WhatsApp Icon
Nyerakat Kiri Resmi Ditetapkan sebagai Kampung Zakat 2026, BAZNAS Bontang Dorong Pemberdayaan Masyarakat

BONTANG — Kawasan Nyerakat Kiri, RT 09 dan RT 10, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, resmi ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan Program Kampung Zakat Kota Bontang Tahun 2026.

Penetapan tersebut dilakukan dalam Rapat Finalisasi Penetapan Lokasi Program Kampung Zakat Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Bontang, Kamis (20/8/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bontang, H. Muhammad Hamzah, S.H.I., M.H.

Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Penetapan Titik Pelaksanaan Kampung Zakat kepada perwakilan Kecamatan Bontang Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Bontang hadir melalui Wakil Ketua III, Idris Hakam, S.Ag. Kehadiran BAZNAS menjadi bagian dari komitmen untuk memperkuat sinergi bersama Kementerian Agama dan pemerintah daerah dalam mengembangkan program zakat yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Nyerakat Kiri Memiliki Potensi dan Tantangan

Kawasan Nyerakat Kiri RT 09 dan RT 10 merupakan wilayah perdesaan/pelosok dengan karakteristik wilayah yang didominasi sektor pertanian dan perkebunan. Masyarakat setempat mayoritas menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian, perkebunan kelapa sawit rakyat, serta pekerjaan sebagai buruh sawit.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 85 KK di RT 09 dan 105 KK di RT 10. Hasil validasi data kemiskinan menunjukkan terdapat 88 jiwa prasejahtera di kawasan tersebut. Selain itu, terdapat kelompok masyarakat rentan yang terdiri dari 18 lansia, 3 anak yatim, dan 6 penyandang disabilitas.

Di sisi lain, Nyerakat Kiri memiliki potensi ekonomi yang cukup besar melalui sektor pertanian palawija, hortikultura, dan perkebunan kelapa sawit rakyat. Potensi tersebut menjadi salah satu dasar penting dalam merancang program pemberdayaan melalui Kampung Zakat.

Namun demikian, masyarakat masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan akses jalan tani, ketergantungan terhadap musim, serta risiko kebakaran lahan yang membutuhkan pengawasan dan patroli secara terpadu.

Zakat Didorong untuk Pemberdayaan

Melalui penetapan Kampung Zakat, pengelolaan zakat diharapkan tidak berhenti pada pola bantuan konsumtif, tetapi diarahkan untuk membangun kemandirian masyarakat.

Beberapa kebutuhan yang telah teridentifikasi antara lain pengadaan sarana pertanian dan perkebunan ringan seperti mesin pemotong rumput, sprayer dan pupuk, serta penguatan modal usaha warung kelontong maupun pengolahan hasil pertanian lokal. Estimasi kebutuhan modal awal untuk kelompok atau pelaku usaha berada pada kisaran Rp5 juta hingga Rp15 juta.

BAZNAS Kota Bontang akan mendorong agar potensi zakat dapat diarahkan secara tepat sasaran, dengan mempertimbangkan kondisi, kebutuhan, dan potensi ekonomi masyarakat di wilayah Kampung Zakat.

Program ini juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara Kementerian Agama, BAZNAS Kota Bontang, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, serta masyarakat, sehingga pemberdayaan yang dilakukan dapat berlangsung secara terarah dan berkelanjutan.

Penetapan Nyerakat Kiri sebagai Kampung Zakat 2026 menjadi momentum untuk menghadirkan wajah zakat yang lebih produktif: dari membantu memenuhi kebutuhan hari ini menuju membangun kemandirian masyarakat untuk masa depan.

Nyerakat Kiri — Kampung Zakat 2026, Bersama Zakat Membangun Kemandirian Umat.

21/08/2026 | Kontributor: Humas Baznasbtg.ar
Hadir di Rakor Forkopimda, BAZNAS Kota Bontang Perkuat Sinergi ZIS untuk Program Tepat Sasaran dan Berdampak

MAKASSAR — BAZNAS Kota Bontang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bontang, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak dan sedekah (ZIS).

Komitmen tersebut disampaikan dalam rangkaian Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda dan Pemangku Kepentingan Kota Bontang Tahun 2026 yang dilaksanakan di Makassar, Kamis, 20 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Bontang, H. Kuba Siga, turut hadir bersama unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan lainnya.

Kehadiran BAZNAS dalam forum tersebut menjadi bagian penting dari upaya membangun kolaborasi lintas sektor. Sebagai lembaga pemerintah nonstruktural, BAZNAS memiliki posisi strategis dalam membantu pemerintah melalui pengelolaan dana ZIS untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya masyarakat yang membutuhkan dan kelompok mustahik.

Sinergi Agar Program Tidak Tumpang Tindih

Salah satu pesan penting dalam pertemuan tersebut adalah perlunya setiap pihak membangun sinergi agar program pembangunan dan bantuan yang dilaksanakan tidak berjalan sendiri-sendiri maupun mengalami tumpang tindih.

Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG mendorong agar setiap program yang dijalankan dapat diberikan sesuai kebutuhan masyarakat dan benar-benar memberikan manfaat.

Semangat tersebut sejalan dengan arah pengelolaan BAZNAS Kota Bontang. Setiap program harus terlebih dahulu melihat kebutuhan di lapangan, memetakan sasaran penerima manfaat dan memperhatikan program yang telah dilaksanakan pemerintah maupun pihak lainnya.

Dengan demikian, dana zakat dan infak yang dititipkan masyarakat dapat menjadi pelengkap sekaligus penguat terhadap program pembangunan yang telah berjalan.

“BAZNAS tidak ingin berjalan sendiri. Apa yang sudah dilakukan pemerintah dan para pihak harus kita petakan. Kami mengambil peran untuk melengkapi, memperkuat dan memberikan intervensi kepada kebutuhan yang belum tertangani.”
H. Kuba Siga, Ketua BAZNAS Kota Bontang

Menurutnya, semakin kuat kolaborasi yang dibangun, semakin besar pula peluang manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

 

Perhimpunan ZIS Terus Diperkuat

Kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan ZIS juga tercermin dari data digital SIMBA BAZNAS.

Berdasarkan rekapitulasi pada dashboard SIMBA, perhimpunan ZIS BAZNAS Kota Bontang tahun 2025 tercatat sebesar Rp8.670.871.488 dengan 2.544 muzaki.

Sementara itu, pada Semester I Tahun 2026, kanal digital SIMBA mencatat perhimpunan sebesar Rp4.225.994.524 dengan 214 muzaki pada data dashboard saat diakses.

Dengan demikian, perhimpunan Semester I 2026 tersebut telah mencapai sekitar 48,74 persen dari total perhimpunan tahun 2025.

Data tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa semakin besar dana ZIS yang berhasil dihimpun, semakin besar pula tanggung jawab BAZNAS untuk memastikan dana tersebut dikelola secara amanah dan memberikan manfaat yang nyata.

Dari Data Menuju Kolaborasi Program

Ke depan, BAZNAS Kota Bontang juga mendorong penguatan sistem digital kolaboratif. Sistem tersebut diarahkan agar pihak-pihak yang terlibat dapat melihat informasi program sesuai dengan kewenangan dan hak akses masing-masing.

Data yang akan dikembangkan antara lain meliputi lokasi program, penerima manfaat, jenis bantuan, sumber dana, mitra yang terlibat, status pelaksanaan, dokumentasi, hingga monitoring dan evaluasi program.

Langkah ini penting agar seluruh pihak memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai intervensi yang telah dilakukan dan kebutuhan yang masih belum tertangani.

Konsep tersebut diharapkan dapat membangun satu data, satu perencanaan dan satu arah dampak, sehingga kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, dunia usaha dan pemangku kepentingan lainnya dapat berjalan lebih efektif.

Program ZIS Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Penguatan kolaborasi tersebut juga akan diarahkan pada berbagai program BAZNAS Kota Bontang, mulai dari Bontang Peduli, Bontang Sehat, Bontang Cerdas, Bontang Sejahtera hingga Bontang Taqwa.

Termasuk di dalamnya program sunatan massal, bedah rumah, bantuan pendidikan, Belanja Berkah Anak Yatim, serta pemberdayaan ekonomi mustahik melalui ZChicken, ZAuto, ZMart dan ZCoffee.

Program pemberdayaan menjadi perhatian penting agar zakat tidak hanya berhenti pada bantuan konsumtif, tetapi dapat menjadi instrumen untuk mendorong mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Dalam konteks kolaborasi dengan dunia usaha melalui TJSL/CSR, BAZNAS juga siap mengambil peran sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Pemetaan program menjadi penting agar bantuan perusahaan, pemerintah dan dana ZIS dapat saling melengkapi, bukan saling menggantikan atau bertumpuk pada sasaran yang sama.

Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI

Dalam menjalankan seluruh programnya, BAZNAS Kota Bontang menegaskan komitmen untuk tetap berpegang pada prinsip:

Aman Syar’i — Aman Regulasi — Aman NKRI.

Prinsip tersebut menjadi landasan agar seluruh pengelolaan ZIS berjalan sesuai ketentuan syariah, peraturan perundang-undangan serta kepentingan bangsa dan negara.

BAZNAS Kota Bontang juga terus memperkuat tata kelola agar dana yang dititipkan masyarakat dapat dikelola secara amanah, profesional, transparan, akuntabel, produktif dan berdampak.

Pada akhirnya, kolaborasi bukan sekadar memperbanyak kegiatan, tetapi memastikan setiap program benar-benar dibutuhkan, tepat sasaran, tidak tumpang tindih dan memberikan dampak yang dapat dirasakan masyarakat.

Semakin kuat sinergi, semakin luas manfaat. Semakin baik tata kelola, semakin besar kepercayaan. Dan semakin tepat program, semakin nyata dampaknya bagi mustahik.

“Zakat Penolong Sesama di Dunia, Zakat Penyelamat Kita di Akhirat.”
Cinta Zakat, Berkah untuk Masyarakat.

21/08/2026 | Kontributor: Humas Baznasbtg.ar
Pimpinan BAZNAS Kota Bontang Ikuti Pra-Rakornas BAZNAS 2026, Perkuat Zakat Berdampak dan Kepedulian Bencana NTT

BONTANG — Pimpinan BAZNAS Kota Bontang mengikuti Pra-Rapat Koordinasi Nasional (Pra-Rakornas) BAZNAS 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS Republik Indonesia secara daring melalui Zoom, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”, dengan agenda evaluasi pencapaian RKAT 2026 BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota serta penguatan arah pengelolaan zakat nasional.

Pra-Rakornas juga menjadi momentum bagi BAZNAS se-Indonesia untuk memperkuat kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam forum tersebut, BAZNAS diajak untuk turut berkontribusi dalam penggalangan bantuan kemanusiaan bagi para korban dan masyarakat yang terdampak.

Ajakan tersebut menjadi bagian dari semangat BAZNAS untuk hadir tidak hanya melalui program zakat, tetapi juga dalam merespons kondisi kemanusiaan dan kebutuhan masyarakat ketika terjadi bencana.

BAZNAS Kota Bontang menyambut ajakan tersebut sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian kemanusiaan. Penggalangan bantuan diharapkan dapat membuka ruang partisipasi masyarakat, muzaki, UPZ, komunitas, dunia usaha dan berbagai pihak untuk bersama-sama membantu saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah di NTT.

Selain kepedulian bencana, Pra-Rakornas membahas pentingnya penguatan pengumpulan zakat melalui berbagai segmen, mulai dari ASN dan lembaga pemerintah, perusahaan swasta, organisasi profesi, muzaki khusus hingga kanal digital.

Penguatan pengumpulan tersebut harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendistribusian, pendayagunaan dan pemberdayaan. Zakat diharapkan tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi mampu menghasilkan outcome dan impact bagi peningkatan kesejahteraan mustahik.

Dorong Transformasi dari Charity Menuju Empowerment

Salah satu pesan penting dalam Pra-Rakornas adalah perlunya perubahan paradigma pengelolaan zakat dari pendekatan campaign based menuju ecosystem based zakat management, serta secara bertahap menggeser program dari sekadar charity menuju empowerment.

Program karitatif tetap diperlukan bagi masyarakat dalam kondisi rentan. Namun, program zakat juga perlu diarahkan untuk membangun kemandirian mustahik sehingga memiliki peluang meningkatkan kesejahteraan dan pada akhirnya dapat naik kelas menjadi muzaki.

SIMBA Diperkuat sebagai Basis Data Mustahik

Transformasi digital juga menjadi perhatian penting. Data mustahik yang dikelola melalui SIMBA secara by name by address perlu terus dioptimalkan agar tidak hanya menjadi catatan administrasi, tetapi berkembang menjadi basis data yang dinamis dan mendukung pengambilan keputusan.

Data tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai identitas dan lokasi mustahik, riwayat bantuan, jenis program yang diterima, waktu dan lokasi penyaluran, hingga perkembangan kondisi mustahik setelah menerima bantuan.

Penguatan data tersebut juga dapat membantu mencegah tumpang tindih bantuan, meningkatkan ketepatan sasaran serta menjadi dasar dalam menentukan program pemberdayaan.

RKAT Menjadi Instrumen Strategis

Pra-Rakornas turut menegaskan bahwa RKAT bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen strategis untuk memastikan keselarasan antara visi pimpinan, program, pelaksanaan kegiatan, tata kelola dan disiplin organisasi.

Perencanaan BAZNAS diarahkan agar selaras dengan prioritas pembangunan, khususnya pengentasan kemiskinan, perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan ekonomi syariah.

BAZNAS Kota Bontang Siap Menindaklanjuti

Keikutsertaan Pimpinan BAZNAS Kota Bontang dalam Pra-Rakornas BAZNAS 2026 menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal dan menindaklanjuti arah kebijakan BAZNAS RI di tingkat daerah.

Penguatan pengumpulan, peningkatan kualitas pendistribusian dan pemberdayaan, transformasi digital, pemanfaatan data, pengukuran dampak serta kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana menjadi bagian penting dalam pengembangan BAZNAS Kota Bontang ke depan.

BAZNAS Kota Bontang berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola zakat agar dana yang dititipkan masyarakat dapat dikelola secara amanah, profesional, transparan, produktif dan berdampak.

Dengan semangat:

“Zakat Penolong Sesama di Dunia, Zakat Penyelamat Kita di Akhirat.”

BAZNAS Kota Bontang terus bergerak agar zakat dan infak tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi menjadi kekuatan untuk mengangkat kesejahteraan, mengurangi kemiskinan, membangun kemandirian umat serta hadir bagi sesama dalam situasi bencana.

20/08/2026 | Kontributor: Humas Baznasbtg.ar
BAZNAS Kota Bontang Hadiri Pembukaan BRUS 2026, Perkuat Sinergi Membangun Generasi Sehat, Mandiri dan Berprestasi

BONTANG — BAZNAS Kota Bontang turut menghadiri pembukaan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) Kota Bontang Tahun 2026, sebagai bagian dari sinergi lintas sektor dalam membangun kualitas sumber daya manusia dan mempersiapkan generasi muda Kota Bontang.

Kegiatan tersebut diikuti 180 siswa dari 22 sekolah di Kota Bontang dan menjadi ruang pembinaan bagi remaja usia sekolah untuk memperoleh pengetahuan, pembekalan dan pendampingan dalam menghadapi berbagai tantangan masa remaja.

Hadir mewakili BAZNAS Kota Bontang, Arsyad, S.H., Pimpinan BAZNAS Kota Bontang/Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM, IT dan Umum.

Turut hadir H. Rudi Kartono, S.HI., M.Sos., Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, serta H. Lukman, S.S., M.Si., Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Pemerintah Kota Bontang, yang mewakili Wali Kota Bontang.

Kegiatan ini juga dihadiri jajaran Kementerian Agama Kota Bontang, Kepala KUA se-Kota Bontang, unsur perangkat daerah, sekolah dan madrasah serta para peserta BRUS.

Dalam sambutan Wali Kota Bontang yang disampaikan H. Lukman, ditegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan manusia sejak usia dini.

Generasi muda Bontang diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat jasmani dan mental, kuat iman, baik akhlaknya, memiliki keterampilan, mencintai keluarga, menghargai sesama serta mampu menghadapi tantangan zaman.

Pemerintah Kota Bontang juga mengajak seluruh unsur untuk memperkuat kolaborasi dalam mendampingi generasi muda, termasuk sekolah, madrasah, orang tua, BKKBN, puskesmas, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat.

BRUS menjadi salah satu ruang penting untuk memberikan pembekalan kepada remaja terkait berbagai persoalan yang dihadapi pada masa pertumbuhan, termasuk pergaulan negatif, kesehatan reproduksi, bahaya narkoba, pernikahan dini, stunting, HIV, bullying, kesehatan mental serta berbagai perilaku berisiko lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, remaja juga diajak untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan besar dalam kehidupan. Masa remaja merupakan masa untuk belajar, membangun karakter, mengembangkan kemampuan, mengejar cita-cita dan mempersiapkan masa depan.

BAZNAS Kota Bontang memandang pembinaan generasi muda merupakan bagian penting dari pembangunan masyarakat. Pengelolaan zakat, infak dan sedekah tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi juga dapat menjadi instrumen untuk mendukung pendidikan, kesehatan, pemberdayaan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, kehadiran BAZNAS Kota Bontang dalam BRUS 2026 menjadi bentuk dukungan terhadap kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda.

Semangat tersebut sejalan dengan pesan yang disampaikan dalam kegiatan BRUS:

SEHAT, MANDIRI, BERPRESTASI

BAZNAS Kota Bontang berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari kolaborasi dalam membangun generasi dan keluarga yang kuat.

Membangun generasi bukan tugas satu lembaga. Dibutuhkan sinergi pemerintah, Kementerian Agama, sekolah, keluarga, masyarakat dan seluruh elemen yang peduli terhadap masa depan anak-anak Bontang.

Dengan memohon ridha Allah SWT, Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) Kota Bontang Tahun 2026 secara resmi dibuka, dengan harapan kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata dan menjadi salah satu langkah bersama dalam mencegah pernikahan dini serta mempersiapkan generasi muda Kota Bontang yang berkualitas.

BAZNAS Kota Bontang
Zakat Membangun Generasi, Zakat Menguatkan Masa Depan.

19/08/2026 | Kontributor: Humas Baznasbtg.ar
BAZNAS Kota Bontang Perkuat Pembinaan Muallaf, Dukung Taehyeong Kim Menapaki Jalan Islam

BONTANG BARAT — BAZNAS Kota Bontang terus mengambil bagian dalam pembinaan dan penguatan kehidupan muallaf di Kota Bontang. Dukungan tersebut diwujudkan dalam kegiatan pengislaman Taehyeong Kim (38), warga asal Korea Selatan, yang mengucapkan dua kalimat syahadat di Musholla Al Marrotain, Bontang Barat, Selasa (18/8/2026).

Prosesi pengucapan syahadat dilaksanakan melalui Lembaga Pembinaan dan Kesejahteraan Muallaf (LENTERA MUALLAF) Bontang Barat, dengan disaksikan para ustadz, anggota TPQ Al Marrotain serta sejumlah pihak yang turut memberikan pendampingan.

Syahadat dipandu oleh Ahmad Rayyani, Penyuluh Agama Islam KUA Bontang Barat sekaligus Ketua LENTERA MUALLAF Bontang Barat. Dalam proses tersebut, Agni turut membantu sebagai penerjemah untuk memastikan Taehyeong Kim memahami setiap kalimat dan makna yang disampaikan.

Setelah mengucapkan dua kalimat syahadat, suasana haru dan sukacita menyelimuti para hadirin. Kim menyampaikan rasa bahagia karena mendapatkan sambutan yang ramah dan penuh kekeluargaan.

“Saya merasa bahagia dan sangat haru ketika disambut dengan ramah. Setelah mempelajari dan membandingkan berbagai ajaran agama, saya merasa Islam adalah agama yang lebih baik. Saya juga ingin mengakhiri masa tidak beragama yang selama ini saya jalani sebagai seorang atheis,” ungkap Kim.

Syahadat Menjadi Awal Perjalanan

Bagi LENTERA MUALLAF Bontang Barat, pengucapan syahadat bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan seorang muallaf untuk mengenal, memahami dan mengamalkan ajaran Islam.

Ahmad Rayyani menekankan pentingnya pendampingan yang berkelanjutan agar muallaf mendapatkan pembinaan keagamaan sekaligus lingkungan yang dapat memberikan dukungan dalam menjaga dan memperkuat keimanan.

Pendekatan yang humanis, ramah dan penuh kasih menjadi bagian penting dalam proses pembinaan. Setiap muallaf memiliki perjalanan hidup dan proses pencarian spiritual yang berbeda.

Sementara itu, Ustadz Arbain Nawawi, staf KUA Bontang Barat, memberikan motivasi kepada Kim mengenai keutamaan seseorang yang memeluk Islam. Ia menyampaikan bahwa dosa-dosa terdahulu diampuni, seorang yang masuk Islam diibaratkan seperti bayi yang baru lahir, kebaikan yang telah dilakukan sebelumnya tetap dicatat, serta pahala kebaikan dilipatgandakan oleh Allah SWT.

Pesan tersebut menjadi penguatan bagi Kim untuk menjalani kehidupan barunya sebagai seorang Muslim dengan penuh optimisme dan semangat untuk terus belajar.

BAZNAS Kota Bontang Hadir Mendukung Muallaf

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Bontang turut memberikan kontribusi berupa perlengkapan alat ibadah sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan awal Kim sebagai seorang muallaf.

Dukungan ini menjadi bagian dari perhatian BAZNAS Kota Bontang terhadap pembinaan muallaf sekaligus bentuk sinergi dengan LENTERA MUALLAF dan KUA Bontang Barat dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat yang baru memeluk Islam.

Bagi BAZNAS Kota Bontang, pembinaan muallaf tidak berhenti pada saat seseorang mengucapkan syahadat. Dukungan dan pendampingan setelahnya juga menjadi bagian penting agar muallaf memiliki kesempatan untuk belajar agama, menjalankan ibadah dan tumbuh dalam lingkungan yang memberikan penguatan keimanan.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Mesir Lahale, Ketua TPQ Al Marrotain, dilanjutkan dengan ucapan selamat, foto bersama dan ramah tamah.

Momen tersebut menjadi awal perjalanan baru bagi Taehyeong Kim dalam menjalani kehidupan sebagai seorang Muslim di Kota Bontang.

Melalui sinergi bersama lembaga keagamaan dan masyarakat, BAZNAS Kota Bontang berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam pembinaan muallaf, menghadirkan kepedulian, dukungan dan pendampingan agar setiap muallaf dapat menjalani perjalanan keislamannya dengan lebih kuat dan istiqamah.

BAZNAS Kota Bontang
Menebar Zakat, Menguatkan Umat, Menumbuhkan Kebaikan.

18/08/2026 | Kontributor: Humas Baznasbtg.ar

Berita Terbaru

WALIKOTA  BASRI RASE  MERESMIKAN KANTOR BARU BAZNAS KOTA BONTANG
WALIKOTA BASRI RASE MERESMIKAN KANTOR BARU BAZNAS KOTA BONTANG
Badan Amil Zakat Nasional Kota Bontang, Kini resmi memiliki kantor baru. Kantor baru Baznas Kota Bontang di resmikan oleh Walikota Bontang Basri Rase bersamaan dengan beberpa gedung perkantoran di Lapangan HOP I, Kelurahan Satimpo, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (5/2/2025) pagi. Wali kota berharap kantor baru BAZNAS dapat meningkatkan kinerja BAZNAS dalam menjalankan tugasnya, seperti meningkatkan profesionalisme, membangun kepercayaan publik, dan memberikan pelayanan yang lebih baik dan bersinergi dengan Pemerintah serta dapat memaksimalkan pengumpulan potensi zakat, infak dan sedekah (ZIS).
BERITA06/02/2025 | Humas Baznas
HUT BAZNAS ke 24 Baznas Kota Bontang Mendapatkan Kado Kantor Baru senilai 4,1 Milyar Melalui APBD TH.2024
HUT BAZNAS ke 24 Baznas Kota Bontang Mendapatkan Kado Kantor Baru senilai 4,1 Milyar Melalui APBD TH.2024
Pembangunan Gedung BAZNAS Kota Bontang dengan menggunakan anggaran APBD tahun 2024 senilai 4,1 Milyar sudah rampung dan siap untuk digunakan di tahun 2025. Gedung BAZNAS dibangun di lokasi tanah Hibah Perusahaan PT Badak yang berlokasi daerah Hop 1 . Walikota Bontang Basri Rase memberikan atensi yang sangat tinggi terhadap Lembaga Baznas dimana sebagai Lembaga non struktural yang banyak memberi kontribusi di bidang pembangunan kesejahteraan masyarakat ; penanggulangan kemiskinan, pemberian berbagai Program usaha, seperti Z Mart, Z Chiken Z Auto Z Laundry serta bantuan biaya kesehatan melalui pengelolaan dana zakat. Harapannya semoga BAZNAS terus melakukan kerja yang terbaik sebagai lembaga yang diberikan kewenangan dalam pengelolaan Zakat fasilitas Gedung permanen Baznas Kota Bontang juga nantinya akan dilengkapi dengan Pusat Layanan Gerai klinik Sehat Baznas dimana nantinya dapat di fungsikan untuk memberikan pelayanan Kesehatan kepada setiap mustahik Baznas Kota Bontang.
BERITA19/01/2025 | Humas Baznas Kota Bontang
BAZNAS Kota Bontang  Serahkan Secara Simbolis  Program BAZNAS  Microfinance Masjid  di HUT BAZNAS ke 24  Senilai  Rp. 300 Juta  : Langkah Nyata Tingkatkan Ekonomi Jemaah
BAZNAS Kota Bontang Serahkan Secara Simbolis Program BAZNAS Microfinance Masjid di HUT BAZNAS ke 24 Senilai Rp. 300 Juta : Langkah Nyata Tingkatkan Ekonomi Jemaah
Baznas Kota Bontang - Badan Amil Zakat Nasional Kota Bontang di moment Hut BAZNAS yang ke 24 menyerahkan secara simbolis BAZNAS Microfinance Masjid (BMM), yang di programkan oleh BAZNAS RI. Proses penerimaan program BMM di Kota Bontang di berikan untuk 3 Masjid untuk menerima program BMM Baznas. (1) Masjid Al Amien Kelurahan Gn.Telihan Rp. 150,000,000 ( 50 Jamaah Penerima Manfaat BMM ) (2 ) Masjid Al Muhajirin Rp. 90,000,000 ( 30 Jamaah penerima program BMM ) (3) Masjid Nurul Iman Rp. 60,000,000 ( 20 jamaah penerima program BMM ) . BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) adalah layanan keuangan mikro berbasis masjid yang bertujuan untuk menyebarkan Gerakan Cinta Zakat melalui dukungan pembiayaan mikro bagi masyarakat. Program ini juga mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat, bekerja sama dengan BAZNAS untuk menyediakan akses pembiayaan mikro berbasis masjid. Program BMM berbasis masjid semua kegiatan penggunaan dan Peminjaman semua terfokus di masjid serta pendampingan juga melalui jamaah masjid yang di tunjuk oleh pihak takmir masjid. Masjid bisa langsung menyampaikan sistem pelaporan secara online melalui Kantor Digital yang sudah di siapkan Baznas di https://menara.baznas.go.id . Arsyad,SH Pimpinan Baznas dan koordinator program BMM Baznas Pusat di Kota Bontang menyampaikan harapan bahwa program BMM dapat menjadi solusi atas berbagai masalah keumatan, seperti kesulitan ekonomi, ketersediaan lapangan kerja, dan pengembangan usaha. “Kami berharap melalui program ini, BAZNAS dapat hadir untuk melindungi dan membantu masyarakat, khususnya dalam menghindarkan jamaah dari hal-hal yang menjerumuskan, BMM diharapkan mampu memberikan manfaat melalui berbagai kegiatan maslahat yang berbasis di masjid,” ujarnya.
BERITA18/01/2025 | Humas Baznas Kota Bontang
BAZNAS Kota  Bontang  Piloting   Project   Program  BMM BAZNAS  RI Salurkan 150  Juta  untuk Modal Usaha di Masjid Al Amien  Kota Bontang
BAZNAS Kota Bontang Piloting Project Program BMM BAZNAS RI Salurkan 150 Juta untuk Modal Usaha di Masjid Al Amien Kota Bontang
BAZNASBontang - Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) BAZNAS RI untuk memberdayakan ekonomi umat melalui pemberdayaan berbasis masjid. Microfinance Masjid (BMM) merupakan program penyaluran dana dalam bentuk fasilitasi permodalan mustahiq jamaah masjid kelompok usaha mikro. Dimana nantinya setiap penggunaan modal usaha ini akan dikelolah langsung oleh Masjid Secara simbolis Pimpinan Baznas Kota Bontang Bidang Kerjasama kelembagaan dan mitra Arsyad , SH menyerahkan langsung kepada Ketua Takmir Masjid Al Amin Kelurahan Gn. Telihan terkait program BMM BAZNAS RI senilai 150,000,000 dengan jumlah penerima manfaat program sebanyak 50 orang / jamaah. Adapun system penyerahan pembiayaan modal usaha bergulir sudah diserahkan dan diterima langsung direkening setiap jamaah yang menerima manfaat dari program BMM , nanti system pengembalian akan dikelolah Masjid dan kemudian disalurkan kembali ke jamaah yang membutuhkan modal usaha Disampaikan, untuk program ini akan terpublish melalui program pemberdayaan jamaah masjid melalui Pusat Informasi Menara Masjid yang dikeloah setiap Masjid https://menara.baznas.go.id. Untuk penerima manfaat program ini bisa secara maksimal meng informasikan dan dishare kegiatan kegiatan di setiap masjid termasuk usaha usaha binaan melalui kanal digital dan publikasi yang sudah diberikan oleh BAZNAS
BERITA15/01/2025 | Humas Baznas
Kolaborasi Kebaikan 'BAZNAS Kota Bontang Adakan Pelatihan 50 Mustahik Baznas  menjadi Satpam Profesional
Kolaborasi Kebaikan 'BAZNAS Kota Bontang Adakan Pelatihan 50 Mustahik Baznas menjadi Satpam Profesional
BAZNAS Kota Bontang menyelenggarakan pelatihan kepada 50 satuan pengamanan (Satpam) tingkat dasar Gada Pratama tahap I tahun 2024 yang akan dipusatkan di BLKI Bontang Lestari bekerjasama dengan PT. Berlian Putra Reksindo Balikpapan, yang merupakan mitra dari Polda Kalimantan Timur. Untuk program ini Baznas menayalurkan pembiayaan program senilai 250 Juta untuk 50 Mustahik Baznas yang terdaftar dalam kegiatan ini. acara pembukaan Kegiatan yang diselenggarakan di Pendopo Rumah Jabatan Walikota Bontang ini (24 Desember 2024 ) Jalannya pelatihan diikuti oleh 50 (lima puluh) peserta yang terdiri dari para tenaga keamanan perorangan yang belum memiliki sertifikat satpam atau belum pernah mengikuti pelatihan satpam, serta calon tenaga kerja yang berminat berprofesi sebagai satpam. “50 peserta yang ikut pendidikan secara gratis tanpa dipungut biaya. Sebab ditanggung seluruhnya oleh Baznas Kota Bontang . Program ini merupakan salah satu langkah BAZNAS untuk para mustahik Baznas dalam memberikan keterampilan skill untuk ber profesi sebagai satpam profesional , ujar Ketua Bidang Pendistribusian & Pendayagunaan Baznas Kota Bontang Suryadi Hendra Gunawan, bahwa pihaknya akan melanjutkan sertifikat kompetensi bagi peserta terbaik dalam pelatihan tersebut. “Ikuti dengan baik pelatihan ini, serap seluruh materi dari tupoksi satpam,”ungkapnya. Dalam kesempatan itu, Baznas juga membagikan bantuan usaha berupa Zauto pada 10 bengkel motor Senilai 250 Juta , Z-laundry untuk 10 pelaku usaha menengah kebawah senilai 100 Juta dan bantuan untuk 58 UMKM di Kota Taman. Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Bahauddin menghadiri dan membuka Pendidikan Dasar Satuan Pengamanan Gada Pratama Angkatan I pada Selasa (24/12/2024) pagi.hal tersebut Bahauddin mengungkapkan terimakasih dan apresiasi atas kegiatan yang diselenggarakan oleh Baznas. Menurutnya hal ini menjadi bukti nyata bahwa dana zakat yang dikelola oleh Baznas Kota Bontang dapat memberikan manfaat nyata bagi pemberdayaan mustahik. “Ini sejalan dengan semangat zakat sebagai instrumen sosial ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tukasnya.
BERITA26/12/2024 | Humas Baznas
BAZNAS SALURKAN SEMBAKO 300 PAKET DI HARI PERINGATAN DISABILITAS INTERNASIONAL TAHUN 2024
BAZNAS SALURKAN SEMBAKO 300 PAKET DI HARI PERINGATAN DISABILITAS INTERNASIONAL TAHUN 2024
Baznas Kota Bontang - ‘’Sebagai wujud kepedulian dan dukungan kepada kelompok penyandang disabilitas, Baznas berikan 300 paket sembako di Kegiatan Hari Disabilitas Internasional 2024 dilaksanakan di Auditorium 3D. Semoga dengan bantuan ini dapat mendorong semangat para penyandang disabilitas , Ini sebagai wujud penyaluran zakat dari Masyarakat ( Muzakki ) yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional Kota Bontang ( 21/12/2024 ) “Semoga bantuan ini ke depan bisa merata secara menyeluruh untuk membantu mereka yang membutuhkan , bukan saja berupa paket sembako tapi akan diberikan bantuan dalam bentuk modal usaha produktif.
BERITA22/12/2024 | Humas Baznas
Baznas Berikan Bantuan Korban terdampak Kebakaran GG. Tipalayo
Baznas Berikan Bantuan Korban terdampak Kebakaran GG. Tipalayo
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bontang memberikan bantuan kepada korban kebakaran gg tipalayo Jalan pangeran Antasari RT 11 Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, pada Sabtu (21/12/2024). Bantuan dari Baznas untuk korban berupa barang ; beras , Indomie , sarden dan perlengkapan mandi untuk masing masing korban yang terdampak sebanyak 9 KK ( berdasarkan data yang diterima BAZNAS Kota Bontang ) " semoga bantuan tersebut bisa meringankan beban untuk keluarga yang mengalami musibah kebakaran," Bantuan langsung diserahkan oleh pihak Baznas Kota Bontang ; Pimpinan BAZNAS Kota Bontang ( Wakil Ketua IV ) Arsyad,SH dilokasi posko bencana kebakaran kelurahan Berbas Pantai yang turut serta di dampingi Amil BTB ( BAZNAS Tanggap Bencana ) Bontang.
BERITA21/12/2024 | BAZNAS Humas
Hari Amal Bhakti ke79 Kemenag RI  Baznas Salurkan  200 Paket Sembako
Hari Amal Bhakti ke79 Kemenag RI Baznas Salurkan 200 Paket Sembako
Dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bhakti (HAB) Ke-79 Kementerian Agama Republik Indonesia, Kantor Kementerian Agama Kota Bontang bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bontang. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap siswa yang kurang mampu dan paket sembako untuk diserahkan langsung kepada mustahik mustahik dalam rangka kegiatan tersebut. Adapun 50 Paket Sembako untuk diserahkan ke kegiatan HAB ke 79 Kemenag RI di Kantor Kemenag Kota Bontang , 150 paket sembako untuk kegiatan Milad MAN I Bontang . jumlah paket sembako yang disalurkan 200 paket senilai 50,000,000 juta rupiah Kegiatan ini dalam rangkaian bakti sosial acara HAB Ke-79 dengan pesan moral yang mendalam. kebersamaan dan kepedulian adalah kunci untuk memperkuat harmoni dalam keberagaman dan sebagai bentuk tanggung jawab Lembaga Baznas sebagai Lembaga non structural yang diberikan kewenangan untuk perhimpunan dan pendayagunaan ZIS di Kota Bontang. Bantuan simbolis yang diserahkan langsung di kementerian Agama oleh Pimpinan Baznas Kota Bontang ( Wakil Ketua IV ) Arsyad , SH ( 19.12.2024 ) dan Penyerahan dalam kegiatan Milad MAN I Bontang diserahkan oleh Ketua Baznas Kota Bontang, H. Kuba Siga ( 18.12.2024 )
BERITA19/12/2024 | Humas Baznas Kota Bontang
Baznas Kota Bontang Bersama  Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Salurkan Bantuan Untuk Warga Miskin Ektrem 42 Kepala Keluarga Senilai   84 Juta
Baznas Kota Bontang Bersama Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Salurkan Bantuan Untuk Warga Miskin Ektrem 42 Kepala Keluarga Senilai 84 Juta
Badan Amil Zakat Nasional Kota Bontang sebagai Lembaga non structural yang diberikan kewenangan dalam pengelolaan ZIS bersama Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat menyalurkan bantuan untuk 42 Kepala keluarga yang tersebar di Tingkat Kelurahan Kota Bontang. Baznas Kota Bontang berkomitmen menyelesaikan program bontang peduli dengan turut serta mengambil peran dengan mendidistribusikan kepada warga miskin yang tersebar di kelurahan kelurahan di Kota Bontang. sebagai upaya menjalankan amanat inpres nomor 4 tahun 2022 yang terkait dengan pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Baznas menyalurkan untuk setiap Kepala Keluarga senilai 2,000,000 dengan jumlah keseluruhan senilai 84,000,000 juta rupiah. Sinergi ini akan terus di tingkatkan dan sekaligus menjalankankan Amanah para Muzakki yang telah menyalurkan zakat infaq dan shodaqah melalui Baznas Kota Bontang.
BERITA13/12/2024 | Humas Baznas Kota Bontang
Baznas Gelar Pelatihan Sertifikasi 30 Orang Juru Sembelih Halal Hewan Unggas
Baznas Gelar Pelatihan Sertifikasi 30 Orang Juru Sembelih Halal Hewan Unggas
Bontang – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bontang bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Bontang menggelar pelatihan dan sertifikasi kompetensi Juru Sembelih Halal (Juleha). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Trembesi, Grand Mutiara Hotel, pada Senin (18/11) pagi, dan secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Asdar Ibrahim. Dalam sambutannya, Asdar menyampaikan harapannya agar pelatihan ini mampu melahirkan sumber daya manusia yang mumpuni dan profesional di bidang penyembelihan halal. Ia menekankan pentingnya jaminan kehalalan daging yang dikonsumsi masyarakat, sekaligus menghilangkan keraguan akan proses penyembelihan. “Pemerintah Kota Bontang tidak akan berhenti mendorong kegiatan positif seperti ini. Pelatihan ini diharapkan menjadi awal yang baik dan perlu ditingkatkan ke level yang lebih tinggi,” ujar Asdar. Ketua Baznas Kota Bontang, H. Kuba Suga, melaporkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta yang akan menjalani rangkaian pelatihan hingga 22 November mendatang. “Para peserta akan mendapatkan pengetahuan baru, mulai dari teori hingga praktik langsung, untuk memperkuat profesionalitas mereka sebagai juru sembelih halal,” jelasnya. Baznas menghadirkan tiga pemateri berpengalaman, yakni drh. Dwi Windiana, drh. Heris Kustiningsih, dan Yudi Subandi dari Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara, Bogor. Materi pelatihan mencakup teori penyembelihan yang sesuai syariat hingga praktik langsung untuk memastikan standar kehalalan terpenuhi. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung jaminan halal bagi produk unggas di Bontang dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap daging yang dikonsumsi.
BERITA24/11/2024 | Humas Baznas
Baznas Kota Bontang Salurkan Bantuan di Pulau dan Wilayah Pesisir Bontang
Baznas Kota Bontang Salurkan Bantuan di Pulau dan Wilayah Pesisir Bontang
BONTANG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bontang sukses melakukan penyaluran bantuan di wilayah pulau dan pesisir Bontang. Program yang bermanfaat untuk masyarakat itu juga dibarengi dengan pelatihan belajar alquran dengan metode tasbih, Sabtu (9/11/2024). Ketua Baznas Bontang H Kuba Siga Lc mengatakan, program ini rutin digelar tiap tahunnya.Dimana memberikan bantuan karpet dan kipas angin ke masjid di wilayah pesisir. Bahkan juga pemberian santunan uang tunai kepada siswa di pulau dan wilayah pesisir Bontang. “Sebelumnya juga dilaksanakan di darat, misalnya daerah nyerakat kiri, pagung, teluk kedere Bontang Lestari, “ terangnya. Dikatakan, Baznas terus melakukan program yang bermanfaat kepada masyarakat.Untuk itu di tahun depan rencana kerja sudah disusun yang selaras dengan program baznas pusat. Dimana setiap programnya memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kita akan tingkatkan program bermanfaat. Bahkan ada program baru yang diluncurkan dengan mensinkronkan program Baznas pusat,” imbuhnya Dirinya pun mengajak kepada Muzakki di Bontang untuk memberikan zakat terbaiknya kepada Baznas Bontang. Mengingat Baznas merupakan lembaga yang terpercaya. Bahkan dalam proses penyalurannya dapat diakses secara terbuka. Baznas Kota Bontang telah berkolaborasi Pemerintah Bontang dalam pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi, dan penurunan stunting. Terdapat 5 kategori program yang dikembangkan Baznas Bontang Sejahtera (ekonomi), Bontang Peduli (sosial dan kemanusiaan), Bontang Cerdas (pendidikan), Bontang Sehat (kesehatan), dan Bontang Takwa (dakwah – advokasi) “Terima kasih kepada Pemkot Bontang dan masyarakat termasuk ASN di Bontang yang memberikan zakatnya kepada Baznas Bontang dalam mengelola dengan baik,” ucapnya. Diketahui kegiatan Baznas di pulau para pimpinan dibagi dua. Kelompok pertama, yakni H Kuba Siga Lc,Ma, Muhammad Idris S Ag, dan didampingi Amil Baznas.Kelompok dua Yakni H Suryadi Hendra Gunawan Spd, Yusril Al Bugisi Spd dan Arsyad SH. (wan)
BERITA10/11/2024 | Humas Baznas
Baznas Kota Bontang Salurkan Santunan di Hari Pahlawan 10 November 2024
Baznas Kota Bontang Salurkan Santunan di Hari Pahlawan 10 November 2024
BAZNAS Kota Bontang - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bontang memberikan santunan terhadap para pejuang kemerdekaan di peringatan Hari Pahlawan Nasional 10 November 2024 yang dilaksanakan di Lapangan Kodim 0908, Minggu (10/11/2024). Hadir dalam pelaksanaan Wakil Ketua SDM dan Umum Pimpinan Baznas Kota Bontang, Arsyad, SH Penyaluran bantuan Baznas tersebut diserahkan Langsung oleh Pjs. Walikota Bontang, Munawwar dengan pemberian bantuan santunan kepada istri para veteran. Bantuan uang tunai senilai 5,000,000 rupiah untuk 5 orang dan uang tunai serta sembako yang diserahkan oleh berbagai pihak,UPZ PT Pupuk Kaltim, CSR PT Pupuk Kaltim, PT Badak NGL, dan Bank Kaltimtara turut berpartisipasi dengan memberikan donasi. Peringatan ke-79 Hari Pahlawan ini bertema “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu”. Munawwar berharap setiap peringatan Hari Pahlawan bisa melahirkan sosok baru yang meneruskan perjuangan menuju kesejahteraan sosial. “Hari Pahlawan bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi juga menjadi momentum bagi kita semua untuk melanjutkan perjuangan dengan cara-cara positif dan produktif di era kemerdekaan ini,” tambahnya.
BERITA10/11/2024 | Humas Baznas Kota Bontang
Pemkot Bontang Gandeng Baznas,UPZ Perusahaan dan LAZ  Entaskan Kemiskinan
Pemkot Bontang Gandeng Baznas,UPZ Perusahaan dan LAZ Entaskan Kemiskinan
Baznas Bontang - Pemkot Bontang menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bontang dalam pengentasan kemiskinan. Melalui rapat Koordinasi Kemiskinan bertempat di ruang rapat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat dan Rapat di Pimpin Langsung Asisten I ,Dasuki dan Kepala DSPM Kota Bontang menginisiasi kolaborasi ini sebagai salah satu langkah strategis Pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Melalui sinergi antara program-program pemerintah dan dukungan dari Baznas,UPZ Perusahaan dan LAZ diharapkan dapat tercipta langkah konkret yang efektif dalam menangani masalah ini,terutama dalam mengatasi masalah kemiskinan ekstrem” tutur nya ,Rabu (30/10/2024). Ketua Baznas Kota Bontang H.Kuba Siga menjelaskan, diharap menghasilkan hal yang lebih kuat dan bermanfaat. Saat ini, dia mengatakan peran Baznas selaras dengan program pemerintah dalam membantu mengentaskan kemiskinan di Kota Bontyang. Oleh sebab itu, upaya dalam menangani persoalan kemiskinan ekstrem menjadi tanggung jawab bersama. “Harapannya dengan program-program ini kita bisa bersinergi dengan Pemerintah dari berbagai sisi,” ungkapnya. Menurutnya, gerakan zakat yang dikelola Baznas sudah memasyarakat. Baznas Kota Bontang memiliki program kesehatan yang bersinergi dengan Dinas Kesehatan dan RSUD Kota Bontang #Bontang Sehat yang diperuntukkan bagi fakir miskin sebutnya. Ada pula program kemanusiaan bersinergi dengan Dinas Sosial dengan membagikan sembako kepada fakir miskin serta bantuan bencana . Baznas dalam Program Bontang Cerdas, Program Bontang Sejahtera serta Program Bontang Taqwa. Selain itu, ada program Z Mart, Z Chiken dan Pemberdayaan masyarakat berdasarkan kebutuhan usaha yang di ajukan ke Baznas kota Bontang. Melalui rapat koordinasi Baznas, UPZ Perusahaan, LAZ dan Pemerintah akan melakukan rapat rutin , melalui koordinasi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bontang (*)
BERITA30/10/2024 | Humas Baznas Kota Bontang
Baznas Bontang  Launching Program Z Chiken dan  Bantuan Perlengkapan & Modal Usaha Kepada 80 Mustahik
Baznas Bontang Launching Program Z Chiken dan Bantuan Perlengkapan & Modal Usaha Kepada 80 Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional Kota Bontang kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kamis (24/10), Baznas menggelar penyerahan bantuan usaha mesin jahit, mesin ketinting dan sarana perlengkapan masjid berupa ambal di Lamin Makodim 0908 Bontang, yang dihadiri perwakilan pemerintah serta penerima manfaat. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bontang, Dasuki, mewakili Pjs. Wali Kota Bontang, dalam sambutannya menyatakan bahwa sebanyak 80 mustahik atau penerima manfaat akan menerima bantuan sarana untuk berusaha serta modal usaha untuk mustahik yang sudah mengajukan permohonan dan telah disurvai oleh team Baznas Kota Bontang. Selain penyerahan bantuan, Baznas Bontang juga memberikan pelatihan kepada pengelola usaha ayam goreng merek Z-Chicken. Dasuki menekankan bahwa kehadiran Z-Chicken bisa menjadi alternatif produk halal dan higienis bagi masyarakat, khususnya umat Muslim di Bontang. Di sisi lain, ia mengingatkan pelaku usaha Z Chiken agar selalu menjaga kualitas layanan yang sesuai dengan ajaran Islam, terutama dalam penggunaan bahan-bahan yang halal
BERITA25/10/2024 | Humas Baznas
Baznas Salurkan Bantuan Kebakaran di Kampung Selambai Loktuan
Baznas Salurkan Bantuan Kebakaran di Kampung Selambai Loktuan
Rabu, 23 Oktober 2024 BAZNAS Kota Bontang menyerahkan bantuan kepada Korban bencana kebakaran di Kelurahan Loktuan Kampung Selambai Kecamatan Bontang Utara . Penyerahan bantuan berupa kebutuhan sembako diserahkan Baznas kota Bontang. Ketua BAZNAS Kota Kota Bontang menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa para korban kebakaran. Ketua BAZNAS Kota Bontang berharap para korban tabah dan tawakal dalam menerima cobaan karena semua itu sudah menjadi kehendak dari Allah SWT. Sebagai wujud kepedulian guna meringankan para korban.“Dengan saling bantu dan berbagi beban, Baznas Kota Bontang akan slalu hadir dan peduli. Hanya dengan cara ini kita dapat melalui cobaan seperti ini bersama-sama,” imbuhnya.
BERITA23/10/2024 | Humas Baznas
Rakorda Baznas  Kaltim "Sinergi Pengelolaan Zakat untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Masyarakat"
Rakorda Baznas Kaltim "Sinergi Pengelolaan Zakat untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Masyarakat"
Baznas Kota Bontang. Kegiatan Rakorda Baznas Kaltim di ikuti Pimpinan Baznas Kota Bontang yang dilaksanakan di Samarinda 20 sd 22 Oktober 2024. Turut serta dalam Pembukaan Rakorda Baznas yang di laksanakan di Pendopo Kantor Gubernur Kaltim turut di hadiri Pj. Walikota Bontang yang di wakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Dasuki Mengangkat tema “Sinergi Pengelolaan Zakat untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Timur,” pelaksanaan Rakorda kali ini adalah memberikan gambaran kebijakan, strategi dan perencanaan program kegiatan Baznas. Serta, mensinergikan program yang ada di Provinsi dan Kabupaten Kota. Baznas Kota Bontang dengan pontensi ZIS akan terus melakukan sinergi program dengan Pemerintah Kota Bontang. seperti pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi, dan penurunan stunting. Terdapat 5 kategori program yang dikembangkan Baznas Kota Bontang , yaitu Bontang Sejahtera (ekonomi), Bontang Peduli (sosial dan kemanusiaan), Bontang Cerdas (pendidikan), Bontang Sehat (kesehatan), dan Bontang Takwa (dakwah - advokasi) Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen M.S., M.Ec., Ph.D, menyampaikan, untuk mendukung dan mengoptimalkan pengumpulan ZIS di kaltim, juga diperlukan penguatan digitalisasi atau transformasi digital guna menjawab tantangan zaman dan meningkatkan profesionalitas pengelolaan zakat. "Para Amil BAZNAS ini punya tanggung jawab terhadap perkembangan BAZNAS di daerah. Kita sudah harus profesional dan memanfaatkan transformasi digital," ucap Prof. Nadra yang juga sebagai Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Kaltim. Menurutnya, transformasi digital merupakan suatu keharusan dalam mengoptimalkan kinerja pengelolan zakat BAZNAS di seluruh Indonesia. Pemanfaatan teknologi tidak hanya sebatas pada penggunaan alat, tetapi juga melibatkan strategi digital yang komprehensif, termasuk pengembangan media sosial dan digital marketing. “Dengan memanfaatkan teknologi informasi, kita dapat meningkatkan efisiensi kerja, memperluas jangkauan, serta memberikan pelayanan yang lebih baik kepada muzaki maupun mustahik,” ujar Prof Nadra. Prof. Nadra juga menegaskan, BAZNAS seluruh Indonesia khususnya BAZNAS daerah harus terus berinovasi untuk mengikuti perkembangan zaman.
BERITA22/10/2024 | Humas Baznas
Baznas Silaturahim dan Koordinas Program ke UPZ Yaumil PT Badak LNG
Baznas Silaturahim dan Koordinas Program ke UPZ Yaumil PT Badak LNG
Baznas Bontang - Jum'at ,10 Oktober 2024 Pimpinan Baznas Wakil Ketua I dan Wakil Ketua IV Silaturahmi dan koordinasi bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ Yaumil PT Badak LNG ) untuk saling bersinergi dalam pengupayaan potensi dan pendayagunaan ZIS yang ada di Kota Bontang. Pertemuan yang diadakan di Kantor UPZ Yaumil PT Badak yang diterima Langsung Ketua UPZ Yaumil Muhammad Arief Setiawan Wakil Ketua I ( Bidang Perhimpunan ) Yusrianto, S.Pd.I.,M.Sos dan Wakil Ketua IV Arsyad,SH ( Bidang SDM, Administrasi dan Umum ) mengatakan dalam pengelolaan zakat di Baznas, kita harus saling berkoordinasi dalam mengupayakan potensi perhimpunan dan pendayagunaan zakat melalui berbagai program yang bisa di sinergikan bersama. Untuk peningkatan pontensi ZIS Baznas dan UPZ UPZ sebagai mitra perlu di tingkatkan kalaborasi bersama dalam pendayagunaan ZIS disetiap program dalam pendistribusian dana zakat dan pelaporan dana zakat yang telah terkumpul dan yang telah didistribusikan ke Lembaga Baznas Kota Bontang
BERITA11/10/2024 | Humas Baznas
Rakornas BAZNAS Seluruh Indonesia Tahun 2024 Hasilkan 17 Rekomendasi, Apa Saja
Rakornas BAZNAS Seluruh Indonesia Tahun 2024 Hasilkan 17 Rekomendasi, Apa Saja
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 dari Rabu-Jumat (25-27 September 2024) menghasilkan 17 rekomendasi. "Intinya BAZNAS berkomitmen dengan sungguh-sungguh untuk melaksanakan tugas mengelola dan mengembangkan perzakatan nasional dalam upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dan meningkatkan manfaat zakat," kata Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. HM Noor Ahmad. Rekomendasi hasil Rakornas BAZNAS adalah: 1. Menyepakati target pengumpulan nasional tahun 2025 sebesar Rp 50 triliun terdiri dari pengumpulan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota dan LAZ se-Indonesia (On Balance Sheet) sebesar Rp12.7 triliun dan pencatatan zakat di masyarakat (Off Balance Sheet) sebesar Rp37.3 triliun. 2. Menyepakati 3,4 juta Mustahik Zakat Nasional, dengan target Penerima Manfaat Nasional sebanyak 84 juta jiwa, serta target pengentasan Kemiskinan Nasional sebanyak 1,8 juta jiwa pada tahun 2025; 3. Kembali memperkuat peran dan fungsi BAZNAS melalui empat penguatan: 1) Penguatan Kelembagaan, Organisasi, dan Manajemen BAZNAS seluruhIndonesia, 2) Penguatan SDM Pimpinan dan Amil Zakat, 3) Penguatan infrastruktur dan transformasi digital, dan 4) Penguatan jaringan seluruh stakeholder pengelola zakat; 4. Memperkuat status BAZNAS sebagai Lembaga Pemerintah Non Struktural khususnya dalam mendorong Pemerintah untuk melaksanakan regulasi mengenai pembiayaan yang berasal. dari APBN/APBD untuk mendukung operasional BAZNAS sebagaimana arahan Menteri Dalam Negeri; 5. Mengoptimalkan realisasi penerimaan zakat dari potensi Rp327 Triliun melalui perluasan jaringan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dengan membentuk UPZ di seluruh OPD, Kecamatan, dan Desa dengan melaporkan perkembangannya kepada BAZNAS RI dan Kemendagri secara berkala; 6. Mendorong aktivitas interkoneksi. Sistem Manajemen Informasi BAZNAS dan Sistem Informasi Pemerintah dalam memudahkan pengelolaan zakat; 7. Memprioritaskan penyaluran ZIS-DSKL untuk pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting, pengentasan kemiskinan BPS dan Transformasi Mustahik menjadi Muzaki yang mengacu pada data Pemerintah (Regsosek/P3KE) dan terintegrasi dalam SIMBA dalam rangka sukses Asta Cita; 8. Menyepakati 10 program prioritas Nasional yaitu Rumah Sehat BAZNAS, BAZNAS Microfinance,Desa/Kampung Zakat, Santripeneur, Beasiswa BAZNAS, Z-Chicken, Z-Mart, Rumah Layak Huni, Pengentasan Kemiskinan Ekstrim dan Stunting, serta BAZNAS Tanggap Bencana; 9. Redistribusi penguatan penyaluran dari BAZNAS RI ke BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota melalui integrasi program penyaluran Pusat dan Daerah dengan fokus utama pemerataan penyaluran di seluruh daerah untuk memastikan manfaat zakat tersebar secara adil dan merata di berbagai wilayah; 10. Sinkronisasi perencanaan pelaksanaan program pendistribusian serta pendayagunaan zakat dengan perencanaan pembangunan pemerintah sebagaimana tercantum dalam Astacita sebagai upaya strategis untuk memastikan keselarasan program-program zakat dengan prioritas pembangunan nasional; 11. Meningkatkan kualitas tata kelola layanan dan pengelolaan zakat dengan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) BAZNAS, guna memastikan proses pengelolaan zakat yang semakin profesional, sistematis, dansesuaidengan standar yang ditetapkan; 12. Berkomitmen untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas kelembagaan melalui pengukuran dengan Indeks Zakat Nasional, sebagai upaya mewujudkan tata kelola zakat yang lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan dalam mendukung kesejahteraan umat; 13. Berkomitmen untuk menyampaikan pelaporan secara rutin dan transparan melalui Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA), sebagai bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas dan meningkatkan kepercayaan publik dalam pengelolaan zakat; 14. BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota berkomitmen menjaga netralitas dan profesionalitas dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah 2024; 15. BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota siap menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis melalui program penguatan mustahik dalam hal penyediaan sumber daya dan bahan pangan yang diperlukan yang didapat dari hasil produksi para pengusaha mustahik seperti program lumbung pangan, balai ternak, dan UMKM binaan BAZNAS dan LAZ seluruh Indonesia; 16. BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, serta BAZNAS Kabupaten/Kota berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan reputasi lembaga dengan menerapkan prinsip aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta menegakkan etika dan integritas; 17. BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota dan LAZ mengucapkan terimakasih atas arahan, motivasi, dan dukungan dari Bapak Presiden Joko Widodo yang telah membesarkan Pengelolaan Zakat Nasional serta siap melanjutkan agenda pembangunan Indonesia pada pemerintahan Bapak Prabowo Subianto.
BERITA30/09/2024 | Humas Baznas Kota Bontang
Pimpinan Baznas Kota Bontang Mengikuti RAKORNAS BAZNAS 2024 di Istana Negara
Pimpinan Baznas Kota Bontang Mengikuti RAKORNAS BAZNAS 2024 di Istana Negara
Pimpinan Baznas Kota Bontang, turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) BAZNAS Tahun 2024 yang Pembukaannya digelar di Istana Presiden, Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur. Kegiatan yang berlangsung dari Rabu hingga Jumat, 25-27 September 2024, ini dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. H. Joko Widodo dan dihadiri oleh seluruh Pimpinan BAZNAS dari seluruh Indonesia. RAKORNAS kali ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. RAKORNAS BAZNAS Tahun 2024 diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk meningkatkan peran lembaga zakat dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya forum ini,BAZNAS Kota Bontang optimis bahwa kolaborasi yang terjalin akan memperkuat pelaksanaan program zakat di tingkat lokal,untuk pencapaian dan peningkatan ZIS sekaligus mendukung pencapaian visi BAZNAS untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan dan berjalannya Prinsip Pengelolaan Lembaga Baznas Aman Regulasi, Aman Syari' dan Aman NKRI. Turut serta dalam kegiatan Rakornas Baznas yang Pembukaan di laksanakan di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Ketua Baznas Kota Bontang H. Kuba Siga,Lc, MA , Wakil Ketua III Muhammad Idris ,S.Ag , Wakil Ketua IV ( SDM, Administrasi dan Umum ) Baznas Kota Bontang Arsyad, SH
BERITA29/09/2024 | Humas Baznas
Apresiasi Pengelolaan Zakat, Presiden Jokowi Buka Rakornas BAZNAS 2024 di Ibu Kota Nusantara
Apresiasi Pengelolaan Zakat, Presiden Jokowi Buka Rakornas BAZNAS 2024 di Ibu Kota Nusantara
Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 yang dihelat di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Rabu (25/9/2024). "Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim Rapat Koordinasi Nasional Badan Amil Zakat Nasional tahun 2024 saya nyatakan dibuka secara resmi. Terima kasih," ujar Presiden Jokowi dalam acara yang dihadiri sekitar 1.200 peserta. Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi memuji BAZNAS RI yang telah memulai pemanfaatan teknologi digital dalam setiap penyelenggaraan acara besar, sehingga dapat berjalan dengan cepat dan sukses. "Saya senang beberapa kali saat BAZNAS mengadakan acara di istana, semuanya sudah dilakukan dalam bentuk digitalisasi, ini adalah bentuk kecepatan yang saya inginkan," kata Presiden Jokowi. Presiden Jokowi menambahkan, sejak dimulainya Gerakan Cinta Zakat pada 2021, pertumbuhan zakat, infak, dan sedekah di Indonesia rata-rata naik 30 persen per tahun. "Ini angka pertumbuhan yang cukup besar. Untuk itu saya mengapresiasi dan menghargai kerja keras seluruh jajaran di BAZNAS sehingga pertumbuhan tersebut bisa terus dicapai," kata Presiden Jokowi. Menurut Presiden Jokowi, sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, potensi zakat di Indonesia juga masih sangat besar untuk bisa dikelola dan digali dengan baik. "Saya berharap BAZNAS ke depan dapat melakukan terobosan-terobosan baik melalui edukasi kepada masyarakat, yang paling penting adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk membangun sebuah tata kelola yang baik yang profesional," katanya. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menambahkan, Rakornas BAZNAS 2024 yang digelar di IKN bukan hanya sebuah momen penting bagi BAZNAS, tetapi juga sebuah tonggak sejarah yang mengukuhkan komitmen BAZNAS untuk terus mendukung agenda pembangunan nasional. "Hari ini, tanggal 25 September 2024, adalah hari yang sangat istimewa dan membanggakan bagi kami semua. Kami bersyukur dapat melaksanakan Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2024 di Istana Negara Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur," kata Kiai Noor. Kiai Noor menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah memperkenankan BAZNAS untuk menyelenggarakan kegiatan pembukaan Rakornas BAZNAS 2024 di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara. "Kehormatan ini menjadi simbol sinergi kuat antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan BAZNAS sebagai Lembaga Pemerintah Non-Struktural dengan tugas Pengelolaan Zakat dalam membangun Indonesia yang lebih sejahtera, adil, dan makmur melalui pengelolaan zakat yang semakin optimal," katanya. Kiai Noor menambahkan, kolaborasi antara BAZNAS dengan program-program pembangunan nasional semakin menunjukkan intensitas yang tinggi, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Sinergi ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS untuk mendukung program sosial pemerintah," tegasnya. Kiai Noor juga menyampaikan terima kasih kepada para sponsor yang telah memberikan dukungan luar biasa untuk acara ini, yaitu Bank Syariah Indonesia, BNI, Mandiri, BRI, BTN Syariah, Jamkrindo Syariah, dan PT Triatama. "Dukungan ini tentunya tidak hanya kami lihat berupa dana, tetapi juga menunjukkan kepercayaan dan dedikasi terhadap visi kami yaitu untuk menyejahterakan umat. Semoga hubungan ini terus berlanjut dan semakin kuat di masa depan, serta memberikan manfaat bagi kita semua," pungkasnya. Turut hadir dalam acara tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wakil Menteri Agama, KH. Saiful Rahmat Dasuki, Wakil Menteri Pertanahan, Raja Juli Antoni, serta perwakilan dua ormas besar Islam di Indonesia Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Rakornas BAZNAS akan diselenggarakan di Balikpapan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1200 peserta yang berasal dari unsur Pimpinan BAZNAS se-Indonesia dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita".
BERITA28/09/2024 | Humas Baznas Kota Bontang
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Bontang.

Lihat Daftar Rekening →