WhatsApp Icon
Bontang Berzakat 2026 Himpun Dana ZIS Rp52 Juta, Wali Kota Apresiasi Kinerja BAZNAS Kota Bontang

Bontang Berzakat 2026 Himpun Dana ZIS Rp52 Juta, Wali Kota Apresiasi Kinerja BAZNAS Kota Bontang

Bontang – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bontang melaksanakan kegiatan Bontang Berzakat Tahun 2026 pada Rabu, 11 Maret 2026 di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang yang dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perusahaan, serta DPRD Kota Bontang.

Dalam kegiatan tersebut berhasil dihimpun dana Zakat, Infaq, Sedekah, dan Fidyah dengan total Rp52.461.100, dengan rincian sebagai berikut:

Pembayaran melalui Cash

  • Zakat Maal : Rp20.150.000
  • Infaq : Rp8.910.400
  • Fidyah : Rp666.000
  • Zakat Fitrah : Rp1.223.600

Total Cash : Rp30.950.000

Pembayaran melalui Transfer

  • Zakat Maal : Rp15.000.000
  • Infaq : Rp3.697.600
  • Zakat Fitrah : Rp2.813.500

Total Transfer : Rp21.511.100

Sehingga total penghimpunan dana ZIS dalam kegiatan Bontang Berzakat 2026 mencapai Rp52.461.100.

Wali Kota Bontang Hj. dr. Neni Moerniaeni, Sp.OG dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Bontang atas upaya dalam meningkatkan penghimpunan zakat di Kota Bontang. Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat kini semakin dimudahkan dalam menunaikan zakat melalui layanan kantor digital BAZNAS Kota Bontang maupun melalui transfer langsung ke rekening resmi BAZNAS.

Pembayaran zakat secara digital dapat dilakukan melalui:
https://kotabontang.baznas.go.id/bayarzakat

Sementara informasi rekening resmi BAZNAS Kota Bontang dapat diakses melalui:
https://kotabontang.baznas.go.id/rekening

Wali Kota Bontang juga menegaskan bahwa dana zakat yang dihimpun oleh BAZNAS Kota Bontang disalurkan kepada para mustahiq sesuai dengan ketentuan syariat Islam melalui delapan golongan penerima zakat (8 Asnaf).

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Bontang menyampaikan bahwa penghimpunan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) pada tahun 2025 mencapai sekitar Rp8,7 miliar. Dana tersebut kemudian didayagunakan untuk berbagai program kemaslahatan umat.

Pada awal tahun 2026, sebagian dana tersebut telah dipergunakan untuk program Sambut Berkah Ramadhan dengan total pendayagunaan mencapai sekitar Rp2 miliar yang disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Salah satu program utama Ramadhan tahun ini adalah Ramadhan Berkah BAZNAS Kota Bontang berupa 7.500 paket sembako yang akan didistribusikan kepada mustahiq di berbagai wilayah Kota Bontang.

Selain itu, Wali Kota juga menyampaikan bahwa potensi zakat, infaq dan sedekah (ZIS) di Kota Bontang masih sangat besar, khususnya dari lingkungan pemerintah yang diperkirakan dapat mencapai sekitar Rp12 miliar per tahun.

Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat terus meningkatkan kesadaran dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Kota Bontang berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, transparansi, serta pengelolaan zakat secara profesional demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan pemberdayaan mustahiq di Kota Bontang.

BAZNAS Kota Bontang
Pusat Informasi Zakat

12/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas Kota Bontang
Wakil Wali Kota Bontang Serahkan 1.300 Paket Sembako untuk Guru Ngaji melalui Program Bontang Peduli BAZNAS Kota Bontang

Wakil Wali Kota Bontang Serahkan 1.300 Paket Sembako untuk Guru Ngaji melalui Program Bontang Peduli BAZNAS Kota Bontang

Bontang, 5 Maret 2026 – Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menegaskan pentingnya peran guru ngaji dalam membangun karakter dan akhlak generasi muda di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan penyaluran bantuan melalui Program Bontang Peduli yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Bontang di halaman Gedung BKPRMI, Jalan HM Ardans, Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan, Kamis (5/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Bontang menyalurkan 1.300 paket sembako senilai Rp300.000 per paket kepada para ustaz dan ustazah yang berada di bawah naungan BKPRMI Kota Bontang. Pada tahap pertama penyaluran, sekitar 400 guru ngaji hadir secara langsung untuk menerima bantuan.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Bontang didampingi Ketua BAZNAS Kota Bontang Kuba Siga, Lurah Satimpo Maryono, serta Ketua BKPRMI Kota Bontang Atim Prasojo bersama jajaran pengurus.

Dalam sambutannya, Agus Haris menyampaikan apresiasi kepada para guru ngaji yang selama ini berperan penting dalam membina generasi muda melalui pendidikan agama.

“Ustaz dan ustazah memiliki kontribusi besar dalam membentuk akhlak anak-anak kita. Pemerintah Kota Bontang sangat mengapresiasi dan mendukung program BAZNAS ini karena selaras dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menunaikan zakat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh warga yang membutuhkan.

“Semakin besar zakat yang terhimpun, semakin besar pula peluang kita membantu warga yang membutuhkan dan mengangkat perekonomian mereka,” tambahnya.

Sementara itu, BAZNAS Kota Bontang melaporkan bahwa jumlah penerima manfaat program BAZNAS tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Jika pada tahun sebelumnya tercatat sekitar 5.000 penerima manfaat, maka pada tahun ini meningkat menjadi sekitar 7.500 penerima manfaat.

Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Bontang dalam mengoptimalkan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu masyarakat serta memberikan perhatian kepada para pendidik agama di Kota Bontang.

BAZNAS Kota Bontang juga mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.

Zakat Menguatkan Indonesia

Pembayaran zakat dapat dilakukan melalui:
https://kotabontang.baznas.go.id/bayarzakat

Informasi rekening resmi tersedia di:
https://kotabontang.baznas.go.id/rekening

Zakat Menguatkan Indonesia
BAZNAS Kota Bontang – #NikmatBerzakat

06/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas Kota Bontang
Wali Kota Bontang Serahkan 447 Paket Sembako BAZNAS untuk Tenaga Kebersihan, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadhan

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang bersama BAZNAS Kota Bontang kembali menunjukkan komitmen kepedulian sosial melalui Program Bontang Peduli. Sebanyak 447 paket sembako Ramadhan disalurkan kepada tenaga kebersihan Kota Bontang dalam kegiatan yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Rabu (4/3/2026).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Hj. dr. Neni Moerniaeni, Sp.OG kepada perwakilan penerima manfaat.

Adapun penerima bantuan terdiri dari 352 tenaga kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bontang dan 95 tenaga kebersihan pemakaman Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bontang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang menyampaikan apresiasi atas kontribusi para tenaga kebersihan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan kota.

“Mereka adalah pahlawan kebersihan Kota Bontang. Di bulan suci Ramadhan ini, kita ingin memastikan bahwa perhatian dan kepedulian pemerintah serta masyarakat juga hadir untuk mereka,” ujar Wali Kota.

Beliau juga mengapresiasi peran BAZNAS Kota Bontang yang terus bersinergi dengan Pemerintah Kota dalam menghadirkan program-program sosial berbasis zakat yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, BAZNAS Kota Bontang menyampaikan bahwa Program Bontang Peduli merupakan bagian dari optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki di Kota Bontang dan disalurkan secara amanah, transparan, dan profesional.

Momentum Ramadhan 1447 H menjadi penguat komitmen bahwa zakat bukan hanya ibadah personal, tetapi juga instrumen sosial yang mampu memperkuat solidaritas dan kesejahteraan umat.

BAZNAS Kota Bontang mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Pembayaran zakat dapat dilakukan melalui:
https://kotabontang.baznas.go.id/bayarzakat

Informasi rekening resmi tersedia di:
https://kotabontang.baznas.go.id/rekening

Zakat Menguatkan Indonesia
#NikmatBerzakat

04/03/2026 | Kontributor: Humasbaznas_btg
BAZNAS RI Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG

*SIARAN PERS*

_Nomor: 102/HUM-BAZ/II/2026_

Senin, 23 Februari 2026

 

BAZNAS RI Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG

 

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki dan masyarakat tidak digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., mengatakan, pemanfaatan ZIS memiliki aturan penggunaan yang jelas dan tidak dapat dialihkan di luar peruntukan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.

 

“Kami tegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS tidak digunakan sepersen pun untuk program Makan Bergizi Gratis. Seluruhnya disalurkan untuk kemaslahatan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (23/2/2026).

 

Ia menegaskan, ZIS hanya dapat diperuntukkan bagi delapan golongan penerima (asnaf) sebagaimana diatur dalam syariat Islam, yakni fakir, miskin, amil, muallaf, riqab atau hamba sahaya, gharimin atau orang yang terlilit utang untuk memenuhi kebutuhan dasar, fisabilillah, serta ibnu sabil atau musafir yang kehabisan bekal.

 

Menurut Rizaludin, ketentuan tersebut menjadi rambu atau dasar utama dalam tata kelola zakat di BAZNAS sehingga seluruh proses penghimpunan hingga pendistribusian harus tetap berada dalam koridor syariah dan tidak menyimpang dari aturan yang berlaku.

 

Lebih lanjut, Rizaludin menjelaskan, secara kelembagaan maupun sumber pendanaan, program MBG dan pengelolaan zakat berada pada sistem yang berbeda. Program MBG merupakan program pemerintah yang dibiayai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat yang penggunaannya diatur secara ketat dalam syariat Islam.

 

"Karena itu, penggunaan dana zakat tidak dapat dialihkan untuk program yang tidak masuk dalam kategori asnaf, termasuk program MBG," ujarnya.

 

Ia menambahkan, pengelolaan zakat di BAZNAS juga berpedoman pada prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Prinsip tersebut menjadi dasar agar pengelolaan zakat tidak hanya sesuai ajaran agama, tetapi juga taat hukum dan mendukung kepentingan bangsa.

 

Dalam implementasinya, Rizaludin menyampaikan, program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS yang dikelola BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan yang termasuk dalam kategori delapan asnaf.

 

Sejalan dengan itu, Rizaludin juga mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat.

 

Ia menegaskan, amanah para muzaki tetap terjaga dan seluruh dana zakat disalurkan secara tepat sasaran bagi fakir miskin serta kelompok rentan di berbagai daerah di Indonesia.

 

“Kami (BAZNAS) menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel melalui pelaporan serta audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Masyarakat bisa melihat laporan secara keseluruhan di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id,” ujar Rizaludin.

28/02/2026 | Kontributor: Humas Baznas Kota Bontang
Baznas Kota Bontang Bangun Sinergi dalam Kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027

 Bontang, 10 Februari 2026 — Pemerintah Kota Bontang menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bontang Tahun 2027) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Selasa (10/2). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyerap masukan pemangku kepentingan dalam penyempurnaan arah pembangunan daerah.

 

Konsultasi publik tersebut dihadiri oleh Wali Kota Bontang yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Bontang, unsur DPRD Kota Bontang, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Daerah Pemilihan Kota Bontang, perangkat daerah, dunia usaha, serta perwakilan masyarakat. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama dalam penyusunan RKPD 2027.

 

BAZNAS Kota Bontang turut hadir Pimpinan Bidang Administrasi, SDM, IT, dan Umum, Arsyad, S.H. Kehadiran BAZNAS menegaskan peran lembaga zakat sebagai bagian dari ekosistem pembangunan daerah, khususnya dalam penurunan kemiskinan dan penguatan ekonomi kerakyatan.

 

Dalam forum tersebut dipaparkan berbagai indikator strategis pembangunan, termasuk kondisi ekonomi daerah, arah pembangunan Kota Bontang sebagai kota industri, serta capaian tingkat kemiskinan yang berada pada kisaran 3,21 persen. Data ini menjadi dasar penting dalam penentuan prioritas pembangunan Kota Bontang Tahun 2027.

 

BAZNAS Kota Bontang menyampaikan bahwa nilai perhimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang tercatat secara nasional dan ter-update online melalui SIMBA (Sistem Manajemen Informasi BAZNAS) setiap tahunnya dapat menjadi acuan bersama dalam menyinergikan program Pemerintah Daerah dengan peran dunia usaha dan masyarakat.

 

Berdasarkan data SIMBA, perhimpunan ZIS BAZNAS Kota Bontang menunjukkan tren peningkatan, yakni Rp6,93 miliar pada tahun 2023, Rp7,72 miliar pada tahun 2024, dan Rp8,4 miliar pada tahun 2025, berdasarkan RKAT 2026  Baznas Kota Bontang mentargetkan peningkatan perhimpunan sebesar Rp12 miliar. 

 

Dana zakat tersebut dikelola sesuai ketentuan melalui 8 Asnap dalam spesifikasi pendistribusian dan pendayagunaan. Pendistribusian diarahkan untuk pemenuhan kebutuhan dasar mustahiq, sementara pendayagunaan difokuskan pada pemberdayaan ekonomi produktif melalui program Z-Mart, Z-Chicken, Z-Auto, Z-Laundry, serta BAZNAS Microfinance Masjid (BMM). Selain itu, BAZNAS Kota Bontang juga menyalurkan bantuan biaya pendidikan bagi warga miskin.

 

Melalui forum Konsultasi Publik RKPD 2027 ini, Melalui kegiatan BAZNAS Kota Bontang sangat mendukung kegiatan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kota Bontang untuk memperkuat sinergi dalam pembangunan daerah, sehingga zakat perusahaan yang tercatat secara nasional melalui SIMBA dapat memberikan dampak nyata, terukur, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.

 

BAZNAS Kota Bontang menegaskan kesiapan untuk menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Bontang dalam mendukung pelaksanaan RKPD Tahun 2027, khususnya pada agenda penurunan kemiskinan, penguatan UMKM, pendidikan, dan ekonomi kerakyatan.*humasbaznasbtg*

10/02/2026 | Kontributor: Humas Baznas Kota Bontang

Berita Terbaru

HUT BAZNAS ke 24 Baznas Kota Bontang Mendapatkan Kado Kantor Baru senilai 4,1 Milyar Melalui APBD TH.2024
HUT BAZNAS ke 24 Baznas Kota Bontang Mendapatkan Kado Kantor Baru senilai 4,1 Milyar Melalui APBD TH.2024
Pembangunan Gedung BAZNAS Kota Bontang dengan menggunakan anggaran APBD tahun 2024 senilai 4,1 Milyar sudah rampung dan siap untuk digunakan di tahun 2025. Gedung BAZNAS dibangun di lokasi tanah Hibah Perusahaan PT Badak yang berlokasi daerah Hop 1 . Walikota Bontang Basri Rase memberikan atensi yang sangat tinggi terhadap Lembaga Baznas dimana sebagai Lembaga non struktural yang banyak memberi kontribusi di bidang pembangunan kesejahteraan masyarakat ; penanggulangan kemiskinan, pemberian berbagai Program usaha, seperti Z Mart, Z Chiken Z Auto Z Laundry serta bantuan biaya kesehatan melalui pengelolaan dana zakat. Harapannya semoga BAZNAS terus melakukan kerja yang terbaik sebagai lembaga yang diberikan kewenangan dalam pengelolaan Zakat fasilitas Gedung permanen Baznas Kota Bontang juga nantinya akan dilengkapi dengan Pusat Layanan Gerai klinik Sehat Baznas dimana nantinya dapat di fungsikan untuk memberikan pelayanan Kesehatan kepada setiap mustahik Baznas Kota Bontang.
BERITA19/01/2025 | Humas Baznas Kota Bontang
BAZNAS Kota Bontang  Serahkan Secara Simbolis  Program BAZNAS  Microfinance Masjid  di HUT BAZNAS ke 24  Senilai  Rp. 300 Juta  : Langkah Nyata Tingkatkan Ekonomi Jemaah
BAZNAS Kota Bontang Serahkan Secara Simbolis Program BAZNAS Microfinance Masjid di HUT BAZNAS ke 24 Senilai Rp. 300 Juta : Langkah Nyata Tingkatkan Ekonomi Jemaah
Baznas Kota Bontang - Badan Amil Zakat Nasional Kota Bontang di moment Hut BAZNAS yang ke 24 menyerahkan secara simbolis BAZNAS Microfinance Masjid (BMM), yang di programkan oleh BAZNAS RI. Proses penerimaan program BMM di Kota Bontang di berikan untuk 3 Masjid untuk menerima program BMM Baznas. (1) Masjid Al Amien Kelurahan Gn.Telihan Rp. 150,000,000 ( 50 Jamaah Penerima Manfaat BMM ) (2 ) Masjid Al Muhajirin Rp. 90,000,000 ( 30 Jamaah penerima program BMM ) (3) Masjid Nurul Iman Rp. 60,000,000 ( 20 jamaah penerima program BMM ) . BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) adalah layanan keuangan mikro berbasis masjid yang bertujuan untuk menyebarkan Gerakan Cinta Zakat melalui dukungan pembiayaan mikro bagi masyarakat. Program ini juga mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat, bekerja sama dengan BAZNAS untuk menyediakan akses pembiayaan mikro berbasis masjid. Program BMM berbasis masjid semua kegiatan penggunaan dan Peminjaman semua terfokus di masjid serta pendampingan juga melalui jamaah masjid yang di tunjuk oleh pihak takmir masjid. Masjid bisa langsung menyampaikan sistem pelaporan secara online melalui Kantor Digital yang sudah di siapkan Baznas di https://menara.baznas.go.id . Arsyad,SH Pimpinan Baznas dan koordinator program BMM Baznas Pusat di Kota Bontang menyampaikan harapan bahwa program BMM dapat menjadi solusi atas berbagai masalah keumatan, seperti kesulitan ekonomi, ketersediaan lapangan kerja, dan pengembangan usaha. “Kami berharap melalui program ini, BAZNAS dapat hadir untuk melindungi dan membantu masyarakat, khususnya dalam menghindarkan jamaah dari hal-hal yang menjerumuskan, BMM diharapkan mampu memberikan manfaat melalui berbagai kegiatan maslahat yang berbasis di masjid,” ujarnya.
BERITA18/01/2025 | Humas Baznas Kota Bontang
BAZNAS Kota  Bontang  Piloting   Project   Program  BMM BAZNAS  RI Salurkan 150  Juta  untuk Modal Usaha di Masjid Al Amien  Kota Bontang
BAZNAS Kota Bontang Piloting Project Program BMM BAZNAS RI Salurkan 150 Juta untuk Modal Usaha di Masjid Al Amien Kota Bontang
BAZNASBontang - Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) BAZNAS RI untuk memberdayakan ekonomi umat melalui pemberdayaan berbasis masjid. Microfinance Masjid (BMM) merupakan program penyaluran dana dalam bentuk fasilitasi permodalan mustahiq jamaah masjid kelompok usaha mikro. Dimana nantinya setiap penggunaan modal usaha ini akan dikelolah langsung oleh Masjid Secara simbolis Pimpinan Baznas Kota Bontang Bidang Kerjasama kelembagaan dan mitra Arsyad , SH menyerahkan langsung kepada Ketua Takmir Masjid Al Amin Kelurahan Gn. Telihan terkait program BMM BAZNAS RI senilai 150,000,000 dengan jumlah penerima manfaat program sebanyak 50 orang / jamaah. Adapun system penyerahan pembiayaan modal usaha bergulir sudah diserahkan dan diterima langsung direkening setiap jamaah yang menerima manfaat dari program BMM , nanti system pengembalian akan dikelolah Masjid dan kemudian disalurkan kembali ke jamaah yang membutuhkan modal usaha Disampaikan, untuk program ini akan terpublish melalui program pemberdayaan jamaah masjid melalui Pusat Informasi Menara Masjid yang dikeloah setiap Masjid https://menara.baznas.go.id. Untuk penerima manfaat program ini bisa secara maksimal meng informasikan dan dishare kegiatan kegiatan di setiap masjid termasuk usaha usaha binaan melalui kanal digital dan publikasi yang sudah diberikan oleh BAZNAS
BERITA15/01/2025 | Humas Baznas
Kolaborasi Kebaikan 'BAZNAS Kota Bontang Adakan Pelatihan 50 Mustahik Baznas  menjadi Satpam Profesional
Kolaborasi Kebaikan 'BAZNAS Kota Bontang Adakan Pelatihan 50 Mustahik Baznas menjadi Satpam Profesional
BAZNAS Kota Bontang menyelenggarakan pelatihan kepada 50 satuan pengamanan (Satpam) tingkat dasar Gada Pratama tahap I tahun 2024 yang akan dipusatkan di BLKI Bontang Lestari bekerjasama dengan PT. Berlian Putra Reksindo Balikpapan, yang merupakan mitra dari Polda Kalimantan Timur. Untuk program ini Baznas menayalurkan pembiayaan program senilai 250 Juta untuk 50 Mustahik Baznas yang terdaftar dalam kegiatan ini. acara pembukaan Kegiatan yang diselenggarakan di Pendopo Rumah Jabatan Walikota Bontang ini (24 Desember 2024 ) Jalannya pelatihan diikuti oleh 50 (lima puluh) peserta yang terdiri dari para tenaga keamanan perorangan yang belum memiliki sertifikat satpam atau belum pernah mengikuti pelatihan satpam, serta calon tenaga kerja yang berminat berprofesi sebagai satpam. “50 peserta yang ikut pendidikan secara gratis tanpa dipungut biaya. Sebab ditanggung seluruhnya oleh Baznas Kota Bontang . Program ini merupakan salah satu langkah BAZNAS untuk para mustahik Baznas dalam memberikan keterampilan skill untuk ber profesi sebagai satpam profesional , ujar Ketua Bidang Pendistribusian & Pendayagunaan Baznas Kota Bontang Suryadi Hendra Gunawan, bahwa pihaknya akan melanjutkan sertifikat kompetensi bagi peserta terbaik dalam pelatihan tersebut. “Ikuti dengan baik pelatihan ini, serap seluruh materi dari tupoksi satpam,”ungkapnya. Dalam kesempatan itu, Baznas juga membagikan bantuan usaha berupa Zauto pada 10 bengkel motor Senilai 250 Juta , Z-laundry untuk 10 pelaku usaha menengah kebawah senilai 100 Juta dan bantuan untuk 58 UMKM di Kota Taman. Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Bahauddin menghadiri dan membuka Pendidikan Dasar Satuan Pengamanan Gada Pratama Angkatan I pada Selasa (24/12/2024) pagi.hal tersebut Bahauddin mengungkapkan terimakasih dan apresiasi atas kegiatan yang diselenggarakan oleh Baznas. Menurutnya hal ini menjadi bukti nyata bahwa dana zakat yang dikelola oleh Baznas Kota Bontang dapat memberikan manfaat nyata bagi pemberdayaan mustahik. “Ini sejalan dengan semangat zakat sebagai instrumen sosial ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tukasnya.
BERITA26/12/2024 | Humas Baznas
BAZNAS SALURKAN SEMBAKO 300 PAKET DI HARI PERINGATAN DISABILITAS INTERNASIONAL TAHUN 2024
BAZNAS SALURKAN SEMBAKO 300 PAKET DI HARI PERINGATAN DISABILITAS INTERNASIONAL TAHUN 2024
Baznas Kota Bontang - ‘’Sebagai wujud kepedulian dan dukungan kepada kelompok penyandang disabilitas, Baznas berikan 300 paket sembako di Kegiatan Hari Disabilitas Internasional 2024 dilaksanakan di Auditorium 3D. Semoga dengan bantuan ini dapat mendorong semangat para penyandang disabilitas , Ini sebagai wujud penyaluran zakat dari Masyarakat ( Muzakki ) yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional Kota Bontang ( 21/12/2024 ) “Semoga bantuan ini ke depan bisa merata secara menyeluruh untuk membantu mereka yang membutuhkan , bukan saja berupa paket sembako tapi akan diberikan bantuan dalam bentuk modal usaha produktif.
BERITA22/12/2024 | Humas Baznas
Baznas Berikan Bantuan Korban terdampak Kebakaran GG. Tipalayo
Baznas Berikan Bantuan Korban terdampak Kebakaran GG. Tipalayo
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bontang memberikan bantuan kepada korban kebakaran gg tipalayo Jalan pangeran Antasari RT 11 Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, pada Sabtu (21/12/2024). Bantuan dari Baznas untuk korban berupa barang ; beras , Indomie , sarden dan perlengkapan mandi untuk masing masing korban yang terdampak sebanyak 9 KK ( berdasarkan data yang diterima BAZNAS Kota Bontang ) " semoga bantuan tersebut bisa meringankan beban untuk keluarga yang mengalami musibah kebakaran," Bantuan langsung diserahkan oleh pihak Baznas Kota Bontang ; Pimpinan BAZNAS Kota Bontang ( Wakil Ketua IV ) Arsyad,SH dilokasi posko bencana kebakaran kelurahan Berbas Pantai yang turut serta di dampingi Amil BTB ( BAZNAS Tanggap Bencana ) Bontang.
BERITA21/12/2024 | BAZNAS Humas
Hari Amal Bhakti ke79 Kemenag RI  Baznas Salurkan  200 Paket Sembako
Hari Amal Bhakti ke79 Kemenag RI Baznas Salurkan 200 Paket Sembako
Dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bhakti (HAB) Ke-79 Kementerian Agama Republik Indonesia, Kantor Kementerian Agama Kota Bontang bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bontang. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap siswa yang kurang mampu dan paket sembako untuk diserahkan langsung kepada mustahik mustahik dalam rangka kegiatan tersebut. Adapun 50 Paket Sembako untuk diserahkan ke kegiatan HAB ke 79 Kemenag RI di Kantor Kemenag Kota Bontang , 150 paket sembako untuk kegiatan Milad MAN I Bontang . jumlah paket sembako yang disalurkan 200 paket senilai 50,000,000 juta rupiah Kegiatan ini dalam rangkaian bakti sosial acara HAB Ke-79 dengan pesan moral yang mendalam. kebersamaan dan kepedulian adalah kunci untuk memperkuat harmoni dalam keberagaman dan sebagai bentuk tanggung jawab Lembaga Baznas sebagai Lembaga non structural yang diberikan kewenangan untuk perhimpunan dan pendayagunaan ZIS di Kota Bontang. Bantuan simbolis yang diserahkan langsung di kementerian Agama oleh Pimpinan Baznas Kota Bontang ( Wakil Ketua IV ) Arsyad , SH ( 19.12.2024 ) dan Penyerahan dalam kegiatan Milad MAN I Bontang diserahkan oleh Ketua Baznas Kota Bontang, H. Kuba Siga ( 18.12.2024 )
BERITA19/12/2024 | Humas Baznas Kota Bontang
Baznas Kota Bontang Bersama  Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Salurkan Bantuan Untuk Warga Miskin Ektrem 42 Kepala Keluarga Senilai   84 Juta
Baznas Kota Bontang Bersama Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Salurkan Bantuan Untuk Warga Miskin Ektrem 42 Kepala Keluarga Senilai 84 Juta
Badan Amil Zakat Nasional Kota Bontang sebagai Lembaga non structural yang diberikan kewenangan dalam pengelolaan ZIS bersama Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat menyalurkan bantuan untuk 42 Kepala keluarga yang tersebar di Tingkat Kelurahan Kota Bontang. Baznas Kota Bontang berkomitmen menyelesaikan program bontang peduli dengan turut serta mengambil peran dengan mendidistribusikan kepada warga miskin yang tersebar di kelurahan kelurahan di Kota Bontang. sebagai upaya menjalankan amanat inpres nomor 4 tahun 2022 yang terkait dengan pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Baznas menyalurkan untuk setiap Kepala Keluarga senilai 2,000,000 dengan jumlah keseluruhan senilai 84,000,000 juta rupiah. Sinergi ini akan terus di tingkatkan dan sekaligus menjalankankan Amanah para Muzakki yang telah menyalurkan zakat infaq dan shodaqah melalui Baznas Kota Bontang.
BERITA13/12/2024 | Humas Baznas Kota Bontang
Baznas Gelar Pelatihan Sertifikasi 30 Orang Juru Sembelih Halal Hewan Unggas
Baznas Gelar Pelatihan Sertifikasi 30 Orang Juru Sembelih Halal Hewan Unggas
Bontang – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bontang bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Bontang menggelar pelatihan dan sertifikasi kompetensi Juru Sembelih Halal (Juleha). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Trembesi, Grand Mutiara Hotel, pada Senin (18/11) pagi, dan secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Asdar Ibrahim. Dalam sambutannya, Asdar menyampaikan harapannya agar pelatihan ini mampu melahirkan sumber daya manusia yang mumpuni dan profesional di bidang penyembelihan halal. Ia menekankan pentingnya jaminan kehalalan daging yang dikonsumsi masyarakat, sekaligus menghilangkan keraguan akan proses penyembelihan. “Pemerintah Kota Bontang tidak akan berhenti mendorong kegiatan positif seperti ini. Pelatihan ini diharapkan menjadi awal yang baik dan perlu ditingkatkan ke level yang lebih tinggi,” ujar Asdar. Ketua Baznas Kota Bontang, H. Kuba Suga, melaporkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta yang akan menjalani rangkaian pelatihan hingga 22 November mendatang. “Para peserta akan mendapatkan pengetahuan baru, mulai dari teori hingga praktik langsung, untuk memperkuat profesionalitas mereka sebagai juru sembelih halal,” jelasnya. Baznas menghadirkan tiga pemateri berpengalaman, yakni drh. Dwi Windiana, drh. Heris Kustiningsih, dan Yudi Subandi dari Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara, Bogor. Materi pelatihan mencakup teori penyembelihan yang sesuai syariat hingga praktik langsung untuk memastikan standar kehalalan terpenuhi. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung jaminan halal bagi produk unggas di Bontang dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap daging yang dikonsumsi.
BERITA24/11/2024 | Humas Baznas
Baznas Kota Bontang Salurkan Bantuan di Pulau dan Wilayah Pesisir Bontang
Baznas Kota Bontang Salurkan Bantuan di Pulau dan Wilayah Pesisir Bontang
BONTANG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bontang sukses melakukan penyaluran bantuan di wilayah pulau dan pesisir Bontang. Program yang bermanfaat untuk masyarakat itu juga dibarengi dengan pelatihan belajar alquran dengan metode tasbih, Sabtu (9/11/2024). Ketua Baznas Bontang H Kuba Siga Lc mengatakan, program ini rutin digelar tiap tahunnya.Dimana memberikan bantuan karpet dan kipas angin ke masjid di wilayah pesisir. Bahkan juga pemberian santunan uang tunai kepada siswa di pulau dan wilayah pesisir Bontang. “Sebelumnya juga dilaksanakan di darat, misalnya daerah nyerakat kiri, pagung, teluk kedere Bontang Lestari, “ terangnya. Dikatakan, Baznas terus melakukan program yang bermanfaat kepada masyarakat.Untuk itu di tahun depan rencana kerja sudah disusun yang selaras dengan program baznas pusat. Dimana setiap programnya memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kita akan tingkatkan program bermanfaat. Bahkan ada program baru yang diluncurkan dengan mensinkronkan program Baznas pusat,” imbuhnya Dirinya pun mengajak kepada Muzakki di Bontang untuk memberikan zakat terbaiknya kepada Baznas Bontang. Mengingat Baznas merupakan lembaga yang terpercaya. Bahkan dalam proses penyalurannya dapat diakses secara terbuka. Baznas Kota Bontang telah berkolaborasi Pemerintah Bontang dalam pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi, dan penurunan stunting. Terdapat 5 kategori program yang dikembangkan Baznas Bontang Sejahtera (ekonomi), Bontang Peduli (sosial dan kemanusiaan), Bontang Cerdas (pendidikan), Bontang Sehat (kesehatan), dan Bontang Takwa (dakwah – advokasi) “Terima kasih kepada Pemkot Bontang dan masyarakat termasuk ASN di Bontang yang memberikan zakatnya kepada Baznas Bontang dalam mengelola dengan baik,” ucapnya. Diketahui kegiatan Baznas di pulau para pimpinan dibagi dua. Kelompok pertama, yakni H Kuba Siga Lc,Ma, Muhammad Idris S Ag, dan didampingi Amil Baznas.Kelompok dua Yakni H Suryadi Hendra Gunawan Spd, Yusril Al Bugisi Spd dan Arsyad SH. (wan)
BERITA10/11/2024 | Humas Baznas
Baznas Kota Bontang Salurkan Santunan di Hari Pahlawan 10 November 2024
Baznas Kota Bontang Salurkan Santunan di Hari Pahlawan 10 November 2024
BAZNAS Kota Bontang - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bontang memberikan santunan terhadap para pejuang kemerdekaan di peringatan Hari Pahlawan Nasional 10 November 2024 yang dilaksanakan di Lapangan Kodim 0908, Minggu (10/11/2024). Hadir dalam pelaksanaan Wakil Ketua SDM dan Umum Pimpinan Baznas Kota Bontang, Arsyad, SH Penyaluran bantuan Baznas tersebut diserahkan Langsung oleh Pjs. Walikota Bontang, Munawwar dengan pemberian bantuan santunan kepada istri para veteran. Bantuan uang tunai senilai 5,000,000 rupiah untuk 5 orang dan uang tunai serta sembako yang diserahkan oleh berbagai pihak,UPZ PT Pupuk Kaltim, CSR PT Pupuk Kaltim, PT Badak NGL, dan Bank Kaltimtara turut berpartisipasi dengan memberikan donasi. Peringatan ke-79 Hari Pahlawan ini bertema “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu”. Munawwar berharap setiap peringatan Hari Pahlawan bisa melahirkan sosok baru yang meneruskan perjuangan menuju kesejahteraan sosial. “Hari Pahlawan bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi juga menjadi momentum bagi kita semua untuk melanjutkan perjuangan dengan cara-cara positif dan produktif di era kemerdekaan ini,” tambahnya.
BERITA10/11/2024 | Humas Baznas Kota Bontang
Pemkot Bontang Gandeng Baznas,UPZ Perusahaan dan LAZ  Entaskan Kemiskinan
Pemkot Bontang Gandeng Baznas,UPZ Perusahaan dan LAZ Entaskan Kemiskinan
Baznas Bontang - Pemkot Bontang menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bontang dalam pengentasan kemiskinan. Melalui rapat Koordinasi Kemiskinan bertempat di ruang rapat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat dan Rapat di Pimpin Langsung Asisten I ,Dasuki dan Kepala DSPM Kota Bontang menginisiasi kolaborasi ini sebagai salah satu langkah strategis Pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Melalui sinergi antara program-program pemerintah dan dukungan dari Baznas,UPZ Perusahaan dan LAZ diharapkan dapat tercipta langkah konkret yang efektif dalam menangani masalah ini,terutama dalam mengatasi masalah kemiskinan ekstrem” tutur nya ,Rabu (30/10/2024). Ketua Baznas Kota Bontang H.Kuba Siga menjelaskan, diharap menghasilkan hal yang lebih kuat dan bermanfaat. Saat ini, dia mengatakan peran Baznas selaras dengan program pemerintah dalam membantu mengentaskan kemiskinan di Kota Bontyang. Oleh sebab itu, upaya dalam menangani persoalan kemiskinan ekstrem menjadi tanggung jawab bersama. “Harapannya dengan program-program ini kita bisa bersinergi dengan Pemerintah dari berbagai sisi,” ungkapnya. Menurutnya, gerakan zakat yang dikelola Baznas sudah memasyarakat. Baznas Kota Bontang memiliki program kesehatan yang bersinergi dengan Dinas Kesehatan dan RSUD Kota Bontang #Bontang Sehat yang diperuntukkan bagi fakir miskin sebutnya. Ada pula program kemanusiaan bersinergi dengan Dinas Sosial dengan membagikan sembako kepada fakir miskin serta bantuan bencana . Baznas dalam Program Bontang Cerdas, Program Bontang Sejahtera serta Program Bontang Taqwa. Selain itu, ada program Z Mart, Z Chiken dan Pemberdayaan masyarakat berdasarkan kebutuhan usaha yang di ajukan ke Baznas kota Bontang. Melalui rapat koordinasi Baznas, UPZ Perusahaan, LAZ dan Pemerintah akan melakukan rapat rutin , melalui koordinasi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bontang (*)
BERITA30/10/2024 | Humas Baznas Kota Bontang
Baznas Bontang  Launching Program Z Chiken dan  Bantuan Perlengkapan & Modal Usaha Kepada 80 Mustahik
Baznas Bontang Launching Program Z Chiken dan Bantuan Perlengkapan & Modal Usaha Kepada 80 Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional Kota Bontang kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kamis (24/10), Baznas menggelar penyerahan bantuan usaha mesin jahit, mesin ketinting dan sarana perlengkapan masjid berupa ambal di Lamin Makodim 0908 Bontang, yang dihadiri perwakilan pemerintah serta penerima manfaat. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bontang, Dasuki, mewakili Pjs. Wali Kota Bontang, dalam sambutannya menyatakan bahwa sebanyak 80 mustahik atau penerima manfaat akan menerima bantuan sarana untuk berusaha serta modal usaha untuk mustahik yang sudah mengajukan permohonan dan telah disurvai oleh team Baznas Kota Bontang. Selain penyerahan bantuan, Baznas Bontang juga memberikan pelatihan kepada pengelola usaha ayam goreng merek Z-Chicken. Dasuki menekankan bahwa kehadiran Z-Chicken bisa menjadi alternatif produk halal dan higienis bagi masyarakat, khususnya umat Muslim di Bontang. Di sisi lain, ia mengingatkan pelaku usaha Z Chiken agar selalu menjaga kualitas layanan yang sesuai dengan ajaran Islam, terutama dalam penggunaan bahan-bahan yang halal
BERITA25/10/2024 | Humas Baznas
Baznas Salurkan Bantuan Kebakaran di Kampung Selambai Loktuan
Baznas Salurkan Bantuan Kebakaran di Kampung Selambai Loktuan
Rabu, 23 Oktober 2024 BAZNAS Kota Bontang menyerahkan bantuan kepada Korban bencana kebakaran di Kelurahan Loktuan Kampung Selambai Kecamatan Bontang Utara . Penyerahan bantuan berupa kebutuhan sembako diserahkan Baznas kota Bontang. Ketua BAZNAS Kota Kota Bontang menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa para korban kebakaran. Ketua BAZNAS Kota Bontang berharap para korban tabah dan tawakal dalam menerima cobaan karena semua itu sudah menjadi kehendak dari Allah SWT. Sebagai wujud kepedulian guna meringankan para korban.“Dengan saling bantu dan berbagi beban, Baznas Kota Bontang akan slalu hadir dan peduli. Hanya dengan cara ini kita dapat melalui cobaan seperti ini bersama-sama,” imbuhnya.
BERITA23/10/2024 | Humas Baznas
Rakorda Baznas  Kaltim "Sinergi Pengelolaan Zakat untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Masyarakat"
Rakorda Baznas Kaltim "Sinergi Pengelolaan Zakat untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Masyarakat"
Baznas Kota Bontang. Kegiatan Rakorda Baznas Kaltim di ikuti Pimpinan Baznas Kota Bontang yang dilaksanakan di Samarinda 20 sd 22 Oktober 2024. Turut serta dalam Pembukaan Rakorda Baznas yang di laksanakan di Pendopo Kantor Gubernur Kaltim turut di hadiri Pj. Walikota Bontang yang di wakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Dasuki Mengangkat tema “Sinergi Pengelolaan Zakat untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Timur,” pelaksanaan Rakorda kali ini adalah memberikan gambaran kebijakan, strategi dan perencanaan program kegiatan Baznas. Serta, mensinergikan program yang ada di Provinsi dan Kabupaten Kota. Baznas Kota Bontang dengan pontensi ZIS akan terus melakukan sinergi program dengan Pemerintah Kota Bontang. seperti pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi, dan penurunan stunting. Terdapat 5 kategori program yang dikembangkan Baznas Kota Bontang , yaitu Bontang Sejahtera (ekonomi), Bontang Peduli (sosial dan kemanusiaan), Bontang Cerdas (pendidikan), Bontang Sehat (kesehatan), dan Bontang Takwa (dakwah - advokasi) Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen M.S., M.Ec., Ph.D, menyampaikan, untuk mendukung dan mengoptimalkan pengumpulan ZIS di kaltim, juga diperlukan penguatan digitalisasi atau transformasi digital guna menjawab tantangan zaman dan meningkatkan profesionalitas pengelolaan zakat. "Para Amil BAZNAS ini punya tanggung jawab terhadap perkembangan BAZNAS di daerah. Kita sudah harus profesional dan memanfaatkan transformasi digital," ucap Prof. Nadra yang juga sebagai Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Kaltim. Menurutnya, transformasi digital merupakan suatu keharusan dalam mengoptimalkan kinerja pengelolan zakat BAZNAS di seluruh Indonesia. Pemanfaatan teknologi tidak hanya sebatas pada penggunaan alat, tetapi juga melibatkan strategi digital yang komprehensif, termasuk pengembangan media sosial dan digital marketing. “Dengan memanfaatkan teknologi informasi, kita dapat meningkatkan efisiensi kerja, memperluas jangkauan, serta memberikan pelayanan yang lebih baik kepada muzaki maupun mustahik,” ujar Prof Nadra. Prof. Nadra juga menegaskan, BAZNAS seluruh Indonesia khususnya BAZNAS daerah harus terus berinovasi untuk mengikuti perkembangan zaman.
BERITA22/10/2024 | Humas Baznas
Baznas Silaturahim dan Koordinas Program ke UPZ Yaumil PT Badak LNG
Baznas Silaturahim dan Koordinas Program ke UPZ Yaumil PT Badak LNG
Baznas Bontang - Jum'at ,10 Oktober 2024 Pimpinan Baznas Wakil Ketua I dan Wakil Ketua IV Silaturahmi dan koordinasi bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ Yaumil PT Badak LNG ) untuk saling bersinergi dalam pengupayaan potensi dan pendayagunaan ZIS yang ada di Kota Bontang. Pertemuan yang diadakan di Kantor UPZ Yaumil PT Badak yang diterima Langsung Ketua UPZ Yaumil Muhammad Arief Setiawan Wakil Ketua I ( Bidang Perhimpunan ) Yusrianto, S.Pd.I.,M.Sos dan Wakil Ketua IV Arsyad,SH ( Bidang SDM, Administrasi dan Umum ) mengatakan dalam pengelolaan zakat di Baznas, kita harus saling berkoordinasi dalam mengupayakan potensi perhimpunan dan pendayagunaan zakat melalui berbagai program yang bisa di sinergikan bersama. Untuk peningkatan pontensi ZIS Baznas dan UPZ UPZ sebagai mitra perlu di tingkatkan kalaborasi bersama dalam pendayagunaan ZIS disetiap program dalam pendistribusian dana zakat dan pelaporan dana zakat yang telah terkumpul dan yang telah didistribusikan ke Lembaga Baznas Kota Bontang
BERITA11/10/2024 | Humas Baznas
Rakornas BAZNAS Seluruh Indonesia Tahun 2024 Hasilkan 17 Rekomendasi, Apa Saja
Rakornas BAZNAS Seluruh Indonesia Tahun 2024 Hasilkan 17 Rekomendasi, Apa Saja
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 dari Rabu-Jumat (25-27 September 2024) menghasilkan 17 rekomendasi. "Intinya BAZNAS berkomitmen dengan sungguh-sungguh untuk melaksanakan tugas mengelola dan mengembangkan perzakatan nasional dalam upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dan meningkatkan manfaat zakat," kata Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. HM Noor Ahmad. Rekomendasi hasil Rakornas BAZNAS adalah: 1. Menyepakati target pengumpulan nasional tahun 2025 sebesar Rp 50 triliun terdiri dari pengumpulan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota dan LAZ se-Indonesia (On Balance Sheet) sebesar Rp12.7 triliun dan pencatatan zakat di masyarakat (Off Balance Sheet) sebesar Rp37.3 triliun. 2. Menyepakati 3,4 juta Mustahik Zakat Nasional, dengan target Penerima Manfaat Nasional sebanyak 84 juta jiwa, serta target pengentasan Kemiskinan Nasional sebanyak 1,8 juta jiwa pada tahun 2025; 3. Kembali memperkuat peran dan fungsi BAZNAS melalui empat penguatan: 1) Penguatan Kelembagaan, Organisasi, dan Manajemen BAZNAS seluruhIndonesia, 2) Penguatan SDM Pimpinan dan Amil Zakat, 3) Penguatan infrastruktur dan transformasi digital, dan 4) Penguatan jaringan seluruh stakeholder pengelola zakat; 4. Memperkuat status BAZNAS sebagai Lembaga Pemerintah Non Struktural khususnya dalam mendorong Pemerintah untuk melaksanakan regulasi mengenai pembiayaan yang berasal. dari APBN/APBD untuk mendukung operasional BAZNAS sebagaimana arahan Menteri Dalam Negeri; 5. Mengoptimalkan realisasi penerimaan zakat dari potensi Rp327 Triliun melalui perluasan jaringan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dengan membentuk UPZ di seluruh OPD, Kecamatan, dan Desa dengan melaporkan perkembangannya kepada BAZNAS RI dan Kemendagri secara berkala; 6. Mendorong aktivitas interkoneksi. Sistem Manajemen Informasi BAZNAS dan Sistem Informasi Pemerintah dalam memudahkan pengelolaan zakat; 7. Memprioritaskan penyaluran ZIS-DSKL untuk pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting, pengentasan kemiskinan BPS dan Transformasi Mustahik menjadi Muzaki yang mengacu pada data Pemerintah (Regsosek/P3KE) dan terintegrasi dalam SIMBA dalam rangka sukses Asta Cita; 8. Menyepakati 10 program prioritas Nasional yaitu Rumah Sehat BAZNAS, BAZNAS Microfinance,Desa/Kampung Zakat, Santripeneur, Beasiswa BAZNAS, Z-Chicken, Z-Mart, Rumah Layak Huni, Pengentasan Kemiskinan Ekstrim dan Stunting, serta BAZNAS Tanggap Bencana; 9. Redistribusi penguatan penyaluran dari BAZNAS RI ke BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota melalui integrasi program penyaluran Pusat dan Daerah dengan fokus utama pemerataan penyaluran di seluruh daerah untuk memastikan manfaat zakat tersebar secara adil dan merata di berbagai wilayah; 10. Sinkronisasi perencanaan pelaksanaan program pendistribusian serta pendayagunaan zakat dengan perencanaan pembangunan pemerintah sebagaimana tercantum dalam Astacita sebagai upaya strategis untuk memastikan keselarasan program-program zakat dengan prioritas pembangunan nasional; 11. Meningkatkan kualitas tata kelola layanan dan pengelolaan zakat dengan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) BAZNAS, guna memastikan proses pengelolaan zakat yang semakin profesional, sistematis, dansesuaidengan standar yang ditetapkan; 12. Berkomitmen untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas kelembagaan melalui pengukuran dengan Indeks Zakat Nasional, sebagai upaya mewujudkan tata kelola zakat yang lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan dalam mendukung kesejahteraan umat; 13. Berkomitmen untuk menyampaikan pelaporan secara rutin dan transparan melalui Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA), sebagai bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas dan meningkatkan kepercayaan publik dalam pengelolaan zakat; 14. BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota berkomitmen menjaga netralitas dan profesionalitas dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah 2024; 15. BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota siap menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis melalui program penguatan mustahik dalam hal penyediaan sumber daya dan bahan pangan yang diperlukan yang didapat dari hasil produksi para pengusaha mustahik seperti program lumbung pangan, balai ternak, dan UMKM binaan BAZNAS dan LAZ seluruh Indonesia; 16. BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, serta BAZNAS Kabupaten/Kota berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan reputasi lembaga dengan menerapkan prinsip aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta menegakkan etika dan integritas; 17. BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota dan LAZ mengucapkan terimakasih atas arahan, motivasi, dan dukungan dari Bapak Presiden Joko Widodo yang telah membesarkan Pengelolaan Zakat Nasional serta siap melanjutkan agenda pembangunan Indonesia pada pemerintahan Bapak Prabowo Subianto.
BERITA30/09/2024 | Humas Baznas Kota Bontang
Pimpinan Baznas Kota Bontang Mengikuti RAKORNAS BAZNAS 2024 di Istana Negara
Pimpinan Baznas Kota Bontang Mengikuti RAKORNAS BAZNAS 2024 di Istana Negara
Pimpinan Baznas Kota Bontang, turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) BAZNAS Tahun 2024 yang Pembukaannya digelar di Istana Presiden, Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur. Kegiatan yang berlangsung dari Rabu hingga Jumat, 25-27 September 2024, ini dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. H. Joko Widodo dan dihadiri oleh seluruh Pimpinan BAZNAS dari seluruh Indonesia. RAKORNAS kali ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. RAKORNAS BAZNAS Tahun 2024 diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk meningkatkan peran lembaga zakat dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya forum ini,BAZNAS Kota Bontang optimis bahwa kolaborasi yang terjalin akan memperkuat pelaksanaan program zakat di tingkat lokal,untuk pencapaian dan peningkatan ZIS sekaligus mendukung pencapaian visi BAZNAS untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan dan berjalannya Prinsip Pengelolaan Lembaga Baznas Aman Regulasi, Aman Syari' dan Aman NKRI. Turut serta dalam kegiatan Rakornas Baznas yang Pembukaan di laksanakan di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Ketua Baznas Kota Bontang H. Kuba Siga,Lc, MA , Wakil Ketua III Muhammad Idris ,S.Ag , Wakil Ketua IV ( SDM, Administrasi dan Umum ) Baznas Kota Bontang Arsyad, SH
BERITA29/09/2024 | Humas Baznas
Apresiasi Pengelolaan Zakat, Presiden Jokowi Buka Rakornas BAZNAS 2024 di Ibu Kota Nusantara
Apresiasi Pengelolaan Zakat, Presiden Jokowi Buka Rakornas BAZNAS 2024 di Ibu Kota Nusantara
Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 yang dihelat di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Rabu (25/9/2024). "Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim Rapat Koordinasi Nasional Badan Amil Zakat Nasional tahun 2024 saya nyatakan dibuka secara resmi. Terima kasih," ujar Presiden Jokowi dalam acara yang dihadiri sekitar 1.200 peserta. Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi memuji BAZNAS RI yang telah memulai pemanfaatan teknologi digital dalam setiap penyelenggaraan acara besar, sehingga dapat berjalan dengan cepat dan sukses. "Saya senang beberapa kali saat BAZNAS mengadakan acara di istana, semuanya sudah dilakukan dalam bentuk digitalisasi, ini adalah bentuk kecepatan yang saya inginkan," kata Presiden Jokowi. Presiden Jokowi menambahkan, sejak dimulainya Gerakan Cinta Zakat pada 2021, pertumbuhan zakat, infak, dan sedekah di Indonesia rata-rata naik 30 persen per tahun. "Ini angka pertumbuhan yang cukup besar. Untuk itu saya mengapresiasi dan menghargai kerja keras seluruh jajaran di BAZNAS sehingga pertumbuhan tersebut bisa terus dicapai," kata Presiden Jokowi. Menurut Presiden Jokowi, sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, potensi zakat di Indonesia juga masih sangat besar untuk bisa dikelola dan digali dengan baik. "Saya berharap BAZNAS ke depan dapat melakukan terobosan-terobosan baik melalui edukasi kepada masyarakat, yang paling penting adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk membangun sebuah tata kelola yang baik yang profesional," katanya. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menambahkan, Rakornas BAZNAS 2024 yang digelar di IKN bukan hanya sebuah momen penting bagi BAZNAS, tetapi juga sebuah tonggak sejarah yang mengukuhkan komitmen BAZNAS untuk terus mendukung agenda pembangunan nasional. "Hari ini, tanggal 25 September 2024, adalah hari yang sangat istimewa dan membanggakan bagi kami semua. Kami bersyukur dapat melaksanakan Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2024 di Istana Negara Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur," kata Kiai Noor. Kiai Noor menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah memperkenankan BAZNAS untuk menyelenggarakan kegiatan pembukaan Rakornas BAZNAS 2024 di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara. "Kehormatan ini menjadi simbol sinergi kuat antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan BAZNAS sebagai Lembaga Pemerintah Non-Struktural dengan tugas Pengelolaan Zakat dalam membangun Indonesia yang lebih sejahtera, adil, dan makmur melalui pengelolaan zakat yang semakin optimal," katanya. Kiai Noor menambahkan, kolaborasi antara BAZNAS dengan program-program pembangunan nasional semakin menunjukkan intensitas yang tinggi, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Sinergi ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS untuk mendukung program sosial pemerintah," tegasnya. Kiai Noor juga menyampaikan terima kasih kepada para sponsor yang telah memberikan dukungan luar biasa untuk acara ini, yaitu Bank Syariah Indonesia, BNI, Mandiri, BRI, BTN Syariah, Jamkrindo Syariah, dan PT Triatama. "Dukungan ini tentunya tidak hanya kami lihat berupa dana, tetapi juga menunjukkan kepercayaan dan dedikasi terhadap visi kami yaitu untuk menyejahterakan umat. Semoga hubungan ini terus berlanjut dan semakin kuat di masa depan, serta memberikan manfaat bagi kita semua," pungkasnya. Turut hadir dalam acara tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wakil Menteri Agama, KH. Saiful Rahmat Dasuki, Wakil Menteri Pertanahan, Raja Juli Antoni, serta perwakilan dua ormas besar Islam di Indonesia Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Rakornas BAZNAS akan diselenggarakan di Balikpapan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1200 peserta yang berasal dari unsur Pimpinan BAZNAS se-Indonesia dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita".
BERITA28/09/2024 | Humas Baznas Kota Bontang
Kemendagri Siap Dukung BAZNAS Gali Potensi Zakat di Indonesia
Kemendagri Siap Dukung BAZNAS Gali Potensi Zakat di Indonesia
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI menyatakan kesiapannya untuk mendukung Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam menggali potensi zakat di Indonesia. Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2024 yang diselenggarakan di Kalimantan Timur, 25-27 September 2024. Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, beserta jajaran Pimpinan BAZNAS. “Kita beruntung bahwa zakat sudah dikelola, sudah ada landasan hukumnya, sudah ada undang-undangnya semenjak tahun 2011, sudah ada peraturan turunannya, peraturan pemerintah tahun 2014. Didirikan sebagai lembaga nonstruktural, BAZNAS yang dikelola atau sehari-hari dikoordinasikan oleh Kemenag. ini kemajuan yang luar biasa di bidang zakat, hanya saja potensinya yang belum tergali,” kata Tito saat menjadi pembicara utama, Rabu malam (25/9/2024). Oleh karena itu, Tito menambahkan, Kemendagri siap mendukung BAZNAS agar bisa optimal dalam melaksanakan tugasnya. Menurutnya, terdapat beberapa hal yang dikerjakan Kemendagri dalam rangka membantu BAZNAS untuk menggali potensi zakat. “Kemendagri saat ini telah memperkuat kelembagaan BAZNAS. Di 34 provinsi sudah ada, di Kabupaten/Kota hampir 514 sudah ada. Tetapi ada yang bekerja maksimal, ada yang belum, tergantung dari teamwork di daerah masing-masing," katanya. Selain itu, pihaknya dalam membantu BAZNAS juga telah meminta laporan kepada para Gubernur, Bupati, Walikota untuk melaporkan perkembangan BAZNAS per triwulan. Di satu sisi, Kemendagri dalam rangka memperkuat kelembagaan juga telah memperluas jaringan UPZ. Kemudian, Tito mengatakan, Kemendagri telah melakukan pemanfaatan data dukcapil. Sehingga melalui data ini dapat diketahui berapa jumlah umat Islam yang ada di provinsi, kabupaten, kota, kecamatan sampai ke desa. Tidak hanya itu, Tito juga mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin dengan baik bersama BAZNAS. “Terima kasih kepada BAZNAS yang telah membuat program kita bersama untuk daerah perbatasan, dan ini masih berjalan. Terima kasih,” pungkasnya. Sebelumnya, Rakornas BAZNAS 2024 dibuka langsung oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Ibu Kota Nusantara, kemudian acara dilanjutkan di Balikpapan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1.200 peserta yang berasal dari unsur Pimpinan BAZNAS se-Indonesia dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita".
BERITA27/09/2024 | Humas Baznas Kota Bontang
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Bontang.

Lihat Daftar Rekening →