Dukung BAZNAS Gali Potensi Zakat di Indonesia
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI menyatakan kesiapannya untuk mendukung Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam menggali potensi zakat di Indonesia. Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2024 yang diselenggarakan di Kalimantan Timur, 25-27 September 2024. Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, beserta jajaran Pimpinan BAZNAS. “Kita beruntung bahwa zakat sudah dikelola, sudah ada landasan hukumnya, sudah ada undang-undangnya semenjak tahun 2011, sudah ada peraturan turunannya, peraturan pemerintah tahun 2014. Didirikan sebagai lembaga nonstruktural, BAZNAS yang dikelola atau sehari-hari dikoordinasikan oleh Kemenag. ini kemajuan yang luar biasa di bidang zakat, hanya saja potensinya yang belum tergali,” kata Tito saat menjadi pembicara utama, Rabu malam (25/9/2024). Oleh karena itu, Tito menambahkan, Kemendagri siap mendukung BAZNAS agar bisa optimal dalam melaksanakan tugasnya. Menurutnya, terdapat beberapa hal yang dikerjakan Kemendagri dalam rangka membantu BAZNAS untuk menggali potensi zakat. “Kemendagri saat ini telah memperkuat kelembagaan BAZNAS. Di 34 provinsi sudah ada, di Kabupaten/Kota hampir 514 sudah ada. Tetapi ada yang bekerja maksimal, ada yang belum, tergantung dari teamwork di daerah masing-masing," katanya. Selain itu, pihaknya dalam membantu BAZNAS juga telah meminta laporan kepada para Gubernur, Bupati, Walikota untuk melaporkan perkembangan BAZNAS per triwulan. Di satu sisi, Kemendagri dalam rangka memperkuat kelembagaan juga telah memperluas jaringan UPZ. Kemudian, Tito mengatakan, Kemendagri telah melakukan pemanfaatan data dukcapil. Sehingga melalui data ini dapat diketahui berapa jumlah umat Islam yang ada di provinsi, kabupaten, kota, kecamatan sampai ke desa. Tidak hanya itu, Tito juga mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin dengan baik bersama BAZNAS. “Terima kasih kepada BAZNAS yang telah membuat program kita bersama untuk daerah perbatasan, dan ini masih berjalan. Terima kasih,” pungkasnya. Sebelumnya, Rakornas BAZNAS 2024 dibuka langsung oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Ibu Kota Nusantara, kemudian acara dilanjutkan di Balikpapan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1.200 peserta yang berasal dari unsur Pimpinan BAZNAS se-Indonesia dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita".
BERITA27/09/2024 | Humas Baznas Kota Bontang
BAZNAS KOTA BONTANG  SELURKAN  PAKET SEMBAKO DALAM RANGKA HUT KE 79 TNI TAHUN 2024
BAZNAS KOTA BONTANG SELURKAN PAKET SEMBAKO DALAM RANGKA HUT KE 79 TNI TAHUN 2024
Badan Amil Zakat Nasional Kota Bontang turut serta membagikan sembako bersama TNI dalam peringatan HUT ke 79 TNI Tahun 2024 di Lamin Makodim 0908/Btg . Wakil Ketua lV Baznas Kota Bontang, Arsyad,SH mengatakan kegiatan pendistribusian paket sembako dalam peringatan HUT ke 79 TNI Tahun 2024 ini merupakan bentuk kepedulian dalam membangun kemitraan Lembaga Badan Amil Zakat Nasional Kota Bontang dimana dalam program pengumpulan zakat, infaq, dan sedekah. Setelah terkumpul, kemudian didistribusikan ke yang berhak menerima. Jumlah Paket sembako yang disalurkan sebanyak 20 Paket Dalam kesempatan itu, Komandan Kodim 0908/Bontang Letkol Inf Aryo Bagus Daryanto, S.E,. menyampaikan ucapan terima kasih kepada Badan Amil Zakat Nasional Kota Bontang dan sejumlah pihak yang telah membantu dan turut berpartisipasi dalam kegiatan peringatan HUT ke 79 TNI Tahun 2024
BERITA22/09/2024 | Humas Baznas
Mudahnya Membayar Zakat Via Kantor Digital  BAZNAS KOTA BONTANG
Mudahnya Membayar Zakat Via Kantor Digital BAZNAS KOTA BONTANG
Mudahnya Membayar Zakat Via Kantor Digital BAZNAS KOTA BONTANG Tinggal Klik #BAYAR ZAKAT ONLINE atau Pilih #REKENING ZAKAT Alhamdulillah kini Tunaikan Zakat lebih mudah Melalui Kantor Digital BAZNAS. Karena sejatinya zakat merupakan salah satu bentuk perintah Allah untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan. Berbagai kemudahan di era digital ini membuat kita semakin mudah untuk meraih RidhoNya.
BERITA21/09/2024 | Humas Baznas
Baznas Kota Bontang Kunjungan di Baznas Kota Malang
Baznas Kota Bontang Kunjungan di Baznas Kota Malang
Baznas Bontang, 09 - 10 September 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bontang melaksanakan Bimbingan tehnis dan kunjungan kajian tiru ke BAZNAS Kota Malang untuk meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah di Kota Bontang. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari praktik terbaik dan strategi yang diterapkan oleh BAZNAS Kota Malang yang telah dikenal sukses dalam pengelolaan dana zakat Melalui sistem kemitraan dan melalui digital system melalui konten konten digital dalam berbagai program program dan himbauan berzakat ke BAZNAS Kota Malang. Kedatangan dari BAZNAS Kota Bontang di bersamai Wakil Ketua I ,II Wakil Ketua IV dan turut serta di dampingi Pejabat Bagian Kesra serta Amil pelaksana BAZNAS Kota Bontang. Kunjungan ke BAZNAS Kota Malang disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Malang, Prof. Dr. H. kasuwi Saiban, MA. dan Pimpinan BAZNAS kota malang lainnya, kedua belah pihak membahas berbagai aspek terkait pengelolaan zakat, mulai dari sistem administrasi, sistem manajemen, hingga program-program pemberdayaan masyarakat yang efektif. Wakil Ketua I BAZNAS Bontang , Ustadz Yusrianto Al Bugisyih , menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapabilitas pengelolaan zakat di Bontang. Pelaksana Bimtek BAZNAS Kota Bontang juga dikemas dalam bentuk diskusi dengan menghadirkan Pimpinan Baznas kota malang bertempat di Savana hotel " Capacity building fundraising team, optimalisasi campaign & Digital Content" berdiskusi secara langsung berbagai program pendidikan, kesehatan, dakwah dan ekonomi. BAZNAS Kota Malang juga menampilkan sistem digital yang digunakan untuk mempermudah proses pengumpulan dan pendistribusian zakat. Ketua BAZNAS Kota Malang , Prof. Dr. H. kasuwi Saiban, MA., mengungkapkan rasa senangnya menerima kunjungan tersebut. “Sebagai penghargaan setinggi-tingginya atas kepercayaan, atas kehadiran di sini juga kepada kami BAZNAS Kota Malang yang hari ini menampilkan bentuk silaturahim bagi kami yang luar biasa melibatkan sesama pelaku pengelola zakat,” ujarnya. Kunjungan kaji tiru ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat jaringan dan kolaborasi antar lembaga amil zakat di Indonesia, guna memastikan bahwa manfaat zakat dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. BAZNAS Kota Bontang diharapkan dapat mengadopsi dan menyesuaikan beberapa praktik yang diperoleh selama kunjungan ini agar lebih efektif dalam melaksanakannya.
BERITA11/09/2024 | BAZNAS Humas
Baznas Bontang Gelar "Lebaran Yatim" di Matahari Citimall, 100 Anak Yatim Berbelanja dengan Gembira
Baznas Bontang Gelar "Lebaran Yatim" di Matahari Citimall, 100 Anak Yatim Berbelanja dengan Gembira
Baznas Bontang . Pada Sabtu, 3 Agustus 2024, Baznas Bontang menyelenggarakan acara "Lebaran Yatim" yang penuh makna di Matahari Citimall Bontang. Acara ini dirancang untuk memberikan kebahagiaan dan bantuan kepada 100 anak yatim di kota Bontang, sekaligus mendukung perkembangan UMKM setempat. Dalam acara tersebut, anak-anak yatim diajak untuk berbelanja pakaian di Matahari Citimall, di mana semua biaya ditanggung sepenuhnya oleh Baznas Kota Bontang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Baznas untuk memberikan dukungan dan perhatian kepada anak-anak yang membutuhkan di Bontang. Selain memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim, program ini juga melibatkan beberapa UMKM lokal. Baznas Bontang memberikan modal usaha untuk mendukung dan mengembangkan UMKM di kota ini. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal dan memberikan peluang usaha yang lebih baik bagi warga Bontang. Para perwakilan anak yatim yang hadir dalam acara ini merasakan langsung bantuan dari Baznas Bontang. Mereka diberikan kesempatan untuk memilih pakaian baru, yang tidak hanya menambah rasa percaya diri tetapi juga membawa kebahagiaan di tengah momen yang spesial. Program "Lebaran Yatim" ini menjadi bukti nyata dari kepedulian Baznas Bontang terhadap kesejahteraan anak yatim dan pengembangan ekonomi lokal. Dengan adanya kegiatan ini, Baznas Bontang berharap dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi banyak pihak untuk turut serta dalam membantu sesama dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Bontang. "Lebaran Yatim" di Matahari Citimall menjadi wujud nyata dari kolaborasi antara lembaga sosial dan masyarakat dalam menciptakan kebahagiaan dan kesejahteraan bersama.
BERITA03/08/2024 | Humas Baznas
Baznas Kota Bontang Melaksanakan Pelatihan Membaca Al-Qur'an Metode Tasbih
Baznas Kota Bontang Melaksanakan Pelatihan Membaca Al-Qur'an Metode Tasbih
Baznas Bontang - Pemerintah Kota Bontang melalui BAZNAS Kota Bontang, menggelar kegiatan pelatihan cara mudah membaca AL-Qur'an dengan metode tasbih di Ruang Pendopo Walikota Bontang, Sabtu (20/7/2024 ). Staf Ahli Walikota Bontang H.Bahauddin,MM yang mewakili Walikota Bontang yang membuka acara mengatakan, kegiatan ini digelar dengan tujuan untuk menambah wawasan dan kemampuan dalam membaca AL-Qur'an. "Alhamdulillah melalui pelatihan ini InsyaAllah akan menambah wawasan dan kemampuan kita. ujarnya. harapannya dengan kegiatan Metode Tasbih yang di selenggarakan akan menjadi tujuan bersama untuk menjadikan Kota Bontang sebagai Kota Tahfizh oleh Walikota Bontang Basri Rase,S.IP,MM Sementara Ketua BAZNAS Kota Bontang H.Kuba Siga mengatakan, metode ini baru pertama kali dilaksanakan di Kota Bontang dengan jumlah Peserta 2000 orang dengan melibatkan Kerjasama BKPRMI dan Majlis Majlis Taklim di Kota Bontang, kegiatan akan dilaksanakan di Masjid dan Pendopo Walikota Bontang selama 5 hari Pelaksanaan. "Metode tasbih ini tidak menghilangkan metode yang sudah diketahui dalam membaca Al-Qur'an. Harapan kami, mudah-mudahan kegiatan ini berjalan lancar dan mendapatkan berkah oleh Allah Subhanahu wa ta'ala," ujarnya.
BERITA22/07/2024 | Humas Baznas
Asisten 2 Pemkot Bontang Sambangi RSUD Taman Husada , Tinjau Langsung Khitanan Massal Yang Digelar BAZNAS
Asisten 2 Pemkot Bontang Sambangi RSUD Taman Husada , Tinjau Langsung Khitanan Massal Yang Digelar BAZNAS
Pemerintah Kota Bontang kembali berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Taman. Kegiatan kali ini berupa khitanan massal yang dilakukan Baznas dengan menyasar 400 anak di Kota Bontang, dan bekerja sama dengan sejumlah rumah sakit yang ada di Kota Taman. Hari ini pada Sabtu (29/06/2024) pagi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bontang Lukman melakukan pemantauan langsung khitanan massal yang dilaksanakan di RSUD Taman Husada Bontang. Dalam wawancara terpisah, Lukman mengungkapkan apresiasi yang luar biasa atas terselenggaranya khitanan massal yang dilakukan Baznas itu. “Pemerintah Kota Bontang memberikan apresiasi yang tinggi ada BAZNAS, atas digelarnya kegiatan khitanan massal untuk anak-anak se-Kota Bontang ini,” ucapnya. Menurutnya kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi dan sinergi yang terjalin sangat baik, antara pemerintah daerah dan BAZNAS. “BAZNAS adakan kegiatan, pemerintah juga memfasilitasi. Ini kolaborasi yang baik,” Ujar Lukman. Ia berharap agar kerjasama yang baik itu dapat berlanjut di masa yang akan datang, dengan berbagai program dan kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat. Masing-masing anak yang mengikuti khitanan massal mendapatkan sejumlah bingkisan berupa sarung, kaos, peci hingga uang saku berjumlah Rp. 200.000 (dua ratus ribu rupiah) Tidak hanya dengan RSUD Taman Husada, BAZNAS juga bekerjasama dengan Rumah Sakit Islam Yabis, dan Rumah Sakit Amalia dalam melaksanakan khitanan massal kali ini
BERITA01/07/2024 | Humas Baznas
KHITANAN MASSAL BAZNAS KOTA BONTANG DI RSUD, RS YABIS DAN RS AMALIA
KHITANAN MASSAL BAZNAS KOTA BONTANG DI RSUD, RS YABIS DAN RS AMALIA
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bontang menggelar sunat massal gratis, Sabtu (29/6/2024) di RSUD Taman Husada. Kegiatan ini merupakan salahsatu program Baznas Bontang untuk meringankan kaum dhuafa di Kota Bontang. Selain di RSUD Taman Husada, kegiatan ini juga diadakan di Rumah Sakit Islam Bontang dan RS Amalia. Totak sebanyak 400 peserta terdaftar di kegiatan ini. Ketua Baznas Kota Bontang, Kuba Siga menyampaikan, kegiatan sunat massal ini adalah kegiatan rutin tahunan yang selalu digelar. Tahun ini menjadi tahun ke-5 untuk kegiatan sunat massal, bahkan seiring berjalannya waktu, dari tahun ke tahun jumlah peserta semakin meningkat. “Dari tahun ke tahun, jumlah peserta semakin bertambah. Bahkan untuk tahun ini jumlah peserta sampai melebihi kuota, sebanyak 400 anak,” ucapnya saat diwawancarai. Diketahui, untuk peserta yang mengikuti sunat massal merupakan anak-anak dari kaum dhuafa, dan juga memiliki usaha tetapi masih saja belum bisa mencukupi untuk kebutuhan sehari-harinya. “Semua gratis, tidak ada biaya yang dibebankan ke mereka. Bahkan kami juga memberikan aksesoris seperti baju dan sebagainya. Ada juga uang saku untuk penyemangat anak-anak dan keluarga,” paparnya. Sunat massal berlangsung hari pertama di RSUD Taman Husada dengan jumlah peserta 200 orang, hari kedua Minggu (30/6/2024) akan dilakukan di RS Amalia dengan peserta 100 orang, dan RSIB sebanyak 100 orang. “Saya sampaikan permohonan maaf jika masih ada masyarakat yang belum mendapatkan kesempatan ini, karena kami juga harus memastikan dari pihak RS untuk ketersediaan medis dan perlengkapan yang ada,” jelasnya. Kuba juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya, kepada seluruh pihak RS yang telah membantu dalam kegiatan sunat massal, dimana mereka telah memberikan dan menyumbangkan keahliannya dalam sunat massal terutama kepada kaum dhuafa. “Saya ucapkan terima kasih banyak dari pihak RS, pastinya hanya Allah yang bisa membalas itu semua,” katanya. Sehingga dengan terlaksanakannya kegiatan sunat massal ini, Kuba berharap bisa membantu meringankan beban orang tua untuk sunatan anaknya, dan berharap dengan menggunakan dana zakat yang penuh berkah, hidup mereka akan diberikan keberkahan serta disukseskan dalam kehidupannya. “Sebab ini sebagian dari syariat Islam, yang dimana laki-laki harus dikhitan,” tutupnya.
BERITA29/06/2024 | Humas Baznas
BAZNAS KOTA BONTANG   SALURKAN BANTUAN MODAL USAHA EKONOMI PRODUKTIF
BAZNAS KOTA BONTANG SALURKAN BANTUAN MODAL USAHA EKONOMI PRODUKTIF
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bontang menyalurkan bantuan modal usaha ekonomi produktif kepada pelaku usaha kecil di Kantor BAZNAS bertempat di Aula Pertemuan Kelurahan Tanjung Laut Indah Kegiatan penyaluran ini dihadiri oleh Pimpinan Baznas Kota Bontang Bidang Penyaluran dan Pendistribusian H. Suryadi Hendra Gunawan ,S.IP , Wakil Ketua Bidang Pengumpulan dan Wakil Ketua Administrasi SDM dan Umum Baznas Kota Bontang Bantuan modal usaha ekonomi produktif diberikan dalam bentuk dana dan bantuan peralatan usaha merupakan bagian dari Program Bontang Sejahtera. Bantuan ini ditujukan untuk pelaku usaha kecil yang tergolong mustahik dan terkendala modal dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya. Untuk menentukan penerima manfaat bantuan ini, BAZNAS Kota Bontang telah terlebih dahulu melakukan survey kelayakan calon penerima manfaat di lapangan berdasarkan permohonan yang telah masuk. “Bantuan ini berasal dari para dermawan, muzakki dan munfik, sebagian besar dari Bapak Ibuk Pegawai Negeri di Kota Bontang yang telah wajib berzakat, Pengusaha, yang telah menyalurkan zakat, infak dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bontang .” “Kami juga berpesan kepada Bapak Ibuk penerima manfaat bantuan modal usaha ekonomi produktif ini, manfaatkanlah bantuan ini sesuai dengan apa yang Bapak Ibuk lakukan berdasarkan permohonan yang Bapak Ibuk ajukan.” tambahnya.
BERITA14/06/2024 | Humas Baznas
Kurban Berkah Baznas
Kurban Berkah Baznas
Idul Adha tinggal sebentar lagi. Bagi umat Islam, momen ini merupakan waktu yang tepat untuk melaksanakan ibadah kurban. Ibadah kurban bukan hanya menyembelih hewan, tetapi juga merupakan wujud kepedulian terhadap sesama. Bagi Mudhohik yang ingin berkurban dengan mudah dan aman, Baznas Kota Bontang hadir sebagai solusi. Baznas Kota Bontang menyediakan berbagai kemudahan bagi para pekurban, mulai dari pemilihan hewan kurban yang berkualitas, penyembelihan yang higienis, hingga pendistribusian daging kurban kepada yang berhak.
BERITA04/06/2024 | Fundraiser Baznas
Program Bontang Makmur Baznas Kota Bontang salurkan Pembiayaan Modal Usaha 86 Mustahik
Program Bontang Makmur Baznas Kota Bontang salurkan Pembiayaan Modal Usaha 86 Mustahik
Program Makmur Baznas Kota Bontang memberikan bantuan modal usaha kepada 86 Mustahik di Kota Bontang. Bantuan ini diberikan bertujuan untuk peningkatan UMKM Mustahik yang dalam menjalankan usaha ekonomi keluarga. Kegiatan penyerahan bantuan di laksanakan di Balai pertemuan Kelurahan Tanjung Laut Indah pada hari Rabu 22 Mei 2024 yang di buka Langsung oleh Ketua Baznas Kota Bontang H.Kuba Siga bersama semua unsur Pimpinan Baznas Kota Bontang. Baznas Kota Bontang akan terus bersinergi dalam setiap program peningkatan dan pemberdayaan UMKM Hebat di Kota Bontang. Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Suryadi Hendra Gunawan, S.Pd, menuturkan dengan mendapatkan bantuan modal dari sumber ZIS di Lembaga Baznas Kota Bontang agar betul betul dapat di manfaat dengan sebaik baiknya. Adapun kegiatan penyaluran ini bekerjasama dengan Bank Kaltimtara syariah Kota Bontang dimana setiap mustahik yang menerima bantuan dari Baznas Kota Bontang akan diberikan dalam bentuk tabungan
BERITA22/05/2024 | Humas Baznas
Bontang Berzakat, Baznas Kota Bontang salurkan Zakat kepada 4 Ribu Mustahik
Bontang Berzakat, Baznas Kota Bontang salurkan Zakat kepada 4 Ribu Mustahik
Pemerintah Kota Bontang bersama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Taman, menggelar kegiatan Bontang Berzakat pada Rabu (20/03/2024) pagi di Pendopo Rumah Jabatan Walikota Bontang.Dalam sambutannya. Walikota Bontang Basri Rase mengungkapkan peran penting dari berzakat.“Zakat ini salah satu kewajiban kita. Karena zakat ini banyak sekali manfaatnya, salah satunya sebagai nilai syukur kita karena diberi nikmat Allah berupa harta dan jabatan,” kata Basri.Ia juga hendak memastikan bahwa pengumpulan zakat di Kota Bontang, dapat tersalurkan kepada yang berhak.“Saya ingin memastikan ini sampai kepada mustahiq yang berhak menerima zakat. Di Bontang juga ada muallaf, tolong juga didahulukan,” ungkapnya.Basri juga berkomitmen akan terus mendukung kegiatan Baznas di Kota Taman.“Kami di Kota Bontang akan terus mendukung Baznas, kami paham peran Baznas dalam melindungi kaum dhuafa. Kita punya tugas yang sama dalam melakukan pelayanan masyarakat,” ujar Basri.Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembayaran zakat oleh Walikota bontang, diikuti Wakil Walikota, Sekretaris Daerah,unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), hingga perusahaan yang ada di Bontang.Kegiatan diakhiri dengan penyerahan Bontang Peduli oleh Walikota dengan jumlah Rp. 865.500.000 secara simbolis, yang diperuntukan bagi lansia di kelurahan, cleaning service dan security di lingkungan Pemkot Bontang, mubaligh, imam dan marbot masjid, mualaf, pasukan kuning dan hijau, veteran dan mustahiq umum baznas yang di salurkan kepada 4 ribu mustahik di Kota Bontang
BERITA25/03/2024 | Humas Baznas
BAZNAS Bontang Sosialisasikan Pengelolaan UPZ di Tingkat SD dan SMP
BAZNAS Bontang Sosialisasikan Pengelolaan UPZ di Tingkat SD dan SMP
Baznas Kota Bontang - Mewakili Walikota Bontang, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Syahruddin membuka Sosialisasi Pengelolaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) SD/MI-SMP/MTS, pada Sabtu (02/03/2024) pagi di Auditorium 3 Dimensi. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bontang ini juga dirangkai dengan launching program INSAN (Infaq Seribu Ananda). Dalam sambutannya, Kepala BAZNAS Bontang Kuba Siga menjelaskan infaq dan sedekah adalah dua hal yang tidak bisa dilepaskan. “Jika ingin menginginkan kesejahteraan di suatu tempat, kita bisa melihat berapa banyak infak yang diperoleh dan disalurkan kepada masyarakat. Sehingga mendukung percepatan kesejahteraan, ungkapnya. Lebih lanjut Kuba mengatakan, bahwa UPZ yang ada akan menjadi perpanjangan tangan BAZNAS sesuai dengan peraturan yang berlaku. Supaya dana infak dan sedekah ini juga bisa memasuki keseluruhan lapisan masyarakat, maka regulasi ini harus diturunkan. Maka perpanjangan infak dan sedekah, BAZNAS harus menurunkan yang namanya UPZ sebagaimana yang telah diatur oleh negara,” jelas Kuba. Unit Pengumpul Zakat yang adalah satuan organisasi yang dibentuk untuk membantu mengumpulkan zakat (Sesuai dengan Undang-Undang Zakat No. 23 Tahun 2011 Pasal 16 Ayat 1) Sesuai dengan itu, Syahruddin yang memberikan sambutan dan sekaligus membuka jalannya acara memberikan apresiasinya. Dengan adanya di setiap sekolah diharapkan dapat memastikan bahwa dana ZIS yang terkumpul dapat teregistrasi dan terkelola sesuai dengan regulasi yang berlaku. Dengan disahkannya UPZ oleh BAZNAS kota Bontang, diharapkan kegiatan pengumpulan dan pendistribusian dana ZIS dapat dilakukan dengan transparan dan efisien, serta manfaatnya dapat kembali kepada sekolah, terutama kepada siswa-siswa yang membutuhkan. Berkenaan dengan launching program INSAN, Syahruddin juga memberikan respon positif karena dianggap menjadi salah satu upaya pembentukan karakter dari usia dini. Kami percaya bahwa dengan terbiasanya menyisihkan uang jajan untuk berinfak, anak-anak akan tumbuh sebagai generasi yang lebih peduli dan siap menjadi muzakki (pembayar zakat) yang bertanggung jawab di masa depan. Dengan program insan, kami berharap dapat menginspirasi dan menggerakkan semangat kebaikan dalam diri setiap individu, sehingga tercipta lingkungan yang lebih harmonis dan sejahtera bagi kita semua.Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi terkait tata kelola zakat, infaq dan shodaqoh pada UPZ. Materi disampaikan langsung oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim Badrus Syamsi.
BERITA04/03/2024 | Humas Baznas
Baznas di salurkan 30 Kios Zmart tahun 2023
Baznas di salurkan 30 Kios Zmart tahun 2023
Ketua Baznas Kota Bontang menyampaikan, Dasar program Zmart adalah program kerja anggaran kegiatan Baznas Kota Bontang tahun 2023. Yang memiliki tujuan untuk membantu meningkatkan penghasilan para mustahik yang melakukan usaha ekonomi produktif atau UMKM pedagang kecil , sekaligus membantu Pemko Bontang dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk para penerima program Zmart agar dapat amanah dan semoga dengan ini bisa meningkatkan tarap ekonomi keluarga dan kedepanya menjadi muzakki di Baznas Kota Bontang, tuturnya Jumlah penerima bantuan Zmart Baznas Tahun 2023 diberikan kepada 30 orang pedagang kecil yang terpilih setelah diadakan survei dari 100 orang yang mengajukan permohonan. Pada kesempatan ini para penerima bantuan melakukan penanda tanganan dokumen sebelum melaksanakan dan menerima program Zmart tahun 2023 yang selanjutnya kebutuhan Zmart akan langsung dikirim ke masing masing lokasi Zmart melalui DC Zmart mitra Baznas Kota Bontang
BERITA29/12/2023 | Humas Baznas
BAZNAS BANTU FASILITAS KAPAL  ANGKUTAN PELAJAR  DI DAERAH PESISIR KOTA BONTANG
BAZNAS BANTU FASILITAS KAPAL ANGKUTAN PELAJAR DI DAERAH PESISIR KOTA BONTANG
Baznas Kota Bontang menyediakan Kapal angkutan Pelajar dan Pelayanan Mustahik di Daerah Pesisir Baznas Kota Bontang melalui program Bontang Cerdas memberikan sarana transportasi untuk masyarakat pesisir ( pulau Malahing ) . Program ini melalui pembiayaan ZIS Baznas Kalimantan Timur yang fokus pendayagunaannya melalui Baznas Kota Bontang, tepat di daerah daerah pesisir di Kota Bontang Baznas dalam berbagai bentuk pelayanan dan program akan senantiasa memberikan kemanfaatan di masyarakat ( Mustahik ) melalui dana ZIS yang diterima dari PNS dan masyarakat Kota Bontang ( Muzakki ) Sarana Kapal Pelajar dan Armada Mustahik harapanya bisa memberikan kemudahan akses dan kemanfaatan untuk masyarakat yang ada di pesisir
BERITA22/11/2023 | Humas Baznas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Bontang.

Lihat Daftar Rekening →